Warga AS mulai penggalangan dana untuk Notre-Dame
Elshinta
Selasa, 16 April 2019 - 09:26 WIB |
Warga AS mulai penggalangan dana untuk Notre-Dame
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya, Brigitte, memantau pemadaman kebakaran di Katedral Notre Dame, di Paris, Prancis, Rabu (16/4). Sumber foto: https://bit.ly/2DdUxQI

Elshinta.com - Kebakaran yang meluluhlantakkan Katedral Notre-Dame di Paris pada Senin memicu aksi penggalangan dana di Amerika Serikat.

Para warga yang khawatir akan kobaran api tersebut mulai berkomitmen untuk membangun kembali gedung bersejarah dunia itu, bahkan saat kebakaran masih berlangsung.

French Heritage Society yang berbasis di New York dan Go Fund Me merupakan badan-badan yang pertama menawarkan bantuan untuk Notre-Dame. Katedral tersebut dianggap para wisatawan mancanegara sebagai tujuan yang "wajib" dikunjungi  saat berada di Paris.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan aksi peduli internasional akan diluncurkan guna menggalang dana untuk membangun kembali Katedral Notre-Dame.

French Heritage Society, LSM Amerika yang didedikasikan untuk melestarikan kekayaan budaya dan arsitektur Prancis, pada Senin (15/4) meluncurkan laman daring untuk menggalang dana perbaikan katedral. "Notre-Dame jelas merupakan keajaiban arsitektur dan pastinya monumen yang harus dibangun kembali," kata direktur eksekutif French Heritage Society, Jennifer Herlein melalui percakapan telepon.

"Herlein tidak dapat langsung mengatakan berapa banyak organisasinya yang menggalang dana untuk Notre-Dame pada Senin. Nantinya, dana tersebut akan berikan langsung kepada katedral," kata dia, dikutip Antara.

Organisasi, yang didirikan pada 1982, tahun lalu memberikan dana hibah lebih dari 430.000 dolar AS (sekitar Rp6miliar) untuk pemulihan sejumlah proyek di perpustakaan nasional Prancis, ungkapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Autopsi independen membuktikan George Floyd tewas karena cekikan
Selasa, 02 Juni 2020 - 11:40 WIB
Dua dokter yang melakukan autopsi independen terhadap George Floyd, pria kulit hitam yang tewas dala...
AS ingin siagakan pasukan di Tunisia seiring aktivitas Rusia di Libya
Sabtu, 30 Mei 2020 - 16:49 WIB
Amerika Serikat (AS) berencana mengerahkan salah satu Brigade Bantuan Pasukan Keamanan di Tunisia, m...
Wabah COVID-19 memburuk, AS batasi perjalanan dari Brazil
Senin, 25 Mei 2020 - 15:49 WIB
Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan pada Minggu (24/5) bahwa pihaknya membatasi perjalanan da...
Remdesivir disetujui sebagai obat pasien corona
Minggu, 03 Mei 2020 - 13:27 WIB
Regulator Amerika Serikat pada Jumat (1/5) mengizinkan penggunaan darurat remdesivir sebagai obat un...
Sebagian besar petugas kesehatan AS terinfeksi corona di tempat kerja
Rabu, 15 April 2020 - 13:06 WIB
Lebih dari separuh petugas kesehatan AS terinfeksi dengan virus corona jenis baru saat melakukan kon...
Baku tembak antar gembong narkoba tewaskan 19 orang di Meksiko
Minggu, 05 April 2020 - 19:38 WIB
Baku tembak yang diduga terjadi antarpembunuh bayaran dari dua gembong narkoba di Negara Bagian Chih...
Trump: Minggu depan akan banyak yang meninggal di AS
Minggu, 05 April 2020 - 17:39 WIB
Presiden Donald Trump meminta masyarakat di Amerika Serikat bersiap-siap menghadapi lonjakan jumlah ...
Argentina perpanjang karantina untuk COVID-19 hingga pertengahan April
Senin, 30 Maret 2020 - 17:58 WIB
Argentina memperpanjang periode karantina nasional sampai pertengahan April sebagai upaya memperlamb...
Kanada larang orang dengan gejala COVID-19 gunakan pesawat atau kereta
Minggu, 29 Maret 2020 - 15:15 WIB
Kanada tidak akan mengizinkan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernafasan COVID-19 menggun...
Kasus corona membludak, korps militer AS siapkan 100 fasilitas
Sabtu, 28 Maret 2020 - 14:14 WIB
Korps Insinyur Angkatan Darat  sedang merencanakan untuk menyiapkan lebih dari 100 fasilitas di Ame...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV