Jumlah titik panas di Riau turun drastis
Elshinta
Jumat, 22 Maret 2019 - 09:56 WIB |
Jumlah titik panas di Riau turun drastis
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2WeWByL

Elshinta.com - Jumlah titik panas yang menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau menurun drastis pada Jumat (22/3) pagi.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sukisno menyatakan, hasil citra satelit Terra dan Aqua pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB menunjukan hanya ada 17 titik panas atau “hotspot” di Provinsi Riau.

Jumlah itu sangat rendah dibandingkan kondisi selama tiga hari terakhir yang rata-rata jumlah titik panas pada jam yang sama bisa lebih dari 100 titik. Sebanyak 17 titik panas yang terdeteksi satelit hari ini (Jumat red) tersebar di Kabupaten Indragiri Hulu ada lima titik, kemudian di Rokan Hilir, Siak, dan Indragiri Hilir masing-masing tiga titik, Kepulauan Meranti dua titik, dan Pelalawan satu titik.

Dari jumlah tersebut, ada sembilan titik yang punya tingkat “level confidence” di atas 70 persen sehingga kuat merupakan titik api Karhutla. Daerah paling banyak ada di Indragiri Hulu sebanyak empat titik, Rokan Hilir dan Siak masing-masing dua titik, dan Kepulauan Meranti satu titik. Sementara itu, Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai yang selama ini paling sering terbakar nihil titik panas. Informasi dari Bengkalis menyatakan di daerah pesisir itu sudah mulai hujan sejak Kamis (21/3) yang membuat bara kebakaran lahan gambut meredup.

Karhutla masih jadi ancaman bagi Riau terutama di daerah pesisir. Asap kotor atau jerebut akibat Karhutla sempat mengganggu penerbangan di Bandara Pinang Kampai, Kota Dumai pada Kamis (21/3) sehingga penerbangan pesawat Wings Air dibatalkan. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau yang terakhir dirilis menyebutkan, luas Karhutla sejak Januari sudah lebih dari 2.000 hektare.

Riau sudah berstatus Siaga Darurat Karhutla sejak Februari hingga akhir Oktober 2019. Pemadaman dari darat, helikopter dan modifikasi cuaca untuk hujan buatan terus dilakukan, demikian mengutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pesawat Dimonim tergelincir di Bandara Mulia Puncak Jaya 
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 15:38 WIB
Elshinta.com - Sebuah pesawat Dimonim dengan nomor penerbangan PK-HVL tergelincir saat mendarat di...
Panglima TNI siap kerahkan Hercules padamkan karhutla
Rabu, 14 Agustus 2019 - 10:46 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan rencana pengerahan pesawat Hercule...
Meski mulai padam, Karhutla Gunung Ciremai terus dipantau
Selasa, 13 Agustus 2019 - 17:48 WIB
Elshinta.com - Kapolres Majalengka AKBP Mariyono bersama rombongan terus melakukan peninjauan ke l...
Pura Puncak Kedaton dipastikan aman dari kebakaran di Gunung Batukaru
Selasa, 13 Agustus 2019 - 14:34 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali memastikan Pura Luhur Punc...
Selasa subuh, kabut asap di Pontianak makin pekat
Selasa, 13 Agustus 2019 - 06:09 WIB
Elshinta.com - Kabut asap di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (13/8) subuh, makin pekat hi...
Puluhan warga Dharmasraya Sumbar keracunan usai makan lontong sayur, satu orang meninggal
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 14:12 WIB
Elshinta.com - Puluhan ibu-ibu wirid yasinan mingguan di Jorong Koto Tuo, Kenagarian Siguntur, ...
Kebakaran Gunung Ciremai belum padam, BNPB kerahkan heli 
Jumat, 09 Agustus 2019 - 09:43 WIB
Elshinta.com - Kebakaran yang terjadi di Gunung Ciremai belum juga padam. Badan Nasional P...
Motor terbakar di parkiran, ini keterangan Kemlu
Kamis, 08 Agustus 2019 - 10:32 WIB
Elshinta.com - Telah terjadi kebakaran sebuah sepeda motor di parkiran Gedung Garuda Kemen...
BMKG: Sebaran titik panas meluas, waspada karhutla!
Kamis, 08 Agustus 2019 - 06:43 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat unt...
Satu korban KM Pieces ditemukan selamat setelah empat hari terapung di laut
Sabtu, 03 Agustus 2019 - 15:14 WIB
Operasi pencarian korban hilang KM Pieces yang tenggelam di Perairan Matasiri, Kotabaru, membuahkan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once