Kiri Kanan
Kasus Eggi Sudjana tetap berjalan, dan tak terpengaruh `people power`
Elshinta
Rabu, 15 Mei 2019 - 17:56 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Kasus Eggi Sudjana tetap berjalan, dan tak terpengaruh `people power`
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Sumber foto: https://bit.ly/2JEKiJe

Elshinta.com - Polri menyatakan penanganan kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana tak terpengaruh oleh diakhirinya penggunaan istilah "people power" dengan "gerakan kedaulatan rakyat".

“Sebenarnya nggak ada, people power itu hanya istilah saja dalam bahasa hukum tidak dikenal masalah people power, masalah kedaulatan gitu,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

Dedi menambahkan narasi yang digunakan Eggi sudah tergolong penghasutan dan mendeligitimasi pemerintahan yang sah. Dengan demikian, unsur-unsur yang ada di pasal yang dituduhkan disebutnya sudah terpenuhi.

“Itu kan dari diksi-diksi yang dibangunnya, itu narasi-narasi yang dibangunnya penghasutan, kemudian penghasutan mengajak massa dalam jumlah yang besar kemudian untuk mendeligitimasi pemerintahan yang sah itu kan masuk dalam perbuatan permulaan sesuai dengan Pasal 87 KUHP, Pasal 107 masuk makar gitu,” tuturnya.

Menurut Dedi, ada ketentuan yang tidak boleh dilanggar dalam menyatakan pendapat di muka umum. Misalnya, tidak boleh mengganggu persatuan dan kesatuan.

“Ketentuan yang tidak boleh dilanggar. Tidak boleh melanggar norma, hukum, nggak boleh melanggar keamanan dan ketertiban, nggak boleh mengganggu persatuan dan kesatuan. Kalau misalnya itu dilanggar, sanksinya pasal 15. Kemudian juga untuk ujaran kebencian juga bisa masuk dalam Pasal 156, kemudian Pasal 310, 311 Pasal UU ITE masuk. Ya kalau misalnya nanti semua yang disampaikan mengandung sebuah kebohongan dan keonaran Pasal 14, 15 UU 1 Nomor 1946 itu,” kata Dedi dilansir NTMC Polri.

Adapun bukti Eggi melakukan perbuatan yang dianggap sebagai makar adalah ucapan penghasutan dan mengajak melakukan perbuatan inkonstitusional. Ada juga perbuatan Eggi yang disebutnya termasuk dugaan makar.

“Jadi alat buktinya ada narasi-narasi ucapan berupa penghasutan. Kemudian mengajak untuk melakukan perbuatan inkonstitusional. Kemudian ada pertemuan-pertemuan pasal 110 permufakatan-permufakatan. Permufakatan itu kalau misalnya untuk mengajak menjatuhkan, menyerang pemerintah masuk delik makar,” sebut Dedi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Forum KS Besilam Bukit Lembasa gelar dialog membangun keharmonisan masyarakat
Rabu, 13 November 2019 - 21:11 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka penguatan keserasian sosial di Desa Besilam Bukit Lembasa, Kec...
Tingkat konsumsi ikan rendah, Pemkab Langkat galakkan program Gemarikan
Rabu, 13 November 2019 - 20:59 WIB
Elshinta.com - Untuk meningkatkan angka kosumsi ikan perkapita dalam pertahun kepada masya...
Pemkab Jayapura libatkan KPK tingkatkan PAD
Rabu, 13 November 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura, Papua bekerjasama dengan Tim Koordina...
Pertamina MOR I berbagi dengan anak-anak penderita kanker
Rabu, 13 November 2019 - 20:07 WIB
Elshinta.com - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I memberikan perhatian khusus ke...
Kementerian BUMN: Ahok dapat kelola BUMN lebih baik
Rabu, 13 November 2019 - 19:44 WIB
Elshinta.com - Kementerian BUMN meyakini bahwa sosok Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dapa...
Komisi II DPR dukung pembentukan badan regulasi nasional
Rabu, 13 November 2019 - 19:32 WIB
Elshinta.com - Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Dolly Kurnia mengatakan komisinya mendukung pe...
Menteri Sosial: Siapa pun bisa jadi pahlawan pemberantasan kemiskinan
Rabu, 13 November 2019 - 19:21 WIB
Elshinta.com - Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan siapa pun bisa menjadi pahlawan ...
Wali Kota Tebing Tinggi serahkan penghargaan kepada BNN RI
Rabu, 13 November 2019 - 18:46 WIB
Elshinta.com - Upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dalam menanggulangi narkotika di wi...
Kementerian PUPR siapkan skenario kebutuhan air di ibu kota negara baru
Rabu, 13 November 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan ske...
Keluarga terduga pelaku bom bunuh diri mengaku kaget
Rabu, 13 November 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Pihak keluarga terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan merasa ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)