Kiri Kanan
Pemprov Sumsel turunkan angka kematian ibu dan bayi
Elshinta
Kamis, 20 September 2018 - 13:41 WIB |
Pemprov Sumsel turunkan angka kematian ibu dan bayi
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MMZ3rh

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi karena sebagai indikator di bidang kesehatan.

Terlebih lagi dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2015-2019 bahwa target sasaran yang ditetapkan adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi, kata Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy di Palembang, Kamis (20/9).

"Sehubungan dengan itu, kematian ibu dan bayi terjadi pada saat proses persalinan dan hari pertama kehidupan, hal tersebut akan menjadi perhatian utama supaya kematian tidak terjadi. Oleh karena itu, persalinan harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan dan dilakukan oleh tim yang profesional," ungkap Lesty, dikutip Antara.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam menguatkan kapasitas kesehatan dan tenaga profesional, perlu dilakukan pelatihan yang komprehensif dan tepat sasaran.

“Jadi salah satunya yaitu melalui pelatihan penanganan rawat darurat bagi dokter termasuk bidan”, ucap Lesty lebih lanjut.

Beberapa waktu yang lalu, pihaknya melaksanakan pelatihan agar dapat mengatasi kematian ibu dan bayi. Tujuan dari pelatihan itu untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan klinis dalam melakukan resusitasi, stabilisasi,dan transportasi saat melakukan rujukan.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di Palembang sampai tanggal 29 September 2018 yang diperuntukan bagi peserta angkatan pertama yang berasal dari Puskesmas PONED (Penanganan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar.

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Budaya menghargai dan memperlakukan wanita dengan baik perlu ditingkatkan
Selasa, 03 Desember 2019 - 16:15 WIB
Ketua Umum Gerakan Bukti Cinta (Gerbukcin), Aris Wahyudi menyampaikan data mengejutkan, bahwa sebany...
Singkirkan 2.300 karya, tiga designer menangkan ajang design pattern hijab
Senin, 02 Desember 2019 - 12:02 WIB
Setelah berhasil menyisihkan sebanyak 2.300 karya design pattern hijab yang masuk ke pihak panitia, ...
Menlu: Tak ada perdamaian tanpa keterlibatan perempuan
Jumat, 29 November 2019 - 17:29 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan tidak akan ada perdamaian atau stabilitas tanpa keterli...
Komnas Perempuan sambut baik wacana sertifikasi pranikah
Sabtu, 16 November 2019 - 14:14 WIB
Komisi Nasional (Komnas) Perempuan menyambut baik wacana Pemerintah tentang aturan sertifikasi prani...
Kanker Payudara Sebabkan 22.000 Kematian pada 2018
Selasa, 29 Oktober 2019 - 17:39 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI) Dr. Terawan Agus Putranto mengatakan kanker payud...
BNPT: Perempuan benteng keluarga cegah radikalisme
Jumat, 11 Oktober 2019 - 09:23 WIB
Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisme Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BN...
Sarlin Jones akan dikirim ke Miss Grand International 2019 di Venezuela
Sabtu, 05 Oktober 2019 - 17:54 WIB
Miss Grand International merupakan salah satu ajang kontes kecantikan terbesar di dunia yang telah a...
Sarlin Jones dari NTT pemenang Miss Grand Indonesia 2019
Jumat, 30 Agustus 2019 - 14:23 WIB
Sarlin Jones dari NTT berhasil terpilih sebagai pemenang Miss Grand Indonesia 2019, berhak mewakili ...
Donita dan Andi Soraya koleksi berlian untuk investasi
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 18:11 WIB
Berlian selain sebagai perhiasan bisa juga dikoleksi dan untuk investasi. Hal itu diungkapkan artis ...
Cara selamatkan ASI perah saat listrik mati
Senin, 05 Agustus 2019 - 15:17 WIB
Pemadaman listrik di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu (4/8) siang yang masih terjadi berg...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)