Putuskan mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak
Elshinta
Selasa, 18 September 2018 - 09:02 WIB |
Putuskan mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohanna Yambise. Sumber foto: https://bit.ly/2QEg21V

Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise mengajak semua pihak untuk memutuskan mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.

"Kita harus putuskan mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak," kata Yohana dalam acara penutupan Sosialisasi Konvensi Hak Anak di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Senin (17/9).

Yohana memaparkan, perempuan berperan penting dalam mendidik dan merawat generasi pemimpin bangsa, dan anak-anak adalah calon pemimpin bangsa yang akan membawa arah pembangunan bangsa Indonesia ke depan. Oleh karena itu, jelasnya, pemerintah daerah juga harus berinvestasi besar bagi kesejahteraan perempuan dan tumbuh kembang anak untuk bangsa Indonesia yang lebih baik.

"Perempuanlah yang menyelamatkan planet ini ke depan karena perempuan yang menghasilkan generasi masa depan," tuturnya.

Yohana menyatakan, perempuan sudah seharusnya menduduki posisi strategis. "Namun kenyataannya, perempuan masih dinomorduakan," katanya.

Perempuan, tegas Yasona, harus sehat, dijaga, dihormati, dihargai. Oleh karena itu, harus ada kesetaraan gender yang juga mengakomodir hak-hak perempuan.

"Jangan sampai perempuan yang memikul beban kerja semua di rumah," pungkas dia, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cara selamatkan ASI perah saat listrik mati
Senin, 05 Agustus 2019 - 15:17 WIB
Pemadaman listrik di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu (4/8) siang yang masih terjadi berg...
Butuh peran dunia hapus kekerasan terhadap anak
Rabu, 17 Juli 2019 - 22:29 WIB
Elshinta.com - Indonesia menegaskan pentingnya kemitraan global dalam upaya penghapusan kekeras...
Manfaat es batu, tingkatkan kualitas tidur juga atasi PMS
Sabtu, 13 Juli 2019 - 16:59 WIB
Elshinta.com - Selain memberikan efek menyegarkan pada minuman, es batu ternyata juga berguna u...
Keterampilan e-commerce penting bagi perempuan kepala keluarga di Jabar
Senin, 27 Mei 2019 - 18:17 WIB
Elshinta.com - Demi meningkatkan kualitas hidup, DP3AKB Provinsi Jawa Barat memberi perhat...
Ibu hamil dengan kondisi sehat boleh berpuasa
Selasa, 07 Mei 2019 - 20:36 WIB
Elshinta.com - Dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr. Setya Dian Kartika SpOG mengat...
Dikomandoi istri Wabup, GOW Kudus fokus pemberdayaan lansia
Sabtu, 27 April 2019 - 21:53 WIB
Elshinta.com - Prihatin banyaknya lansia yang tinggal di panti jompo maupun yang tidak pro...
Rayakan Hari Kartini, petugas SPBU di Kudus berbusana tradisional
Minggu, 21 April 2019 - 21:17 WIB
Elshinta.com - Sejumlah petugas pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di wilayah Kabu...
Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0619 Purwakarta ziarah ke TMP Sirna Raga
Kamis, 04 April 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati HUT Persit Kartika Chandra Kirana ke-73, Persit K...
Kena kanker serviks tak berarti vonis mati
Sabtu, 30 Maret 2019 - 16:49 WIB
Elshinta.com -Konsultan senior onkologi medis di Park Cancer Centre (PCC), Singapura, Dr Ang Pe...
Polsi Banjarmasin ungkap peredaran 12 kilogram sabu-sabu
Senin, 31 Desember 2018 - 08:18 WIB
Elshinta.com - Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin berhasil mengungkap peredaran 1...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)