Polda Metro Jaya ringkus pasutri kasus penipuan valuta asing
Senin, 11 Februari 2019 - 19:14 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono didampingi Kasubdit II Fismondev Ditteskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Harun menunjukan barang bukti kasus penipuan jual beli valuta asing di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (11/2). Sumber foto: ht

Elshinta.com - Subdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil meringkus pasangan suami istri pelaku kasus penipuan dan penggelapan bermodus penukaran valuta asing (valas).

Dalam rilis pengungkapan kasus yang dilakukan di Mapolda Metro Jaya, Senin (11/2), pelaku yang belakangan diketahui bernama Lyana dan George, membujuk para korbannya dengan cara menawarkan penjualan mata uang asing dengan selisih yang jauh lebih tinggi dibandingkan harga di bank. "Setelah korban memberikan uang untuk membeli, pasutri itu tak kunjung memberikan valas. Uang hasil menipu tersebut digunakan kedua pelaku untuk keperluan pribadi di mana terungkap saat diperiksa bahwa tersangka ini banyak hutangnya. Jadi uang korban ini untuk membayar hutang pribadi. Alias gali lubang tutup lubang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya.

Argo menyatakan hingga saat ini telah ada empat orang korban dalam modus penipuan tersebut yang melapor dengan jumlah kerugian yang bervariasi. "Korban masing-masing memberikan uang kepada pelaku, ada yang Rp700 juta, Rp2,3 miliar, Rp3,8 miliar dan sampai ada yang Rp5 miliar," ujar Argo.

Berdasarkan penyelidikan, diketahui keduanya telah melancarkan aksinya sejak September hingga Oktober 2018 dengan yang melapor sebanyak empat orang korban yang berasal dari Tangerang Selatan (Banten), Glodok (Jakarta Barat),  Bukit Barisan (Medan, Sumatera Utara) dan  Surabaya (Jawa Timur). "Pasutri itu ditangkap Februari ini, setelah masing-masing korban melaporkannya kepada Polda Metro Jaya pada Oktober 2018 lalu," ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit II Fismondev Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Harun menjelaskan modus operandi yang digunakan para tersangka adalah dengan meyakinkan para korban dengan iming-iming mendapat keuntungan lebih dari selisih mata uang asing yang lebih tinggi dari pihak bank.

Dari aksi tersebut, kedua pelaku berhasil menipu para korban hingga mencapai Rp20 miliar. Selain itu, pasutri tersebut  mencetak sendiri nota pembayaran yang seolah-olah sudah terkirim dengan menggunakan mesin cetak. "Korban merupakan rekan bisnis di luar negeri. Ya importir. Transaksi yang digunakan juga itu fiktif. Bukti pembayaran dicetak memakai komputer pribadi untuk menipu para korbannya. Total hasil penipuan ini mencapai Rp20 miliar," ujar Harun, dikutip Antara.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa lembaran aplikasi setoran, transfer, kliring dan inkaso ke beberapa rekening bank.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 21 April 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 40 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dan Taiwan yang merupaka...
Sabtu, 20 April 2019 - 17:28 WIB
Elshinta.com - Saeri Haryanto (75), warga Desa Pujodadi, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Keb...
Jumat, 19 April 2019 - 15:22 WIB
Elshinta.com - Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pemukulan Pengawas (PTPS) yang se...
Kamis, 18 April 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Dua orang diduga pemilih siluman atau oknum yang memanfaatkan formulir C6 orang ...
Selasa, 16 April 2019 - 14:19 WIB
Elshinta.com - Petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Utara menangkap satu orang ...
Selasa, 16 April 2019 - 08:53 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo memberika...
Senin, 15 April 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat, Sumatera Utara menggerebek lokasi tr...
Minggu, 14 April 2019 - 07:41 WIB
Elshinta.com - Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selata...
Jumat, 12 April 2019 - 11:51 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap tersangka berinisial AP dan AJ yang didug...
Jumat, 12 April 2019 - 07:45 WIB
Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) telah berhasil membawa pulang dua tersangka ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)