Polri `masuk` dunia sinetron
Elshinta
Kamis, 08 November 2018 - 06:59 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Polri `masuk` dunia sinetron
Workshop Bersama Production House: Sosialisasi Penggunaan Seragam Dinas Polisi dan Action/Tindakan Kepolisian dalam Pembuatan Layar Lebar, Film TV, dan Sinetron, Rabu (7/11). Sumber foto: https://bit.ly/2ARDq6w

Elshinta.com - Polri membentuk tim khusus yang bekerjasama dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menanggulangi munculnya citra yang tak diinginkan tentang Polri dalam tayangan televisi.

“Akan kita bantu, akan kita siapkan tim asistensi untuk membantu Bapak Ibu sekalian (para kreator berbagai rumah produksi) untuk mempelajari sikap tampangnya polisi. Polisi nggak ada yang jalannya loyo-loyo, mulai dari sikap dan tampang,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto saat berbicara dalam acara `Workshop Bersama Production House: Sosialisasi Penggunaan Seragam Dinas Polisi dan Action/Tindakan Kepolisian dalam Pembuatan Layar Lebar, Film TV, dan Sinetron`, Rabu (7/11).

Hadir pula dalam acara itu, Ketua KPI Yuliandre Darwis. 

Diungkapkan, permasalahan ini berdasarkan tayangan di televisi yang mencitrakan personelnya sebagai petugas yang loyo, bisa dibayar, dan salah memasang tanda pangkat. Setyo melanjutkan keluhannya perihal citra polisi yang tayang di televisi. Suatu saat dia dikomplain oleh seniornya di kepolisian.

“Saya terus terang mendapatkan komplain dari mantan Wakapolri, saya dikoreksi,  ada itu sinetron, primetime lagi, antara jam tujuh sampai jam delapan malam, masa polisi nangkap penjahat, kemudian penjahatnya bayar, terus dibebaskan?,” tutur Setyo.

Baca juga: Jurus pencegahan aliran dana teroris Polri diapresiasi

Selain itu, sambung Setyo, ada pula pemasangan tanda pangkat di seragam dinas polisi yang awur-awuran di sinetron. Polisi tak mau kesalahan-kesalahan itu terus diulang oleh rumah produksi sinetron dan tayangan lain.

“Pakaian seragamnya nggak betul, itu makanya kita menyiapkan diri membentuk tim asistensi untuk membantu, supaya betul betul apa yang dilakukan production house atau produser stasiun televisi sesuai dengan aturan,” kata Setyo.

Tim asistensi yang terdiri dari beberapa satuan kerja akan dibentuk oleh Divisi Humas Polri, khusus untuk mendampingi para kreator supaya tak salah dalam menampilkan sosok polisi di tayangan yang mereka bikin, mulai dari level televisi sampai layar lebar.

Namun untuk sementara, Setyo mempersilakan para kreator untuk berkonsultasi ke Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Kombes Cahyo Budi Siswanto, untuk mendapatkan arahan yang benar sebelum memproduksi tayangan.

“Dan saya minta pada ketua KPI untuk memberikan referensi pada rekan rekan kita yang memproduksi film, FTV, sinetron. Mari kita jaga sama sama produksinya. Kreatif boleh, tapi harus tetap berpikir jangka panjang, kedepan, dan bermanfaat,” jelas Setyo.

Di sisi lain, Setyo mengapresiasi tayangan yang menampilkan polisi dengan baik, seperti tayangan acara realitas (reality show) yang menampilkan penindakan polisi terhadap situasi tertentu. Ada pula film The Raid yang menampilkan dengan benar bagaimana polisi memegang terduga pelaku kejahatan, hingga bagaimana polisi memegang senjata. Demikian seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Game Cyberpunk77 ditunda sampai September
Sabtu, 18 Januari 2020 - 20:23 WIB
Pengembang permainan video CD Projeckt Red mengumumkan bahwa mereka harus mengundurkan jadwal pelunc...
Jadi agency pertama yang bisa endorse Hotman Paris, Valentina: Tidak mudah
Rabu, 18 Desember 2019 - 17:05 WIB
Pengusaha muda berusia 24 tahun Valentina Meiliyana semakin mantap terjun ke dunia bisnis. Mengenal ...
Peringati HKN ke-55, wanita Permabudhi gelar pemutaran film 3D
Minggu, 24 November 2019 - 18:24 WIB
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55, Lembaga Pemberdayaan Wanita, Seni dan...
Peringati Hari Juang ke-74, Kodam I/BB gelar lomba marchingband dan drumband
Jumat, 22 November 2019 - 14:54 WIB
Dalam rangka memperingati Hari Juang ke-74, Kodam I/BB menggelar perlombaan marchingband dan drumban...
Agensi BTS palsu lakukan penipuan miliaran won
Kamis, 14 November 2019 - 13:46 WIB
Big Hit Entertainment, agensi grup idola K-Pop Bangtan Sonyeondan (BTS), mengungkapkan sebuah perusa...
Islamic Youthcare Indonesia-JIC gelar Islamic Creative Festival
Selasa, 05 November 2019 - 14:25 WIB
Kasubdiv Takmir Badan Managemen Jakarta Islamic Centre (JIC), Maarif Fuadi mengungkapkan festival kr...
Diduga mantra nyata, buku `Harry Potter` dilarang di Nashville
Selasa, 03 September 2019 - 11:08 WIB
Siswa sekolah Katolik di Nashville, Tennessee, AS tidak akan dapat membaca `Harry Potter` lagi setel...
Miss Grand Indonesia 2019 peragakan kostum tradisional
Rabu, 28 Agustus 2019 - 18:06 WIB
Kontes kecantikan Miss Grand Indonesia (MGI) 2019 kini tengah menjalani masa karantina. Sejumlah 34 ...
Ribuan pelaku seni dari berbagai daerah pukau pengunjung Kediri Nite Carnival
Minggu, 25 Agustus 2019 - 11:25 WIB
Lebih dari 1.500 pelaku seni ikut ambil bagian dalam kegiatan Kediri Nite Carnival Sabtu (24/8) mala...
Peringati HUT RI, Commuter Line hadirkan KRL tematik merah putih
Jumat, 16 Agustus 2019 - 09:15 WIB
Menyambut HUT ke-74 Republik Indonesia, PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) kembali menghadirkan K...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)