Wali Kota Malang benarkan adanya pencabulan di SD Kauman 3
Senin, 11 Februari 2019 - 21:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Wali Kota Malang benarkan adanya pencabulan di SD Kauman 3. Foto: El Aris/Elshinta.

Elshinta.com - Kasus pencabulan yang dilakukan oknum ASN dinas pendidikan yang mengajar sebagai guru olah raga di SD Kauman 3, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur, membuat gerah Walikota Malang Sutiaji. Kegerahan Walikota Sutiaji ditunjukkan dengan mendatangi langsung sekolah dasar di tengah kota ini.

"Pemerintah datang semata-mata hanyalah memberi kepastian pada wali murid apalagi dengan tindakan yang bertentangan dengan moral,” ungkap Walikota Malang, Sutiaji usai melakukan pertemuan tertutup dengan kepala sekolah SD Kauman 3, Komite Sekolah serta guru senior dan sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang.

Dijelaskan Sutiaji, kedatangannya adalah untuk meminta klarifikasi terkait pemberitaan berbagai media terkait laporan orang tua korban pencabulan oknum guru tersebut. “Dari penjelasan kepala sekolah,komite dan guru senior membenarkan terjadinya perbuatan yang tidak sepantasnya dilakukan oleh guru tentu saja sebagai ASN ada aturannya yakni PP No 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Disamping itu, lanjut Sutiaji, dirinya telah memerintahkan Kepala Sekolah SDN Kauman 3 beserta Dinas Pendidikan Kota Malang untuk mengumpulkan wali murid dalam rangka dialog dan memberikan jaminan kepastian serta rasa aman pada wali murid agar lebih tenang dalam menyekolahkan anak-anaknya karena jaminan rasa aman dan nyaman bukan saja harus diterima oleh wali murid SDN Kauman 3, namun juga kepada seluruh wali murid yang anaknya bersekolah di Kota Malang.

"Jangan sampai citra pendidikan Kota Malang kembali tercoreng atas ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab" jelas Sutiaji seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris.

Terkait dengan adanya orang tua yang melapor ke polres, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus pedofile anak tersebut ke polisi.
“Saya tidak mau masuk ke ranah hukum, biar hukum sendiri yang mengurusnya,” pungkas Sutiaji.

Sementara itu oknum.guru berinisial IM saat ini dibebastugaskan sebagai guru olah raga di SD Kauman 3 . “Yang bersangkutan ditarik ke dinas pendidikan dan saat ini menghadapi pemeriksa di badan pengawas yang ada di dinas pendidikan,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Totok Karianto.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 20 April 2019 - 07:26 WIB
Elshinta.com - Polsek Sawah Besar telah melakukan pemeriksaan terhadap rekaman CCTV dan sa...
Sabtu, 20 April 2019 - 07:14 WIB
Elshinta.com - Seorang wanita yang diketahui bernama Indrawati Cipta (46) ditemukan tewas ...
Jumat, 19 April 2019 - 07:26 WIB
Elshinta.com - Polda Jambi masih terus mendalami kasus pembakaran 15 kotak suara DPRD Kota...
Kamis, 18 April 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Kapolda Aceh Irjen Pol. Rio S. Djambak mengunjungi Pos TNI AL Pusong, Kota ...
Sabtu, 13 April 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Dua terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi Budi Hartanto (28), AS (sebelumnya di...
Jumat, 12 April 2019 - 15:52 WIB
Elshinta.com - Polda Jawa Timur berhasil menangkap dua pelaku terkait kasus pembunuhan dan...
Kamis, 11 April 2019 - 10:23 WIB
Elshinta.com - Tiga dari 12 siswi SMA yang diduga sebagai pelaku perundungan terhadap Aud ...
Kamis, 11 April 2019 - 07:43 WIB
Elshinta.com - Tujuh dari 12 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang terkait kasus perkel...
Kamis, 11 April 2019 - 07:07 WIB
Elshinta.com - Para terduga penganiayaan terhadap pelajar SMP berinisial Aud, menyampaikan...
Rabu, 10 April 2019 - 21:25 WIB
Elshinta.com - Sekitar 20 korban investasi bodong dengan modus koperasi di salah satu peru...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)