Situs cadas purbakala Pulau Kaimear miliki ratusan motif
Selasa, 16 April 2019 - 15:46 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Grhp1e

Elshinta.com - Situs gambar cadas purbakala di Pulau Kaimear, Pulau-Pulau Kur, Kota Tual yang ditemukan Balai Arkeologi Maluku pada Oktober 2018, memiliki ratusan motif yang belum terindentifikasi.

"Belum diketahui pasti berapa jumlah motif gambar cadas di Pulau Kaimear. Dari pengamatan diperkirakan jumlahnya mencapai 300 hingga 400-an gambar. Perkiraan ini meliputi gambar-gambar yang masih terlihat jelas dan yang terlihat tidak jelas atau belum bisa diidentifikasi bentuknya," kata Arkeolog dari Balai Arkeologi Maluku, Wuri Handoko ketika ditemui Antara di Ambon, Senin (15/4).

Ia menambahkan, di antara temuan-temuan situs gambar cadas di wilayah Kepulauan Maluku, situs di Pulau Kaimear mungkin menjadi satu-satunya gambar cadas yang terletak di tebing yang tinggi, 80 hingga 100 meter dari permukaan laut (mdpl) dibandingkan dengan temuan gambar cadas lainnya di Maluku.

Gambar cadas di Pulau Kaimear, lanjutnya, terdapat di tiga titik di lokasi tebing atau ceruk di tepi pantai. Salah satu situs yang berada di dinding ceruk Gua Kailean, di sebelah Barat Desa Kaimear memiliki kuantitas yang yang paling banyak dan beragam, jumlahnya diperkirakan mencapai 400 hingga 500 motif pada satu lokasi ceruk tebing cadas yang terjal.

Motif gambar cadas di Pulau Kaimear, selain bentuk figur manusia dalam berbagai variasi gaya, juga terdapat bentuk cap tangan, cap kaki, perahu, hewan, lingkaran dan masih banyak jenis gambar-gambar lain yang belum teridentifikasi. Sedangkan dari segi warna gambar, pada umumnya gambar cadas yang ada terdiri dari warna merah dan hanya sebagian kecil berwarna jingga dan hitam.

"Dari hasil pengamatan, ciri utama yang menandai bahwa obyek adalah gambar cadas, adalah warna yang mencolok, dan bentuk-bentuk gambar yang ditandai adanya jejak garis ataupun titik-titik yang membentuk gambar tertentu, bukan bentukan gambar seperti cat tumpah atau tanpa bentuk," ucap Wuri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 23 April 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan memasuki bulan Ramadhan sejumlah kementer...
Selasa, 23 April 2019 - 14:57 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa melantik 21 penyidik muda se...
Selasa, 23 April 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani mengalihkan angga...
Selasa, 23 April 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Panglima TNI, Kapolri, dan para mente...
Selasa, 23 April 2019 - 09:57 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama Sumatera Selatan masih menunggu keputusan pusat terkait a...
Selasa, 23 April 2019 - 08:59 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan persiapan seluruh moda transpo...
Selasa, 23 April 2019 - 07:31 WIB
Elshinta.com - Bersamaan dengan peringatan Hari Bumi yang jatuh pada Senin, 22 April 2019,...
Selasa, 23 April 2019 - 06:37 WIB
Elshinta.com - Petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 Desa Belambangan, Kecamatan Pengan...
Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB
Elshinta.com - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto menjenguk Aiptu Martin Semb...
Senin, 22 April 2019 - 18:16 WIB
Elshinta.com - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengimbau seluruh...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)