Pemerintah terus dorong munculnya start up baru
Elshinta
Kamis, 02 Mei 2019 - 13:15 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Pemerintah terus dorong munculnya start up baru
Ilustrasi revolusi 4.0. Sumber foto: https://bit.ly/2J4zmUW

Elshinta.com - Menuju revolusi industri 4.0 dimana digitalisasi teknologi menjadi fokus utama. Pemerintah Indonesia juga bersiap menyongsong era baru industri ini. Salah satunya dengan mendorong start up yang ada.

Terkait dengan maraknya start up, Seskab Pramono Anung mengemukakan, yang paling utama adalah pemerintah harus mendorong, memberikan kesempatan, ruang bagi siapapun terutama generasi muda, untuk masuk pada dunia start up yang merupakan dunia baru bagi lapangan kerja.

Diakuinya sekarang ini, start up yang besar memang baru beberapa, tetapi pemerintah telah mendorong bahkan ribuan start up baru untuk selalu muncul dalam setiap waktu.

“Inilah yang diberi kesempatan bagi para anak muda untuk berkreasi, karena sekarang ini sudah beda jamannya orang tidak lagi bekerja hanya kemudian di kantor, di ruang-ruang tertutup kemudian juga menjadi pekerja di kantor swasta maupun pekerja kantor pemerintah, mereka mempunyai ruang yang lebih luas,” ujar Seskab seperti dilansir dari laman resmi Setkab.

Maka dengan demikian, anak muda diberi kesempatan untuk tumbuh dan pemerintah tidak perlu mengatur secara detail tentang bagaimana pola kebijakan yang ada di start up.

“Biarkan mereka tumbuh, biarkan mereka berkembang, biarkan mereka menjadi besar. Baru Kemudian setelah mereka menjadi besar, pada saatnya kemudian pemerintah perlu mengatur mereka, tapi saat ini pemerintah berpandangan start up itu belum perlu diatur secara detail,” terang Seskab.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejari Medan permudah pengembalian barang bukti dan tebus tilang ke warga
Senin, 19 Agustus 2019 - 21:26 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan membuat terobosan baru bagi warga korban kejahatan ...
Redam hoaks Papua, Kemenkominfo perlambat internet
Senin, 19 Agustus 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sempat memberlakukan perlambatan a...
BI Malang sosialisasikan QRIS unggul
Senin, 19 Agustus 2019 - 18:47 WIB
Elshinta.com - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Malang, Jawa Timur melakukan sosialisasi Quick Res...
Dari jadul jadi mantul, kurikulum pendidikan vokasi terkini dibuat selaras dengan kebutuhan industri
Kamis, 15 Agustus 2019 - 14:34 WIB
Elshinta.com - Pemerintah semakin fokus pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dala...
Atasi karhutla, BPPT usul modifikasi cuaca di Sumsel, Kalbar, dan Kalteng
Jumat, 09 Agustus 2019 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca Badan Pengkajian dan Penerapa...
BSN kembangkan standar nasional pengukuran atmosfer
Kamis, 08 Agustus 2019 - 09:40 WIB
Elshinta.com - Pengukuran akan kualitas udara dan perubahan iklim sudah seharusnya berdasa...
Bareskrim-Ubhara jajaki kerjasama di bidang law cyber
Kamis, 08 Agustus 2019 - 07:01 WIB
  Elshinta.com - Badan Reserse Kriminal polri (Bareskrim) dan Universitas Bhayangkara (Ubhar...
Apple akan akuisisi bisnis modem Intel 1 miliar dolar
Senin, 29 Juli 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Apple akan segera mengakuisisi sebagian besar bisnis modem smartphone Intel...
Televisi Pintar dari Huawei gunakan OS Hongmeng
Senin, 29 Juli 2019 - 10:45 WIB
Elshinta.com - Huawei Technologies menyatakan dalam waktu dekat akan meluncurkan televisi ...
Media tradisional masih efektif penyampaian informasi
Sabtu, 27 Juli 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menggelar seminar dan p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)