Malaysia deportasi 44 TKI karena kasus narkotika
Elshinta
Kamis, 06 September 2018 - 21:49 WIB |
Malaysia deportasi 44 TKI karena kasus narkotika
TKI Indonesia. Foto: Ilustrasi/Elshinta.

Elshinta.com - Sebanyak 44 tenaga kerja Indonesia (TKI) dideportasi Pemerintah Malaysia karena terlibat kasus narkotika disebabkan berbagai faktor utamanya pergaulan dengan rekan-rekan kerjanya.

Puluhan TKI kasus narkotika yang dideportasi dari Negeri Sabah, Malaysia dibenarkan oleh Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) Nasution, di Nunukan, Kamis (6/9). Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang diterima dari Konsulat RI Tawau sebanyak 44 TKI yang dideportasi dengan catatan kasus narkoba.

Sabiruddin bin Tawile (46), salah seorang TKI deportasi kasus narkoba menuturkan, telah mengonsumsi narkoba di perantauan negeri jiran Malaysia sejak setahun lalu.

Dia mengaku mendapatkan sabu-sabu dari rekan-rekan sepergaulannya di tempat tinggalnya yang diketahui berasal dari warga Filipina.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden: Persatuan kunci utama ASEAN bertahan
Kamis, 08 Agustus 2019 - 15:15 WIB
Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan kunci utama Perhimpunan Bangsa-Ba...
KPU telusuri video surat suara tercoblos di Malaysia
Kamis, 11 April 2019 - 15:39 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menelusuri video yang berisi surat suara diduga t...
Siti Aisyah bebas, dan akan segera dipulangkan
Senin, 11 Maret 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Siti Aisyah diputuskan bebas setelah jaksa penuntut di Pengadilan Tinggi Ma...
Komisi HAM ASEAN kecam penangkapan Maria Ressa
Kamis, 14 Februari 2019 - 07:46 WIB
Elshinta.com - Komisi HAM Antar-Pemerintah ASEAN (AICHR) mengecam penangkapan jurnalis dan...
Thailand dorong ASEAN promosikan keberlanjutan
Rabu, 05 Desember 2018 - 09:18 WIB
Elshinta.com - Thailand mendorong Perhimpunan Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara (ASEAN) dan m...
Kapolri jalin kerja sama cegah kejahatan transnasional di Myanmar
Rabu, 31 Oktober 2018 - 19:28 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memimpin delegasi Indonesia (Head of Delegation/...
Kapolri pimpin delegasi RI dalam 12th AMMTC 2018 di Myanmar
Rabu, 31 Oktober 2018 - 17:56 WIB
Elshinta.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memimpin delegasi Indonesia (Head of Dele...
ASEAN setujui proposal Indonesia labeling tuna
Senin, 15 Oktober 2018 - 12:02 WIB
Elshinta.com - Proposal Indonesia terkait kebijakan ASEAN Tuna Ecolabeling (ATEL) disetuju...
Gandeng Pakatan Harapan, PKS sampaikan persoalan TKI pada Pemerintah Malaysia
Senin, 08 Oktober 2018 - 14:19 WIB
Elshinta.com - Kerjasama yang dibangun Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan partai-parta...
Tajamkan visi, PKS gandeng koalisi Pakatan Harapan Malaysia
Kamis, 27 September 2018 - 10:01 WIB
Elshinta.com - Sebagai partai politik yang memiliki visi keislaman Partai Keadilan Sejahtera (P...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once