Kiri Kanan
Soal caleg mantan napi, DPRD Medan serahkan ke Masyarakat
Elshinta
Jumat, 21 September 2018 - 15:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Soal caleg mantan napi, DPRD Medan serahkan ke Masyarakat
Ilustrasi. Foto: https://bit.ly/2xtSBjX/Elshinta.

Elshinta.com - Ketua Komisi A DPRD Medan, Andi Lumbangaol sekaitan adanya putusan Mahkamah Agung yang memperboleh mantan napi menjadi calon legislatif itu sah-sah saja karena itu dikembalikan lagi kepada masyarakat pemilih untuk menggunakan hak pilihnya.

Semua itu dikembalikan lagi kepada masyarakat untuk memilihnya dalam pemilihan legislatif 2019 mendatang. 

"Ini tentunya dikembalikan lagi kepada partai politik dan masyarakat. Jika parpol mendukung PKPU maka jangan lagi mencalonkan mantan-mantan napi yang disebutkan dalam PKPU menjadi bacaleg namun ada juga parpol yang mendukung putusan MA, sehingga mantan napi tersebut diikutkan meramaikan pemilu legislatif," ucapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Amsal, Jumat (21/9).

Menurut politisi PKPI ini, keputusan MA tersebut sudah tepat, hak memilih dan dipilih setiap warga negara harus diberikan, apalagi pengadilan belum mencabut hak politik mantan napi. MA memberi peluang kepada mereka untuk ikut meramaikan pesta demokrasi cukup manusiawi. Karena keputusan tertinggi untuk caleg adalah parpol dan masyarakat.

Terserah parpol apakah mereka dikasih nyaleg, kalaupun masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), kembali ke masyarakatnya, dipilih atau tidak. "Jadi untuk apa diributkan mantan napi ikut nyaleg atau tidak,” tegasnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kader PBB resah belum dapat jatah di pemerintahan
Rabu, 20 November 2019 - 13:58 WIB
Elshinta.com - Kader Partai Bulan Bintang (PBB) di sejumlah wilayah resah karena belum ada...
Pemkab Bandung bantah ada pungutan Rp2 juta untuk pelantikan kades terpilih
Senin, 18 November 2019 - 16:57 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Ta...
Nasrul Abit daftar ke Gerindra sebagai calon gubernur Sumbar
Jumat, 15 November 2019 - 20:11 WIB
Elshinta.com - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit menegaskan, lima nama...
NU Kediri gelar audiensi, titip pesan tangkal radikalisme
Minggu, 10 November 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Setelah melakukan audiensi dengan sejumlah kadernya yang maju dalam bursa P...
Ridwan Kamil diundang langsung Surya Paloh hadiri Kongres NasDem
Minggu, 10 November 2019 - 14:26 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku diundang langsung oleh Ketua Umum...
Pilkada Serentak 2020, Kader PPP Sumut diajak rangkul kembali para ulama
Sabtu, 09 November 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Seluruh kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara diajak untu...
NasDem bantah reaktif tanggapi candaan Presiden
Sabtu, 09 November 2019 - 16:49 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh membantah dirinya reaktif menangga...
Tak ada mahar politik dalam pengajuan calon kepala daerah dari PPP
Sabtu, 09 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa...
Bawaslu Jabar tegaskan petahana tak gunakan APBD sebagai modal politik
Jumat, 08 November 2019 - 09:07 WIB
Elshinta.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, Abdullah Dahlan meneg...
Politik identitas masih akan berlanjut di Pilkada 2020
Kamis, 07 November 2019 - 20:06 WIB
Elshinta.com - Dosen Ilmu Politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam meyakini politik id...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)