World Bank upayakan triliunan dolar untuk SDGs
Elshinta
Jumat, 12 Oktober 2018 - 19:42 WIB |
World Bank upayakan triliunan dolar untuk SDGs
CEO IFC Phillippe Le Houerou. Sumber foto: https://bit.ly/2pNuvfU

Elshinta.com - International Finance Corporation (IFC) yang merupakan anggota World Bank Group mencari cara untuk mengarahkan dana triliunan dolar yang dimiliki investor besar ke penanaman modal berdampak positif untuk mendukung pencapaian Target Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) 2030.

"Ini adalah waktu yang tepat untuk mengembangkan prinsip bersama untuk mengelola investasi yang berdampak, mumpung pasar modal berdampak masih di tahap awal tumbuh dengan pesat," kata CEO IFC Phillippe Le Houerou pada salah satu sesi Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10).

IFC memperkenalkan rancangan panduan investasi berdampak tersebut dalam Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali, dan menargetkan dapat disepakati pada Pertemuan Musim Semi IMF-Bank Dunia pada April 2019.

"Ambisi kami adalah bagaimana aset bernilai hampir 100 triliun dolar yang dimiliki investor besar dapat ditanamkan pada sektor yang berdampak positif bagi masyarakat," lanjut dia.

Secara umum, panduan IFC itu akan berisi prinsip-prinsip yang akan menjadi standar bagi pasar untuk investasi berdampak, yakni bahwa investor tidak hanya mencari keuntungan ekonomis, namun juga memperhatikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.

"Namun, kesepakatan bersama tentang apa saja investasi berdampak itu belum terbentuk sehingga banyak investasi yang dikucurkan sebagai investasi berdampak jatuh pada euforia sementara yang akhirnya merusak kepercayaan publik pada pasar," ungkap Houerou. Demikian dilansir Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wapres angkat isu diskriminasi sawit di Konferensi BRF
Minggu, 28 April 2019 - 13:28 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengangkat isu diskriminasi kelapa sawit Indones...
Darmin Nasution: Penurunan harga BBM non subsidi tingkatkan daya beli masyarakat
Jumat, 08 Maret 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Pemerintah mengklaim penurunan harga BBM non subsidi akan berdampak pada rendahn...
Provinsi Sumut diminta segera percepat penyelesaian rencana aksi daerah provinsi
Selasa, 12 Februari 2019 - 19:18 WIB
Elshinta.com -Provinsi Sumatera Utara diminta segera mempercepat penyelesaian rencana aksi daer...
Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai
Senin, 17 Desember 2018 - 14:57 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan salah satu Tujuan Pembangun...
Kepala Bappenas: Revolusi Industri 4.0 bisa bantu capai SDGs
Sabtu, 08 Desember 2018 - 06:38 WIB
Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonego...
Perkawinan anak bawa dampak buruk terhadap SDGs
Jumat, 16 November 2018 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindun...
World Bank upayakan triliunan dolar untuk SDGs
Jumat, 12 Oktober 2018 - 19:42 WIB
Elshinta.com - International Finance Corporation (IFC) yang merupakan anggota World Bank G...
Setiap tahun dunia kehilangan hutan hampir seluas pulau Jawa
Jumat, 22 Juni 2018 - 13:34 WIB
Elshinta.com - Laju deforestasi di Bumi antara 2014 dan 2016 mencapai 20 persen lebih cepat ketimban...
McDonald's akan menghentikan pemakaian sedotan plastik
Sabtu, 16 Juni 2018 - 12:09 WIB
Elshinta.com - McDonald's akan menggantikan sedotan plastik dengan kertas di semua jaringan rest...
3 hak anak yang perlu diperhatikan saat mudik
Kamis, 07 Juni 2018 - 21:00 WIB
Elshinta.com - Mudik sudah menjadi budaya masyarakat menjelang hari raya keagamaan. Sebagi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)