Sekjen Kemenag minta medsos Kemenag perbanyak konten moderasi agama
Elshinta
Selasa, 14 Mei 2019 - 16:18 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Sekjen Kemenag minta medsos Kemenag perbanyak konten moderasi agama
Rapat Koordinasi Kehumasan Bidang Pengawasan Tingkat Kanwil Tahun 2019 Kemenag. Sumber foto: https://bit.ly/2Vxlha1

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag) M. Nur Kholis Setiawan meminta media sosial Kemenag memperbanyak konten tentang moderasi beragama.

Menurut Sekjen, memperbanyak konten terkait moderasi beragama menjadi penting karena saat ini generasi Z banyak mencari konten keagamaan melalui media sosial. 

"Generasi Z di dalam mencari jati diri dalam beragama tentu akan sangat berbeda dengan bagaimana kita mempelajari agama pada masa dulu. Kebanyakan anak-anak kita akan cenderung berfikir praktis dalam konten beragama yang mereka pandang," ujar Sekjen dilansir Kemenag.

Di hadapan 68 peserta yang terdiri dari Kasubag Informasi dan Humas serta pelaksana humas dari 34 provinsi ini, terkait dengan moderasi beragama Sekjen menegaskan perlunya insan humas Kemenag masuk mengintervensi informasi tersebut melalui media sosial. 

"Semakin banyak konten Kementerian Agama yang beredar di media sosial, semakin mudah juga anak-anak kita akan mengakses informasi tersebut," jelas Sekjen  

"Karena anak-anak kita yang sekarang akan lebih suka berfikir praktis dan mencari informasi termasuk di dalamnya informasi keagamaan, akan sangat berbahaya jika informasi yang diakses tersebut justru berasal dari paham yang salah," sambungnya.

Dirinya juga menyampaikan, sebagai humas lembaga yang mengawal kehidupan agama dan keagamaan bangsa Indonesia, maka penting untuk memiliki cara pandang dalam penyajian informasi.

"Agama dan kehidupan keagamaan dalam kehumasan agama haruslah mempunyai angle tersendiri, bagaimana mengemas produk kemenag untuk bisa dikonsumsi masyarakat," ujarnya.

Indonesia yang terdiri dari 34 provinsi dan lebih dari 500 kabupaten kota tentunya mempunyai pola permasalahan keagamaan yang beragam. Menurutnya harus ada perubahan paradigma dari informasi yang dulunya menjadi monologis menjadi dialogis. "Dari konten yang dulunya hanya sekedar menyampaikan, sekarang Kemenag harus mampu menerima feedback sehingga terjadi tukar menukar informasi secara dua arah," tandas Sekjen Nur Kholis.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perairan Maluku dibayangi gelombang tinggi empat meter
Minggu, 25 Agustus 2019 - 16:57 WIB
Elshinta.com - Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon memprakirakan gelombang laut dengan tinggi samp...
Di CFD, Sat Lantas Polres Cirebon beri pelayanan prima kepada masyarakat
Minggu, 25 Agustus 2019 - 16:46 WIB
Elshinta.com - Sat Lantas Polres Cirebon melakukan pengamanan jalur kegiatan car free day yang dilak...
Indonesia jadikan Arab Saudi pasar perintis melalui penyelenggaraan haji
Minggu, 25 Agustus 2019 - 16:11 WIB
Elshinta.com - Pelaksanaan ibadah haji trus dikembangkan menjadi pasar printis masuknya produk buata...
Pasca blackout, PLN janjikan kinerja lebih baik
Minggu, 25 Agustus 2019 - 14:39 WIB
Elshinta.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menjanjikan kinerja yang lebih baik pascakej...
Merapi luncurkan guguran lava sejauh 500 meter
Minggu, 25 Agustus 2019 - 14:15 WIB
Elshinta.com - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluarkan...
Maruf Amien kunjungi ke Ponpes Daarus Syifa Compreng Subang
Minggu, 25 Agustus 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden terpilih KH. Ma`ruf Amin melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kabup...
Pesawat N219 buatan PT DI akan sambungkan pulau hingga Papua
Minggu, 25 Agustus 2019 - 12:28 WIB
Elshinta.com - Untuk menghubungkan setiap pulau di Indonesia, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) teng...
Disdukcapil Padang lakukan sosialisasi pentingnya data kependudukan
Minggu, 25 Agustus 2019 - 11:55 WIB
Elshinta.com - Melalui anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan 2019, Kelurahan Belakang Tangsi, Su...
P3GL besama Universitas Cambridge dan ITB pasang OBS di Selat Makassar
Minggu, 25 Agustus 2019 - 10:53 WIB
Elshinta.com - Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL) Ke...
7 jemaah haji Lampung meninggal di Tanah Suci
Minggu, 25 Agustus 2019 - 10:28 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemena...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)