Rupiah melemah seiring penurunan mata uang regional
Elshinta
Selasa, 30 April 2019 - 10:47 WIB |
Rupiah melemah seiring penurunan mata uang regional
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2GyNtAe

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (30/4) pagi melemah seiring penurunan mata uang regional Asia.

Pada pukul 10.06 WIB, rupiah melemah 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.228 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp14.208 per dolar AS.

"Pagi ini mata uang kuat Asia yen Jepang dan dolar Hong Kong dibuka melemah terhadap dolar AS, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah," kata ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, dikutip Antara.

Dari eksternal, indeks manufaktur China turun di bawah perkiraan. The Official NBS Manufacturing PMI China pada April 2019 tercatat 50,1, turun dari 50,5 pada Maret 2019, dan di bawah ekspektasi pasar 50,5.

Menurut Lana, turunnya PMI China ini membuat sentimen negatif di pasar modal China yang bisa merembet ke pasar Asia lainnya. Sebelumnya PMI tercatat paling rendah pada Februari 2019 di 49,2, yang merupakan level kontraksi.

"Kemungkinan PMI manufaktur ini akan membaik seiring dengan rencana akan segera ditandatanganinya kesepakatan dagang AS-China," ujar Lana.

Lana memprediksi rupiah hari ini akan bergerak melemah menuju kisaran antara Rp14.210 per dolar AS hingga Rp14.230 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, Rupiah melemah menjadi Rp14.215 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.188 per dolar AS.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rencana perombakan direksi BUMN dikhawatirkan pengaruhi perekonomian
Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:09 WIB
Elshinta.com - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistir...
Ini langkah Indonesia agar tak perlu `mengemis` negara lain
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:22 WIB
Elshinta.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menilai peningkatan konsumsi biodiesel dal...
IHSG menguat seiring hubungan AS-China membaik
Selasa, 20 Agustus 2019 - 10:12 WIB
Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (20/8) di...
Rupiah pagi ini melemah jadi Rp14.265
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:55 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (20/8) pagi ...
Sektor pariwisata sumbang 19,29 miliar dolar AS untuk devisa negara
Selasa, 20 Agustus 2019 - 07:45 WIB
Elshinta.com - Devisa dari sektor pariwisata pada tutup buku 2018 meningkat mencapai angka 19,29 mil...
Bank Indonesia luncurkan QRIS
Selasa, 20 Agustus 2019 - 07:16 WIB
Elshinta.com - Bank Indonesia mengimplementasikan Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025 yang sudah ...
Menko Darmin sebut swasta tertarik bangun ibu kota setelah tahu lokasi
Senin, 19 Agustus 2019 - 17:20 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan pihak swasta ...
Ekspor obat hewan sumbang devisa Rp26 triliun
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat rekomendasi ekspor produk peternakan sejak ...
Pasar saham Aussie dibuka melonjak dengan keuntungan luas
Senin, 19 Agustus 2019 - 10:09 WIB
Elshinta.com - Pasar saham Aussie melonjak pada awal perdagangan Senin pagi, dengan keuntungan lua...
Dolar AS di Tokyo diperdagangkan di zona paruh bawah 106 yen
Senin, 19 Agustus 2019 - 09:10 WIB
Elshinta.com - Kurs dolar AS berpindah tangan di zona paruh bawah 106 yen dalam transaksi awal di ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)