Kiri Kanan
IHSG dibuka menguat jelang rilis data investasi langsung
Elshinta
Jumat, 25 Januari 2019 - 11:13 WIB |
IHSG dibuka menguat jelang rilis data investasi langsung
Ilustrasi. Foto: elshinta.com

Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (25/1), dibuka menguat jelang rilis data investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI).
   
IHSG dibuka menguat 7,5 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.474,16. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak  menguat 1,88 poin atau 0,18 persen menjadi 1.025,01.
 
Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, rilis data FDI akan memengaruhi pergerakan IHSG pada hari ini.

"Rilis data perekonomian tentang FDI akan terlansir hari ini, dimana hal tersebut akan dapat mewarnai pola pergerakan IHSG pada hari ini. Sedangkan gelombang 'capital inflow' yang masih terus berlangsung, turut menunjang pola kenaikan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," papar William.
   
Ia memprediksi IHSG pada Jumat ini akan bergerak di kisaran 6.226 hingga 6.542.
   
Sementara itu, Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah menyoroti penutupan pemerintahan (government shutdown) Amerika Serikat yang sepertinya akan berlangsung lama. Ia menilai hal tersebut akan memberikan ketidakstabilan pada pemerintahan Trump, sehingga para analis pun memotong proyeksi pertumbuhan ekonomi AS dari 3 persen menjadi 2,5 persen.
   
Sedangkan China, kendati mengalami perlambatan ekonomi, dinilai masih relatif wajar karena secara "size" ekonomi Cina membesar sehingga memberi ruang berkembang yang lambat. Ekonomi China diyakini masih cukup kuat.
   
"Kami memprediksi pergerakan IHSG berpotensi tetap akan positif kendati sedang dihadapi sentimen global seperti shutdown AS dan perundingan AS-Cina," ujar Alfiansyah.
   
Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 209,04 poin (1,02 persen) ke 20.783,67,  indeks Hang Seng menguat 341,75 poin ke 27.462,73, dan Straits Times menguat 18,7 poin (0,59 persen) ke posisi 3.209,43. Demikian Antara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
OECD turunkan perkiraan pertumbuhan global 2020
Jumat, 22 November 2019 - 09:57 WIB
Elshinta.com - Dalam prospek ekonomi terbaru yang dirilis pada Kamis (21/11) kemarin, Organisasi unt...
Karut-marut kebijakan nikel yang konsisten untuk inkonsistensi 
Kamis, 21 November 2019 - 22:06 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri pemberian penghargaan Indonesia Mi...
Kemnaker ingin SDM yang dapat mengelola masalah
Kamis, 21 November 2019 - 20:10 WIB
Elshinta.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)  menginginkan sumber daya manusia (S...
Gubernur BI: Hingga November, nilai tukar rupiah terapresiasi 2,03 persen
Kamis, 21 November 2019 - 19:08 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar rupiah sejak awal tahun sampai dengan 20 November 2019 mengalami apr...
Pemerintah siapkan insentif untuk investasi perusahaan AS di Indonesia
Kamis, 21 November 2019 - 18:47 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Indonesia akan memberikan insentif untuk perusahaan-perusahaan AS yan...
IHSG turun 0,61% pada akhir perdagangan Kamis sore 
Kamis, 21 November 2019 - 18:08 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun sejak pagi hingga penutupan pe...
Rupiah menguat tipis usai BI tahan suku bunga
Kamis, 21 November 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Kamis (...
Pemerintah petakan langkah strategis hadapi tantangan ekonomi 2020
Kamis, 21 November 2019 - 17:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah memetakan sejumlah strategi dan langkah prioritas hadapi tantangan ek...
Bank Indonesia tahan suku bunga acuan di level 5%
Kamis, 21 November 2019 - 16:26 WIB
Elshinta.com - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 20-21 November 2019 memutuskan unt...
Ekonom: Jangan `jerumuskan` Ahok ke BUMN
Kamis, 21 November 2019 - 14:48 WIB
Elshinta.com - Ekonom Senior Universitas Indonesia Faisal Basri menegaskan Ahok jangan `dijerum...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)