86 titik panas indikasi kebakaran hutan-lahan terdeteksi di Riau
Elshinta
Selasa, 19 Maret 2019 - 09:09 WIB |
86 titik panas indikasi kebakaran hutan-lahan terdeteksi di Riau
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2Y2NPFU

Elshinta.com -Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan citra satelit pada Selasa pagi menunjukkan adanya 86 titik panas indikasi awal kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Riau.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Sukisno, Selasa (19/3) mengatakan, total ada 88 titik panas di seluruh Pulau Sumatera, dan 86 di antaranya ada di Riau.

Di Riau, titik panas menyebar di Kabupaten Rokan Hilir (23), Bengkalis (22), Dumai (22), Kepulauan Meranti (7), Pelalawan (3), Indragiri Hilir (3), dan Siak (2).

Dihimpun Antara, dari seluruh titik panas yang terdeteksi di Riau, ada 66 titik yang diduga kuat merupakan titik api dan tersebar di Rokan Hilir (19), Dumai (18), Bengkalis (17), Meranti (4), Indragiri Hulu (4) dan Pelalawan (2).

BMKG memprakirakan cuaca Riau pada Selasa cerah berawan. Hujan dengan intensitas ringan yang bersifat lokal dan tidak merata diprakirakan terjadi pada malam hari. Itu pun hanya di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, Kabupaten Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu. 

Namun hujan diprakirakan tidak turun di daerah pesisir yang punya banyak titik api seperti Bengkalis, Rokan Hilir, dan Dumai.

Sementara suhu udara wilayah Riau berkisar 23 hingga 35 derajat Celsius, dan angin menurut prakiraan bertiup dari arah Utara ke Timur dengan kecepatan 10 sampai 36 kilometer/jam.

Dalam keadaan minim hujan dan suhu cukup tinggi, risiko kebakaran lahan dan hutan bisa meningkat di wilayah Provinsi Riau, yang menetapkan status Siaga Darurat Kebakaran Hutan-Lahan hingga akhir Oktober 2019.

Data terakhir Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan menyebutkan sejak Januari sudah lebih dari 1.700 hektare lahan gambut Riau yang terbakar. Upaya pemadaman sudah dilakukan dari darat, dan udara, antara lain dengan menggunakan teknologi modifikasi cuaca untuk hujan buatan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa M 5,6 guncang wilayah Melonguane Sulut
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:53 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi gemba...
Lahan perkebunan 10 hektare di Wongsorejo terbakar
Rabu, 16 Oktober 2019 - 20:35 WIB
Elshinta.com - Lahan perkebunan Randu Mas seluas 10 hektare di kawasan Kecamatan Wongsorejo Ban...
Bencana megathrust ancam 10 kecamatan di Lumajang
Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:36 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Pendidikan dan Latihan, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Ka...
Lahan di Subang terbakar akibat puntung rokok
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com - Diduga akibat ada yang membuang puntung rokok sembarangan, lahan seluas lim...
Gempa M 5,9 guncang Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, belum ada laporan kerusakan
Selasa, 15 Oktober 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempa tektonik, mag...
Jumlah titik panas masih fluktuatif, masyarakat diimbau tetap waspada kabut asap
Selasa, 15 Oktober 2019 - 08:57 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta kepada masyarakat u...
Gempa M 5,9 guncang Enggano Bengkulu, tidak berpotensi tsunami
Selasa, 15 Oktober 2019 - 06:06 WIB
Elshinta.com - Gempa dengan magnitudo 5,9 terjadi di sekitar wilayah Enggano Bengkulu, Selasa (...
Polres bersama BEM Univet bantu air bersih untuk warga Sukoharjo
Senin, 14 Oktober 2019 - 18:25 WIB
Elshinta.com - Berbagai pihak masih berupaya mengatasi krisis air bersih akibat kemarau di...
Makin banyak warga Kulon Progo kesulitan air bersih
Minggu, 13 Oktober 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa ...
Terdampak kekeringan, BPBD Banyuwangi `dropping` 1.700 ton air bersih 
Kamis, 10 Oktober 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Hingga memasuki awal Oktober 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ba...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 214
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once