Menteri PPN/Kepala Bappenas sampaikan `timeline` pemindahan Ibu Kota Negara
Elshinta
Selasa, 14 Mei 2019 - 13:10 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Dewi Rusiana
Menteri PPN/Kepala Bappenas sampaikan `timeline` pemindahan Ibu Kota Negara
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro. Sumber foto: Dody Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro menjelaskan tahapan-tahapan penting yang harus dilalui sebelum keputusan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dapat diimplementasikan.

“2019 ini, semua kajian sudah selesai, dan sudah ada keputusan lokasi. Begitu ada keputusan, proses berikutnya adalah kita konsultasi dengan DPR RI untuk menyepakati bentuk produk hukum apa yang diperlukan, baik undang-undang, rancangan undang-undang, didukung dengan naskah akademis. Sementara 2020 adalah tahap penyiapan tanah dan memastikan status tanah itu sendiri, termasuk menyiapkan infrastruktur dasarnya,” ujar Bambang dalam acara diskusi di Ruang Rapat Utama Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (13/5).

“Di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, kita sudah membuat skenario pembiayaannya. Kitameminimalisasipembiayaan dari APBN sekaligus makin belajar pembiayaan pembangunan yang tidak bergantung sepenuhnya pada anggaran negara. Pembiayaan kota baru ini yang terpenting bagaimana cara membangun dengan kreatif dan inovatif tanpa membebankan APBN,” ungkap Menteri PPN, dilaporkan Reporter Elshinta, Dody Handoko.

Dia menuturkan, tahap awal pemindahan IKN, Kementerian PPN/Bappenas menyusun kajian yang dilaksanakan dalam periode 2017-2019 yang terdiri atas kajian awal pemindahan dan kajian sosial kependudukan dan ekonomi. Selanjutnya, kajian kesesuaian lahan alternatif lokasi pemindahan IKN disusun oleh Kementerian ATR/BPN, kajian konsep desain IKN (Kementerian PUPR), kemudian kajian teknis di calon lokasi IKN, termasuk Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Setelahnya, lanjut dia, pada 2020, penyiapan regulasi, kelembagaan, lahan dan rencana tata ruang menjadi fokus tahapan pemindahan IKN. Tahap ini dilaksanakan melalui lima langkah utama. 

Pertama, penyiapan regulasi dan kerangka kebijakan tentang IKN terdiri dari RPP tentang kebijakan lahan untuk IKN, RUU tentang Perubahan RTRWN, Raperpres tentang RTR, KSN, IKN, peraturan perundangan tentang insentif untuk swasta dalam pembangunan IKN, peraturan perundangan tentang skema pembiayaan IKN (PNPB-earmarking, KPBU, Pengelolaan Aset), rancangan peraturan daerah untuk wilayah yang berhubungan dengan IKN.

Kedua, pembahasan dengan DPR terdiri dari persetujuan pemindahan IKN dan penetapan lokasi terpilih serta penetapan undang-undang tentang IKN baru. Ketiga, pembentukan badan otoritas untuk mengatur pemindahan IKN. Keempat, pencadangan lahan kawasan IKN di lokasi terpilih dan terakhir, penyusunan Rencana Tata Ruang (RTR) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan IKN di lokasi terpilih.

“Ibu Kota baru hanya untuk 1,5 juta orang di tahap pertama dengan memperhitungkan jumlah maksimal. Perkiraan jumlah PNS pusat serta legislatif dan yudikatif adalah 195.500 ribu orang. Polri dan TNI 25.660 ribu orang, pihak keluarga dari yang pindah 884.840 orang, dan pelaku bisnis 393.950. Total 1,5 juta orang, itu pun setelah ibu kota baru ini selesai dibangun 5-10 tahun mendatang. Bahkan, Ibu Kota baru ini tidak akan masuk daftar 10 kota terbesar di Indonesia,” tegas Menteri PPN.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WASI kibarkan Merah Putih di dasar laut
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 18:14 WIB
Elshinta.com - Wanita Selam Indonesia (WASI) menginisiasi pengibaran bendera Merah Putih seluas 1.0...
Warga Muharto Malang gelar upacara bendera di tengah sungai
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 17:36 WIB
Elshinta.com - Warga di pinggir kali Brantas tepatnya di Jalan Muharto gang VII RW 10 Kecamatan Ked...
Pimpin upacara peringatan HUT ke-74 RI, Kapolres Majalengka sampaikan pesan ini
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 17:23 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati HUT ke-74 RI, Polres Majalengka menggelar upacara pengibar...
HUT ke-74 RI, 845 napi Bollangi dapatkan remisi 
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 845 narapidana Lapas Narkotika kelas II A dan Lapas Wanita kelas II A Bolla...
Peringatan HUT ke-74 RI, Risma: Pentingnya SDM berkualitas 
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 16:37 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menekannya pentingnya sumber daya manusia (SDM)...
Upacara HUT ke-74 RI di Kejatisu, Jaksa Agung ingatkan tingkat SDM dan profesionalisme
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 16:29 WIB
Elshinta.com - Memperingati Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia, Kejaksaan Tinggi Sumatera Ut...
Ribuan buruh PT Sritex gelar upacara peringatan proklamasi HUT ke-74 RI
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 16:17 WIB
Elshinta.com - Lebih dari 17 ribu buruh pabrik garmen PT. Sritex di Kabupaten Sukoharjo melaksanaka...
Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM jadi Irup HUT ke-74 RI di PLTU Cirebon
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 15:22 WIB
Elshinta.com - Karyawan dan pekerja di lingkungan pembangkit Cirebon Power hari ini turut melaksana...
HUT ke-74 RI, 368 narapidana Lapas Klas IIB Lumajang dapatkan remisi
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 15:17 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 651 orang penghuni Lembaga Pemasarakatan (LP) Klas llB Kabupaten Lumajang, ...
Kantor Basarnas Medan laksanakan upacara HUT ke-74 RI
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 14:58 WIB
Elshinta.com - Hari ini Sabtu (17/08) adalah hari yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia Negara Kesa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once