ASEAN setujui proposal Indonesia labeling tuna
Elshinta
Senin, 15 Oktober 2018 - 12:02 WIB |
ASEAN setujui proposal Indonesia labeling tuna
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2pQluml

Elshinta.com - Proposal Indonesia terkait kebijakan ASEAN Tuna Ecolabeling (ATEL) disetujui dan disahkan dalam Pertemuan Menteri-menteri bidang Pertanian dan Kehutanan ASEAN (AMAF) di Hanoi, Vietnam.

"Pembentukan ATEL ini untuk meningkatkan daya saing perikanan tuna ASEAN pada pasar global, yakni dengan membangun brand tuna ASEAN sebagai produk yang berkelanjutan dan tertelusur," kata Staf Ahli Menteri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Suseno Sukoyono, dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Senin (14/10).

Suseno yang turut mendampingi Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman selaku Ketua Delegasi Indonesia berharap implementasi ATEL dapat lebih terjangkau dibandingkan mekanisme sertifikasi yang ada.

Dengan demikian, lanjutnya, diharapkan hal itu tidak terlalu memberatkan para pemangku kepentingan terkait, bersifat sukarela dan konsisten dengan Panduan FAO.

Ia memaparkan bahwa Indonesia telah menginisiasi ASEAN Tuna Ecolabelling (ATEL) sejak 2012, di mana prinsip dasarnya adalah menjawab kebutuhan pelaku usaha perikanan tuna terhadap sertifikasi kelestarian tuna yang tidak memberikan beban biaya yang berlebih.

Selain membentuk branding produk tuna, ATEL sekaligus menjadi koreksi bagi sertifikat ekolabel yang telah eksis di mana perkembangan sertifikasi ekolabel mulai mengarah pada hambatan baru untuk memasuki pasar ritel negara-negara maju.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Thailand perpanjang status darurat COVID-19 sampai akhir Juli
Selasa, 30 Juni 2020 - 20:58 WIB
Pemerintah Thailand pada Selasa memperpanjang status darurat COVID-19 sampai akhir Juli untuk menceg...
Mulai pulih, Malaysia fokus pulihkan pariwisata domestik
Jumat, 12 Juni 2020 - 20:12 WIB
Setelah mulai pulih dari pandemi COVID-19, Malaysia memasuki masa transisi untuk menerapkan fase nor...
Mahathir dikeluarkan dari Partai Bersatu
Kamis, 28 Mei 2020 - 21:11 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia  Mahathir Mohamad dikeluarkan dari keanggotaan Partai Pribumi Bersa...
Masuk Malaysia per 1 Juni dikenakan biaya karantina
Rabu, 20 Mei 2020 - 21:12 WIB
Rapat Majelis Keselamatan Negara (MKN) telah membuat keputusan untuk mengenakan biaya karantina hote...
95 WNI direpatriasi secara mandiri dari Filipina
Kamis, 14 Mei 2020 - 18:58 WIB
Sebanyak 95 warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan  secara mandiri dari Filipina semasa pandemi C...
20 WNI sembuh dari COVID-19 di Singapura
Senin, 20 April 2020 - 20:10 WIB
Kedutaan Besar RI di Singapura mencatat, terdapat 20 warga negara Indonesia yang sembuh dari COVID-1...
Malaysia tutup sistem `autogate` di pintu masuk negara 
Kamis, 05 Maret 2020 - 11:15 WIB
Pemerintah Malaysia menutup sementara semua sistem autogate dan e-gate di semua pintu masuk seluruh ...
Filipina selidiki kasus terduga virus korona pada bocah lima tahun 
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:45 WIB
Pemerintah Filipina tengah menjalankan penyelidikan atas dugaan kasus virus korona yang menimpa seor...
Duh! TKI asal Trenggalek terancam hukuman mati di Malaysia
Rabu, 08 Januari 2020 - 19:58 WIB
Seorang tenaga kerja wanita Indonesia asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur tengah terancam hukuman ...
Menhan RI-Filipina tingkatkan kerjasama pertahanan 
Jumat, 27 Desember 2019 - 13:56 WIB
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Filipina untuk bertemu Menteri Pertaha...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV