Siak luncurkan wisata gerhana matahari cincin
Elshinta
Sabtu, 16 Februari 2019 - 06:39 WIB |
Siak luncurkan wisata gerhana matahari cincin
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2V2Dk2T

Elshinta.com -Pemerintah Kabupaten Siak, Provinsi Riau, meluncurkan wisata Gerhana Matahari Cincin yang akan terjadi pada 26 Desember 2019 dengan titik lokasi di Kecamatan Sungai Apit di daerah setempat.

"Peluncuran ini maksudnya untuk memulai gaungnya, bukan hanya untuk Siak dan Riau, tapi juga untuk dunia. Bahwa jatuhnya di Kampung Bunsur, Sungai Apit," kata Bupati Siak, Syamsuar di Sungai Apit, Jumat (15/2).

Dikatakannya bahwa fenomena Gerhana Matahari Cincin ini sangat langka dan bisa beberapa puluh tahun lagi baru bisa dinikmati kembali. Oleh karena itu, nantinya ini akan jadi perhatian tidak hanya Indonesia saja tapi dari warga mancanegara.

Maka dari itu dia berharap pada kejadian nantinya ada keberkahan dan bertambahnya rezeki. Sekalian juga untuk memperoleh ilmu pengetahuan baru di bidang antariksa bagi masyarakat setempat untuk menggeluti dunia antariksa.

Pasalnya, lanjut dia, fenomena alam ini juga berkaitan dengan petunjuk bagi umat beragama. Dalam Islam ada "iqro" yang mengajarkan untuk membaca. Maka bagi yang menyenangi dunia antariksa bisa dapat mengetahui bagaimana gerhana itu bisa muncul dengan lokasi di Siak dan waktu pada 26 Desember.

"Itulah iqro, bacalah. Kalau mita bisa membaca, maka dapat tahu kita kenapa pada 26 Desember itu sudah bisa dibaca terjadi gerhana matahari cincin. Allah sudah menakdirkan dan kalau bisa membaca dan mempelajari maka bisa mengetahui," ungkapnya, seperti dikutip Antara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Siak, Fauzi Asni menyampaikan bahwa peluncuran ini merupakan kegiatan wisata pertama di Siak. Kemudian kegiatan wisata yang terakhir oada tahun 2019 juga adalah Gerhana Matahari Cincin pada 26 Desember.

"Jadi ini kegiatan pertama dan terakhir di Kabupaten Siak, pusatnya di sini Kampung Bunsur, Kecamatan Sungai Apit. Kejadian gerhana matahari cincin ini mengagumi kejadian alam kuasa Allah," ulasnya.

Dalam kesempatan itu turut hadir perwakilan dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan) yakni peneliti mudan sains bidang antariksa Zamzam Nurzami. Dia mengatakan fenomena iti terjadi karena ada bayangan bumi menghalangi matahari yang ukurannya tidak sama.

"Sehingga kita bisa melihat cincin besar ada di langit, itu terjadi di beberapa wilayah mulai dari Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Utara dan Timur. Kabupaten Siak tempat terbaik melihat fenomena ini," sebutnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hujan bisa jadi sumber energi terbarukan yang efektif  
Selasa, 11 Februari 2020 - 17:15 WIB
Sejak lama, terdapat aneka upaya untuk menghasilkan listrik menggunakan hujan. Tetapi upaya terbaru ...
Kominfo pastikan ibu kota baru adopsi 5G
Selasa, 28 Januari 2020 - 20:35 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan rencana adopsi teknologi jaringan generasi terbaru...
BPCB bersiap angkat temuan arca Ganesha di Dieng
Selasa, 31 Desember 2019 - 11:26 WIB
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah bersiap mengangkat arca Ganesha yang ditemukan di ...
Gerhana matahari cincin terlihat sempurna di Simeulue
Kamis, 26 Desember 2019 - 13:23 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melakukan pemantauan gerhana matahari cincin di Kabup...
BPPT ciptakan penyimpanan merkuri cegah penguapan
Kamis, 19 Desember 2019 - 09:29 WIB
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) saat ini sudah menciptakan atau menghasilkan alat pe...
Malam ini nikmati keindahan puncak hujan meteor Geminid
Jumat, 13 Desember 2019 - 13:26 WIB
Hujan meteor Geminid akan menghiasi langit malam hari ini meski bulan purnama dan potensi cuaca mend...
BATAN: Dukungan pemerintah dapat tingkatkan kontribusi nuklir
Jumat, 06 Desember 2019 - 19:29 WIB
Pakar Teknik Analisis Nuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Diah Dwiana mengungkapkan dukunga...
Bantu turunkan stunting, BATAN akan manfaatkan teknologi nuklir
Jumat, 06 Desember 2019 - 16:22 WIB
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) ikut berkontribusi dalam usaha pemerintah mengurangi angka stun...
BATAN jadi pusat kolaborasi teknologi nuklir dunia satu-satunya
Selasa, 03 Desember 2019 - 08:06 WIB
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) saat ini menjadi satu-satunya institusi di dunia yang ditunjuk ...
ITN Malang miliki profesor di bidang Ilmu Arsitektur
Jumat, 22 November 2019 - 16:05 WIB
Institut Teknologi Negeri (ITN) Malang memiliki seorang profesor di bidang Ilmu Arsitektur, khususny...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)