Facebook blokir siaran Live akun bermasalah
Elshinta
Rabu, 15 Mei 2019 - 19:47 WIB |
Facebook blokir siaran Live akun bermasalah
Ilustrasi Live di Facebook. Sumber foto: https://bit.ly/2VBD3sw

Elshinta.com - Facebook menerapkan kebijakan baru bagi akun-akun yang melanggar kebijakan mereka, pengguna tidak bisa menggunakan fitur siaran langsung atau Facebook Live.

"Mulai hari ini, orang-orang yang melanggar beberapa aturan di Facebook, termasuk kebijakan kami mengenai Organisasi dan Individu Berbahaya, akan dilarang menggunakan Facebook Live," kata Vice President Integrity Facebook, Guy Rosen, dalam keterangan di blog resmi mereka yang dikutip Antara, Rabu (15/5).

Pembatasan fitur Live untuk pengguna ini dipicu aksi terorisme di Christchurch, Selandia Baru beberapa waktu lalu, pelaku menyiarkan aksinya secara langsung di platform Facebook.

Sebelum aturan baru ini, pengguna yang melanggar Standard Komunitas Facebook akan ditutup aksesnya ke platform Facebook selama beberapa waktu, termasuk pengguna tidak bisa menggunakan fitur Live. Jika pengguna berkali-kali melanggar aturan tingkat bawah Facebook, atau sekali melanggar aturan yang tergolong berat, Facebook bisa menutup semua akses ke layanan.

Pada aturan baru yang secara spesifik mengatur fitur Live ini, pengguna yang melanggar aturan serius di Facebook akan dilarang menggunakan Live selama beberapa waktu, bisa jadi 30 hari, mulai dari hari pelanggaran. Contohnya, jika seorang pengguna mengunggah tautan berisi kelompok teroris tanpa konteks yang jelas mereka langsung diblokir dari Live untuk beberapa waktu.

"Kami berencana memperluas larangan ini ke area lain dalam beberapa pekan ke depan, mulai dari melarang orang-orang (bermasalah tersebut) membuat iklan di Facebook," kata Rosen.

Berkaca dari pengalaman mereka terhadap serangan di Selandia Baru, Facebook mengalami kesulitan untuk mendeteksi potongan video terorisme atau video yang sudah diedit, meski pun mereka sudah menggunakan teknik yang canggih.

Facebook bekerja sama dengan University of Maryland, Cornell University dan University of California, Berkeley, untuk mengembangkan deteksi manipulasi media melalui gambar, video dan audio serta membedakan konten yang diunggah secara tidak sengaja dengan orang-orang yang sengaja memanipulasi foto dan gambar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hilang dari Play Store, ini yang terjadi pada Bukalapak
Kamis, 19 September 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Head of Corporate Communications Bukalapak, Intan Wibisono, mengatakan hilangnya ap...
Garap kacamata pintar, Facebook gandeng Ray-Ban
Rabu, 18 September 2019 - 12:20 WIB
Elshinta.com - Facebook dilaporkan telah menggarap kacamata Augmented Reality (AR) dalam beberapa ...
Kemkominfo luncurkan SIMONAS, platform rekrutmen talenta digital gratis
Kamis, 05 September 2019 - 15:04 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan platform national talent pool SIM...
Akun bos Twitter Jack Dorsey diretas, cuitkan kata-kata rasis
Sabtu, 31 Agustus 2019 - 12:29 WIB
Elshinta.com - Akun bos Twitter Inc, Jack Dorsey, diretas pada Jumat malam (30/8), dan mengirim cu...
Ingin lindungi akun Facebook, ikuti langkah berikut agar aman
Kamis, 29 Agustus 2019 - 21:29 WIB
Elshinta.com - Pengguna media sosial perlu khawatir terhadap keamanan akun mereka terutama jika su...
Google berhenti pakai nama makanan untuk Android
Minggu, 25 Agustus 2019 - 15:28 WIB
Elshinta.com - Google mulai tahun ini menghentikan tradisi menamai sistem operasi terbaru Android ...
Pemprov DKI luncurkan aplikasi e-Uji Emisi
Selasa, 13 Agustus 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan aplikasi Uji Emisi Elektronik...
 LIPI kembangkan aplikasi identifikasi kayu
Selasa, 30 Juli 2019 - 18:56 WIB
Elshinta.com - Pada Era Revolusi Industri 4.0 membuat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (...
Menkominfo ingatkan masyarakat hati-hati gunakan FaceApp
Rabu, 24 Juli 2019 - 07:10 WIB
Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengingatkan mas...
Kominfo imbau masyarakat hati-hati sebelum unduh aplikasi
Selasa, 23 Juli 2019 - 18:58 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informati...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once