Mengenal custom product, bisnis potensial untuk generasi zaman now
Elshinta
Rabu, 05 Desember 2018 - 12:35 WIB | Penulis : Syahid | Editor : Administrator
Mengenal custom product, bisnis potensial untuk generasi zaman now
Sumber foto: https://bit.ly/2BQMXuR

Elshinta.com - Beberapa analisis menunjukkan ada perubahan selera konsumen khususnya bagi generasi muda atau generasi millennial dari segi pemilihan produk. Mereka memiliki kecenderungan untuk memiliki barang-barang yang unik, berbeda dengan yang dimiliki oleh teman sebanyanya, atau yang kerap disebut sebagai custom product.

Generasi millennial sudah bosan dengan mass product yang mendomasi pasaran, sekalipun barang tersebut berasal dari brand ternama. Kecenderungan ini menyentuh di semua produk, dari mulai pakaian, aksesori, maupun benda-benda fungsional lainnya seperti emoney dan sebagainya. 

Adapun produk-produk sebenarnya tidak hanya melulu dengan produk digital printing seperti yang sudah disebutkan di atas. Namun ada juga produk custom lainnya seperti kriya, kikir, laser, atau barang-barang yang disebut secara konvensional. 

Laporan dari lembaga riset Forrester berjudul Mass Customization Is (Finally) The Future Of Products menyebutkan bahwa tren ini sudah diprediksi oleh Alfin Toffler, penulis sekaligus pengusaha Amerika sejak 1970. Menurut salah satu pengusaha yang berkecimpung di dunia bisnis custom product, Wusda Hetsa Ribawa, bisnis custom ini masih akan terus berkembang dan akan mencapai puncaknya di tahun 2020 mendatang. 

Dalam bisnis custom ini perhitungan margin harus dihitung secara cermat karena produksi barang dalam jumlah masal tentu berbeda dengan satuan. Ada baiknya bila Anda mampu menyediakan bahan baku dalam jumlah besar dan memiliki alat produksi sendiri. 

Soal pemasarannya, ada beragam metode yang bisa diterapkan. Pertama pemasaran dari mulut ke mulut, menyasar individu. Inilah target pasar produk custom yang sebenarnya. Kedua, bekerjasama dengan institusi, atau  komunitas tertentu. 

Biasanya, komunitas memerlukan merchandise untuk menunjukkan jati diri kelompok mereka seperti ID Card dan kaos. Namun, mereka kadang tidak bisa membuat itu di tempat-tempat biasanya, karena harus dalam jumlah banyak, layanan pembuatan seperti milik Wusda inilah yang bisa mengambil potensi tersebut. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dorong UKM naik kelas, Kemenkop gandeng komunitas pekerja kreatif
Kamis, 23 Januari 2020 - 10:18 WIB
Kali ini, kementerian yang dikomandoi Teten Masduki itu menggandeng Kreavi, sebuah wadah ekonomi kre...
Jumlah warung tradisional capai 3,5 juta, Teten: Tantangan warung itu besar, harus mulai serba pintar
Senin, 16 Desember 2019 - 15:16 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan warung tradisional yang kini jumlahnya 3,5 juta wa...
Jurus Teten untuk pengarusutamaan UMKM dalam ekonomi nasional
Rabu, 11 Desember 2019 - 09:59 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM menyusun Strategi Pemberdayaan UMKM dalam lima tahun ke depan. Strategi...
Teten minta daerah fokus kembangkan produk unggulan
Senin, 09 Desember 2019 - 11:30 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan, setiap daerah harus fokus dalam mengembangkan pro...
Pemuda ini buka peluang usaha kuliner dari keripik pisang
Senin, 02 Desember 2019 - 08:39 WIB
Pisang adalah salah satu jenis buah kaya akan kandungan Vitamin C, Vitamin B6, magnesium serta kalor...
INDEF: KUMKM sebagai `juru selamat` perekonomian nasional
Rabu, 27 November 2019 - 09:48 WIB
Peran pemerintah dinilai vital untuk bisa menjadikan KUMKM (Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah)...
Suku bunga KUR turun, diharapkan dorong pertumbuhan koperasi dan UMKM
Jumat, 15 November 2019 - 09:09 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meyakini keputusan Pemerintah untuk menurunkan suku bunga Kre...
Dongkrak daya saing, Kemenperin fokus berikan KUR ke IKM penghasil substitusi impor
Kamis, 14 November 2019 - 12:58 WIB
Kementerian Perindustrian akan terus memfasilitasi lebih banyak program Kredit Usaha Rakyat (KUR) ya...
Peluang di era disrupsi, ini tiga jurus Teten gairahkan UKM dan koperasi
Senin, 11 November 2019 - 10:25 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan di era disrupsi sebenarnya bisa menjadi peluang un...
Melihat potensi industri refraktori yang dipacu Kemenperin
Senin, 11 November 2019 - 09:31 WIB
Salah satu subsektor yang sedang dipacu, yakni industri refraktori. Hasil produknya digunakan sebaga...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV