Tindakan tegas bagi segala bentuk ajakan golput
Elshinta
Selasa, 16 April 2019 - 10:18 WIB |
Tindakan tegas bagi segala bentuk ajakan golput
Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani bersama Danrem dan KPU serta Bawaslu ditemui wartawan saat apel pergeseran pasukan pengamanan TPS. Sumber foto: https://bit.ly/2VSHj3f

Elshinta.com - Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Yazid Fanani mengingatkan kepada semua pihak untuk sama-sama mendukung suksesnya pelaksanaan Pemilu 2019 pada 17 April. Kapolda pun menyatakan bakal menindak tegas segala bentuk ajakan golput alias tidak memilih yang berujung pada niat menggagalkan proses pemungutan suara pada saat pencoblosan.

"Pelaku yang menakut-nakuti atau memberikan ancaman serta memaksa berbuat sesuatu saat pemungutan suara yang termasuk di dalamnya ajakan golput, akan kami jerat pidana sesuai aturan hukum yang berlaku," tegas Kapolda, Selasa (16/4).

Jenderal polisi bintang dua itu mengungkapkan dasar hukum yang bisa menjerat pidana para pelaku yang menggagalkan pemungutan suara tersebut. Di antaranya, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu Pasal 510 yang berbunyi "Setiap orang dengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya penjara maksimal dua tahun dan denda maksimal Rp24 juta".

Kemudian Pasal 511 berbunyi "Setiap orang dengan kekerasan, ancaman kekerasan atau menggunakan kekuasaan yang ada padanya saat pendaftaran pemilih, menghalangi seseorang untuk mendaftar sebagai pemilih dalam pemilu, penjara maksimal tiga tahun dan denda maksimal Rp36 juta".

Ada juga Pasal 517 yang menerangkan setiap orang dengan sengaja menggagalkan pemungutan suara penjara maksimal lima tahun dan denda maksimal Rp60 juta.

Kapolda turut menerangkan aturan saat pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) agar tak dilanggar yang nantinya juga bisa berujung pada sanksi pidana. Seperti PKPU 9/2019 Pasal 46 yang pertama menjelaskan, pada pukul 13.00 waktu setempat, Ketua KPPS mengumumkan yang diperbolehkan memberikan suara hanya pemilih yang sedang menunggu gilirannya untuk memberikan suara dan telah dicatat kehadirannya dalam formulir model C7.DPTKPU, model C7DPTb-KPU dan model C7.DPKKPU atau telah hadir dan sedang dalam antrean untuk mencatatkan kehadirannya dalam formulir yang telah ditentukan.

Ketentuan kedua, setelah seluruh pemilih selesai memberikan suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Ketua KPPS mengumumkan kepada yang hadir di TPS bahwa pemungutan suara telah selesai dan akan segera dilanjutkan rapat penghitungan suara di TPS.

"Jadi, marilah semua masyarakat yang memiliki hak suara untuk berbondong-bondong datang ke TPS mencoblos. TNI dan Polri menjamin keamanan pemilih hingga ke TPS. Ingat, memilih itu keren dan golput bukanlah pilihan. Bahkan, mengajak orang untuk tidak memilih merupakan bentuk intimidasi dan bakal dijerat pidana," pungkas Kapolda, dikutip Antara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPU nilai penyusunan data pemilih masih jadi masalah
Rabu, 18 September 2019 - 15:47 WIB
Elshinta.com - Komisioner Divisi Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang, Jawa Barat, Ab...
Bawaslu merasa dilemahkan perannya dengan UU Pilkada
Minggu, 15 September 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) merasa Undang-Undang (UU) Nomor 10 tahun 20...
KPU akan lakukan rapat dengar pendapat dengan DPR
Senin, 09 September 2019 - 11:54 WIB
Elshinta.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, KPU akan...
Pengamat: Tak perlu ada pembatasan parpol peserta Pemilu
Selasa, 03 September 2019 - 09:57 WIB
Elshinta.com - Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, MSi mengata...
Ketua KPU Subang: SDM dalam Pemilu harus ditingkatkan
Sabtu, 31 Agustus 2019 - 21:26 WIB
Elshinta.com - Masalah teknis sekaligus berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam kegiatan Pe...
Pascapemilu, DPRD Sukoharjo belajar toleransi dari masyarakat NTT
Rabu, 28 Agustus 2019 - 16:47 WIB
Elshinta.com - Komisi III DPRD Sukoharjo, Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten ...
Tak diperhatikan, FKDK protes penyelenggaraan Pemilu di Kudus
Selasa, 27 Agustus 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Perwakilan Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) mengutarakan protes terhadap p...
Masa kampanye Pilkada serentak 2020 lebih singkat
Senin, 26 Agustus 2019 - 14:23 WIB
Elshinta.com - Masa kampanye pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 lebih singkat dari...
Antisipasi kerawanan Pilkades, Polsek Bojonggede pertebal pengamanan
Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:24 WIB
Elshinta.com - Kapolsek Bojonggede, Kabupaten Bogor, Polresta Depok, Jawa Barat melakukan penebalan...
Pemungutan suara ulang di Sulteng berjalan lancar
Selasa, 20 Agustus 2019 - 12:11 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan proses pemungutan suara ulang (PSU), di Tem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once