MK tolak pengujian aturan hitung cepat
Elshinta
Selasa, 16 April 2019 - 13:57 WIB |
MK tolak pengujian aturan hitung cepat
Gedung Mahkamah Konstitusi. Sumber foto: https://bit.ly/2PcdwQk

Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan perkara pengujian aturan hitung cepat yang tertuang dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 (UU Pemilu) yang diajukan oleh sejumlah stasiun televisi swasta nasional.

"Amar putusan mengadili menolak permohonan para pemohon untuk seluruhnya," ujar Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman ketika membacakan amar putusan Mahkamah di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Selasa (16/4), dikutip Antara.

Para pemohon mengajukan pengujian Pasal 449 ayat (2), ayat (5), dan ayat (6), Pasal 509 serta Pasal 540 ayat (1) dan ayat (2) UU Pemilu dan menilai bahwa penundaan publikasi hasil hitungan cepat justru berpotensi menimbulkan spekulasi yang tidak terkontrol seputar hasil pemilu.

Menurut para pemohon, Pemilu 2019 merupakan pemilu yang pertama kali menggabungkan Pilpres dan Pileg dalam sejarah Indonesia, maka warga pemilih pasti sangat antusias untuk segera mendapatkan informasi seputar hasil pemilu. Namun, pembatasan waktu dengan ancaman pidana soal hitungan cepat sebagaimana diatur dalam pasal-pasal yang diuji justru berpotensi menimbulkan berita-berita palsu (hoaks) seputar hasil pemilu.

Hal ini menurut para pemohon akan menambah beban pelaksanaan pemilu bagi penyelenggara pemilu maupun aparat hukum, serta dapat menyulitkan dalam menciptakan tujuan pemilu yang damai, tertib, adil, transparan, dan demokratis.

Kendati demikian Mahkamah justru menilai permohonan para pemohon tidak beralasan menurut hukum, sehingga aturan yang diujikan tetap dinyatakan konstitusional atau tidak bertentangan dengan UUD 1945.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPU nilai penyusunan data pemilih masih jadi masalah
Rabu, 18 September 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Komisioner Divisi Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang, Jawa Barat, Ab...
Bawaslu merasa dilemahkan perannya dengan UU Pilkada
Minggu, 15 September 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) merasa Undang-Undang (UU) Nomor 10 tahun 20...
KPU akan lakukan rapat dengar pendapat dengan DPR
Senin, 09 September 2019 - 11:54 WIB
Elshinta.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, KPU akan...
Pengamat: Tak perlu ada pembatasan parpol peserta Pemilu
Selasa, 03 September 2019 - 09:57 WIB
Elshinta.com - Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, MSi mengata...
Ketua KPU Subang: SDM dalam Pemilu harus ditingkatkan
Sabtu, 31 Agustus 2019 - 21:26 WIB
Elshinta.com - Masalah teknis sekaligus berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam kegiatan Pe...
Pascapemilu, DPRD Sukoharjo belajar toleransi dari masyarakat NTT
Rabu, 28 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Elshinta.com - Komisi III DPRD Sukoharjo, Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten ...
Tak diperhatikan, FKDK protes penyelenggaraan Pemilu di Kudus
Selasa, 27 Agustus 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Perwakilan Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) mengutarakan protes terhadap p...
Masa kampanye Pilkada serentak 2020 lebih singkat
Senin, 26 Agustus 2019 - 14:23 WIB
Elshinta.com - Masa kampanye pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 lebih singkat dari...
Antisipasi kerawanan Pilkades, Polsek Bojonggede pertebal pengamanan
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:24 WIB
Elshinta.com - Kapolsek Bojonggede, Kabupaten Bogor, Polresta Depok, Jawa Barat melakukan penebalan...
Pemungutan suara ulang di Sulteng berjalan lancar
Selasa, 20 Agustus 2019 - 12:11 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan proses pemungutan suara ulang (PSU), di Tem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once