Kemenag akan `all out` realisasikan penambahan 10 ribu kuota haji
Elshinta
Selasa, 16 April 2019 - 14:39 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Kemenag akan `all out` realisasikan penambahan 10 ribu kuota haji
Dok - Jemaah haji Indonesia. Sumber foto: https://bit.ly/2KDIe67

Elshinta.com - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, Kementerian Agama akan all out untuk merealisasikan penambahan 10 ribu kuota haji yang diberikan kerajaan Arab Saudi pada musim haji tahun 2019 ini.

"Kami di Kemenag akan all out untuk merealisasikan penambahan kuota 10 ribu meskipun implikasinya tidak sederhana. Penambahan kuota 10 ribu ini terjadi tatkala pemerintah sudah melakukan persiapan akhir pelaksanaan musim haji tahun ini," kata Menag Lukman di Jakarta, Senin (15/4), seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemenag.

Ia menyampaikan, bagi jajaran Kemenag, penambahan kuota ini merupakan sebuah kehormatan. Karena, sejak awal jajaran Kemenag khususnya petugas haji Indonesia telah menyiapkan diri untuk melayani para tamu Allah Dhuyufurrahman.

"Saya mengajak seluruh jajaran Kemenag dan petugas haji sejak awal pasang niat untuk melayani. Jadi sebenarnya dengan adanya penambahan, sebenarnya ini adalah medan amal bagi kita untuk melayani dengan baik,” sambung Menag.

Penambahan kuota secara mendadak disampaikan Raja Kerajaan Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud kepada Presiden Joko Widodo dalam pertemuan di Riyad, pada Minggu (14/4).

Menag mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah kalangan termasuk muasasah yang akan membantu kepada jemaah haji Indonesia di Arab Saudi nantinya. Koordinasi ini dilakukan mengingat muasasah merupakan pihak yang akan berhubungan dengan pelayanan jemaah di tataran implementatif.

"Alhamdulillah mereka sudah tahu ada penambahan kuota. Bahkan penambahan kuota ini telah masuk ke dalam sistem e-Hajj. Karena seluruh sistem pelayanan jemaah haji harus berada pada satu sistem berhasis elektronik yang dikenal dengan e-Hajj," lanjut Menag.

Menag Lukman mengaku sangat bersyukur dan berbahagia mendengar kabar yang sangat baik bahwa Raja Salman menyetujui permintaan umat Islam Indonesia yang sebenarnya memang sudah cukup lama.

"Beberapa waktu lalu permintaan serupa juga dikabulkan oleh Raja Salman. Ini adalah untuk kali kedua Raja Salman menyetujui permintaan kita untuk penambahan kuota. Meskipun dari sisi waktu ini mendesak. Mungkin kalau satu bulan sebelumnya tentu persiapannya lebih panjang, sebab impilkasinya tidak sederhana," jelas Menag.

Terlepas dari itu semua Menag mengajak umat Islam di Indonesia untuk lebih mengedepankan rasa syukur bahwa ini adalah sesuatu yang sangat bermakna dan ini menunjukan betapa Pemerintah Arab Saudi itu memberikan posisi yang sangat istimewa bagi Indonesia.

"Meskipun persiapan haji yang dilakukan pemerintah saat ini sudah di ujung dari persiapan akhir. Namun demikian, karena implikasinya tidak sederhana maka kami pemerintah tidak bisa melangkah sendiri dan kami harus mendapat persetujuan dari Komisi VIII DPR RI dan BPKH," tutur Menag.

"Saya sangat optimis dengan komitmen yang ditunjukan oleh DPR apalagi ini adalah aspirasi umat. Kami sudah bermohon agar Komisi VIII DPR segera mengadakan rapat kerja untuk membahas dan menyetujui terkait penambahan kuota haji dan anggaran,” papar Menag. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ini kisah pilu warga Kudus yang lolos dari kerusuhan Wamena
Jumat, 18 Oktober 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Selama empat tahun pasangan suami istri Zaenal Fitri dan Karni merantau di ...
Satgas TMMD ajak warga jaga keutuhan NKRI
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:59 WIB
Elshinta.com - Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke- 106 Kodim 0619/Purwakarta mengajak warga Desa Cisaat, ...
Pemkot Semarang tutup kompleks lokalisasi Sunan Kuning
Jumat, 18 Oktober 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang resmi menutup kompleks resosialisasi Argorejo atau ...
Sambut pelantikan Presiden, pedagang Pasar Ir Soekarno gelar doa bersama
Jumat, 18 Oktober 2019 - 15:49 WIB
Elshinta.com - Pedagang Pasar Ir Soekarno di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menggelar doa bersama ...
Kain ulos 500 meter meriahkan Hari Ulos 2019
Jumat, 18 Oktober 2019 - 06:06 WIB
Elshinta.com - Peringatan Hari Ulos Nasional 2019 yang digelar di Lapangan Merdeka Medan, Sumat...
Enni Pasaribu: Lestarikan ulos lewat nilai seni dan budaya
Kamis, 17 Oktober 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan RI telah menetapkan ulos sebagai warisan b...
Kecanduan game HP, dua remaja di Bekasi alami gangguan jiwa
Kamis, 17 Oktober 2019 - 16:06 WIB
Elshinta.com - Akibat kecanduan game di telepon seluler, dua remaja di Kabupaten Bekasi me...
Sambut Hari Santri, PBNU instruksikan ziarah kubur 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 15:08 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj menginstruksikan wa...
Pemprov DKI alokasikan Rp1 triliun untuk subsidi pangan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 08:18 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1 tril...
Pemuda Desa Adat Tuban ikuti tradisi Perang Api
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Sejumlah pemuda warga Desa Adat Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV