Menteri PPN/Kepala Bappenas hadiri acara UHC di Washington
Selasa, 16 April 2019 - 16:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menghadiri acara Financing Universal Health Coverage (UHC): Aligning Around a Country-Led Vision. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Dalam rangkaian kunjungan kerja ke World Bank Group-International Monetary Fund Spring Meeting, di Washington DC, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menghadiri acara Financing Universal Health Coverage (UHC): Aligning Around a Country-Led Vision.

“Komitmen tinggi Pemerintah Indonesia untuk mencapai akses kesehatan universal atau UHC telah diterjemahkan ke dalam kebijakan pembangunan kesehatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Tujuan pembangunan kesehatan dalam RPJMN 2015-2019 tidak hanya untuk meningkatkan status kesehatan dan gizi penduduk, tetapi juga untuk meningkatkan pemerataan layanan kesehatan dan perlindungan finansial. Berbicara perlindungan finansial, kemajuan Indonesia terlihat cukup menjanjikan, mengingat 3,61 persen populasi masih menghadapi situasi pembayaran fasilitas kesehatan dengan prinsip out-of-pockets,”kata Menteri Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Selasa (16/4).

Ditambahkannya,” Angka tersebut masih berada di bawah rata-rata negara-negara lain, yakni 9,2 persen sehingga menunjukkan Indonesia masih lebih baik dalam menjamin perlindungan finansial masyarakatnya. Namun, meskipun perlindungan finansial berhasil mencapai target sebagian besar penduduk, Indonesia tetap perlu meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan untuk mencapai UHC,” jelas Menteri Bambang.

UHC adalah komitmen pemerintah di seluruh dunia untuk meningkatkan kesehatan masyarakatnya yang memiliki dampak langsung terhadap kualitas SDM negara tersebut. Dengan memastikan akses ke layanan kesehatan yang berkualitas, masyarakat dapat menjadi lebih produktif dan anak-anak menjadi sehat dan berprestasi di sekolah. Dengan perlindungan risiko finansial, masyarakat dicegah masuk ke dalam lingkaran kemiskinan yang lebih dalam karena harus membayar biaya kesehatan yang sangat besar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 23 April 2019 - 14:57 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa melantik 21 penyidik muda se...
Selasa, 23 April 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani mengalihkan angga...
Selasa, 23 April 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Panglima TNI, Kapolri, dan para mente...
Selasa, 23 April 2019 - 09:57 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama Sumatera Selatan masih menunggu keputusan pusat terkait a...
Selasa, 23 April 2019 - 08:59 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan persiapan seluruh moda transpo...
Selasa, 23 April 2019 - 07:31 WIB
Elshinta.com - Bersamaan dengan peringatan Hari Bumi yang jatuh pada Senin, 22 April 2019,...
Selasa, 23 April 2019 - 06:37 WIB
Elshinta.com - Petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 Desa Belambangan, Kecamatan Pengan...
Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB
Elshinta.com - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto menjenguk Aiptu Martin Semb...
Senin, 22 April 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengimbau seluruh...
Senin, 22 April 2019 - 17:32 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, moda darat dan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)