Gandeng Pakatan Harapan, PKS sampaikan persoalan TKI pada Pemerintah Malaysia
Elshinta
Senin, 08 Oktober 2018 - 14:19 WIB | Penulis : Widodo | Editor : Administrator
Gandeng Pakatan Harapan, PKS sampaikan persoalan TKI pada Pemerintah Malaysia
Kunjungan delegasi PKS bertemu partai koalisi PH di Malaysia/ ist

Elshinta.com - Kerjasama yang dibangun Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan partai-partai koalisi yang terhimpun dalam Pakatan Harapan (PH) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada September lalu, rupanya mendapat respon positif. 

Dato Shahruddin bin Md Salleh selaku Sekjen dari Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) juga turut memberikan apresiasi yang besar terkait kunjungan PKS, di sela-sela kesibukannya sebagai Timbalan Menteri (Deputy Minister) di Kementerian Wilayah. 

Ucapan terimakasih disampaikan Sekjen Partai yang dipimpin oleh PM Mahathir Bin Muhamad tersebut pada delegasi PKS yang dipimpin oleh Farouk Abdullah Alwyni (FAA). Ia bahkan berharap PKS dapat bekerja keras untuk tujuan utama yang ingin dicapai, yakni pemenangan pemilu 2019 di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, FAA selaku Kepala Biro Pelayanan Luar Negeri dan Diplomasi Publik DPP PKS sekaligus Caleg PKS yang mewakili Dapil DKI Jakarta 2 (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri), turut menyampaikan keresahannya atas banyaknya permasalahan yang dialami warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Malaysia.

Beberapa usulan disampaikan FAA kepada Timbalan Menteri tersebut, di antaranya Pemerintah Malaysia dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat Indonesia yang telah tinggal di Malaysia selama puluhan tahun, agar diberikan Permanent Resident Card atau Red Card. 

Di samping itu, Pemerintah Malaysia diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi anak-anak Indonesia yang lahir dan besar di Malaysia untuk mendapatkan akses pendidikan.

Kepedulian FAA yang tinggi pada nasib WNI, khususnya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, juga disampaikan dalam momen penting tersebut. 

Dengan tegas sosok yang sering menjadi pembicara dan menulis tentang Keuangan Islam, baik di forum lokal maupun internasional itu, menyampaikan persoalan-persoalan yang menyangkut penangkapan masyarakat Indonesia oleh pihak berwenang di Malaysia. FAA meminta agar WNI atau TKI yang tersandung kasus hukum, ditindak secara lebih manusiawi.

Lagi-lagi gayung bersambut. Permasalahan-permasalahan yang disampaikan FAA kepada pihak Pakatan Harapan (PH) ternyata ditanggapi positif. Mereka berjanji akan menelusuri permasalahan dan menjadi koreksi bagi pemerintahan yang berkuasa di Malaysia pada saat ini. 

Dengan demikian hubungan baik kedua negara Indonesia dan Malaysia, diharapkan senantiasa terjaga dengan baik. Lebih dari itu, kemesraan hubungan dua negara saling bertetangga ini diharapkan berkembang menjadi hubungan yang saling menguntungkan di segala aspek.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Filipina selidiki kasus terduga virus korona pada bocah lima tahun 
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:45 WIB
Pemerintah Filipina tengah menjalankan penyelidikan atas dugaan kasus virus korona yang menimpa seor...
Duh! TKI asal Trenggalek terancam hukuman mati di Malaysia
Rabu, 08 Januari 2020 - 19:58 WIB
Seorang tenaga kerja wanita Indonesia asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur tengah terancam hukuman ...
Menhan RI-Filipina tingkatkan kerjasama pertahanan 
Jumat, 27 Desember 2019 - 13:56 WIB
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Filipina untuk bertemu Menteri Pertaha...
Pekerja migran keluhkan sistem kerja kontrak
Kamis, 12 Desember 2019 - 19:35 WIB
Dalam kunjungan kerjanya ke Malaysia, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menemui para pekerja migr...
10 orang tewas akibat Topan Kammuri di Filipina
Rabu, 04 Desember 2019 - 12:59 WIB
Badan bencana setempat menyatakan jumlah korban tewas akibat topan yang melanda provinsi-provinsi di...
Antisipasi badai Kammuri, KBRI minta kontingen Indonesia hindari aktivitas di luar ruangan
Selasa, 03 Desember 2019 - 12:37 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Fililpina di Manila meminta seluruh kontingen Indonesia yan...
Hujan angin paksa panitia turunkan bendera kontingen SEA Games
Selasa, 03 Desember 2019 - 11:13 WIB
Panitia SEA Games 2019 terpaksa menyelamatkan bendera peserta olahraga tersebut menyusul hujan diser...
Menhan tegaskan ASEAN harus jadi penyeimbang kawasan Indo-Pasifik
Minggu, 17 November 2019 - 21:30 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebutkan, ASEAN harus dapat menjadi penyeimbang dan penghubun...
Di KTT, Presiden Jokowi tolak pengiriman limbah bahan berbahaya dan beracun
Selasa, 05 November 2019 - 06:35 WIB
Dalam Konferensi Tingkat Tinggi ke-14 Asia Timur atau KTT Eats Asia Summit, Presiden Joko Widodo mem...
Presiden Jokowi: Indonesia siap berkontribusi dalam pencapaian SDGs ASEAN
Selasa, 05 November 2019 - 06:23 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan komitmen Indonesia, yang tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, t...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)