Strategi bisnis DAMN I Love Indonesia yang patut ditiru
Elshinta
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:07 WIB | Penulis : Syahid | Editor : Sigit Kurniawan
Strategi bisnis DAMN I Love Indonesia yang patut ditiru
Sumber foto: https://bit.ly/2zV6hG4

Elshinta.com - Anak-anak muda tentu sudah tidak asing lagi dengan brand pakaian DAMN! I LOVE INDONESIA yang didirikan oleh artis dan presenter Daniel Mananta. Produk ini telah menarik perhatian kawula muda sejak tahun 2008 karena mengusung produk urban streetwear bertemakan kebanggan terhadap Indonesia. 

Dikutip dari situs resminya, DAMN! I LOVE INDONESIA berupaya menginspirasi generasi muda Indonesia agar semakin mencintai budaya dan sejarah Indonesia, serta terus menumbuhkan kembali rasa bangga, cinta, semangat dan patriotisme generasi muda terhadap Indonesia dengan cara yang revolutionary (berbeda, menonjol serta selalu fresh dan inovatif).

DAMN! I LOVE INDONESIA menyediakan produk pakaian dan aksesori seperti kaus, kaus polo, sweater,jaket, tas, gelang dan masih banyak lainnya. Dengan desain yang simple dan lebih banyak bermain dengan tipografi, brand ini sukses membidik target anak muda. Selang 10 tahun, brand besutan Daniel ini masih tetap menunjukkan eksistensinya di tengah semakin maraknya brand-brand baru. 

Apa saja kah strategi bisnis DAMN! I LOVE INDONESIA ini sehingga terus berkembang hingga saat ini? 

Punya Visi dan Misi

Sebuah bisnis juga seperti organisasi, harus punya visi dan misi yang jelas. Dengan memiliki visi, itu akan membantu Anda teringat kemana sebenarnya tujuan bisnis Anda akan dibawa. Sementara dengan misi, Anda menjadi tahu, apa-apa saja yang harus dilakukan dalam jangka waktu dekat, menengah, dan jangka panjang. 

Daniel, dengan usahanya memiliki visi dan misi yang kuat dan mulia. Ia ingin menyebarkan semangat nasionalisme melalui produk fashion dan aksesori. "Saat itu, saya punya visi dan misi untuk mengembangkan kebudayaan Indonesia dan membuat semua anak muda punya rasa nasionalisme yang tinggi," ungkapnya seperti yang dikutip dari Kompas.

Apa yang dilakukan oleh Daniel cukup visioner. Bila kebanyakan mengusung tema-teman urban yang cenderung kebarat-baratan, Daniel justru ingin mengangkat kekayaan lokal dengan tetap dapat mengikuti tren anak muda. 

Memaksimalkan branding

Daniel Mananta boleh dikatakan sangat serius dalam membangun brand produk fashion miliknya. Ia menydari bahwa brand adalah yang hal sangat penting dan tak bisa diselepekan. Branding yang bagus membuat konsumen percaya dengan produk yang dikeluarkan. Dari sisi desain, DAMN! I LOVE INDONESIA memiliki logo yang cukup kuat di mata orang. 

Sementara dari sisi pembangunan branding itu sendiri, Daniel kerap muncul di layar kaca televisi dan di beberapa kesempatan menggunakan kaus berlogo tersebut. Memang, secara tidak langsung, sosok Daniel sebagai public figure di Indonesia turut berperan dalam proses branding DAMN! I LOVE INDONESIA. 

Dikutip dari indotrading, Daniel mengatakan bahwa selain kemunculannya di televisi, Ia juga melakukan branding di belakang layar seperti memperbarui toko secara berkala. “Banyak kelemahan yang kita lihat dari toko-toko Indonesia. Mereka buka tahun 90-an dan sampe sekarang tetap feel kayak gitu aja. Kalau kita, sebisa mungkin setiap lima tahun ngeliat tren apa nih di toko terus kita ganti konsepnya. Ternyata saat gue nanya ke retail-retail yang lain, brand luar itu setiap tahun suka ganti konsep tokonya,” kata Daniel.

Strategi Promosi

Promosi menjadi faktor penting lain dari bisnis. Tanpa membuat strategi promosi yang tepat, jangkauan pasar produk kita mungkin tidak akan maksimal. Salah satu strategi yang dilakukan oleh Daniel adalah dengan menggandeng beberapa selebriti untuk menjadi brand ambassador. Strategi ini cukup penting efektif dilakukan karena dapat menguatkan brand produk secara signifikan. 

Anda pun sebenarnya bisa melakukan hal serupa, tentu saja tidak dengan menggandeng artis papan atas seperti Daniel. Selebgram yang banyak di bermunculan di Instagram salah satu solusi yang cukup efektif untuk mencari brand ambassador produk fashion. Budgetnya dapat disesuaikan dengan jumlah pengikut akun media sosial selebgram tersebut. 

DAMN! I LOVE INDONESIA juga cukup aktif melakukan promosi di media sosial, sarana yang dekat dengan anak muda sehari-hari. Mereka sangat “apik” dalam menyanjikan catalog produk di timenline. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jangan salah kaprah! Ini tafsir `bisnis tanpa modal`
Jumat, 06 Maret 2020 - 09:58 WIB
Pengertian tanpa modal itu maksudnya bisnis awal dijalani dengan biaya yang sangat minim. Demikian m...
Menjalankan bisnis teman, tapi masih ragu? Jangan, ini tips mengatasinya…
Kamis, 20 Februari 2020 - 10:25 WIB
Berbisnis itu adalah soal kepercayaan baik pada diri Anda maupun pada bisnis tersebut. Jadi Anda mem...
Mau sukses jalankan bisnis franchise? Baca dulu tips ini…
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:46 WIB
Bisnis franchise menjadi salah satu pilihan bagi banyak orang. Untuk bisa sukses di bisnis ini, baga...
Dibanding bisnis sendiri, berapa persen tingkat keberhasilan bisnis franchising?
Rabu, 12 Februari 2020 - 11:30 WIB
Apakah sebuah bisnis yang dipasarkan secara sistem franchise bisa meraih kesuksesan seperti membuka ...
4 tips menjadi franchisor sukses, apa saja?
Selasa, 11 Februari 2020 - 15:33 WIB
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan bila usaha Anda hendak di-franchise-kan sehingga tidak m...
Apa sih pertanda bisnis Anda maju? Ini jawabannya...
Jumat, 31 Januari 2020 - 09:55 WIB
Bisnis yang maju dan besar sebenarnya berasal dari kecepatan mengelola pasar yang memungkinkan baik ...
2020, bagaimana prospek bisnis pakaian?
Rabu, 22 Januari 2020 - 13:48 WIB
Bisnis pakaian memang tak pernah lesu. Para pelaku di industry ini selalu bertumbuh, terlebih di mus...
Jangan waralabakan bisnis, bila Anda belum penuhi syarat ini
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:26 WIB
Syarat bila ingin mewaralabakan usaha adalah bisnis Anda telah “sukses.” Artinya Anda telah paha...
Brand franchise yang Anda pilih baik atau buruk? Selidiki tiga hal ini…
Jumat, 10 Januari 2020 - 11:14 WIB
Konsultan franchise Royandi Junus menjelaskan soal ini. Pertama, pastikan bahwa Anda memang memiliki...
Menjual franchise ke pihak ketiga, bisakah? Ini penjelasannya
Senin, 06 Januari 2020 - 11:06 WIB
Umumnya, bila seorang franchisee ingin menjual bisnis yang sudah dimiliki kepada pihak ketiga, tidak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)