Polisi minta warga Mimika hormati putusan MK
Elshinta
Senin, 13 Agustus 2018 - 12:25 WIB |
Polisi minta warga Mimika hormati putusan MK
Sumber foto: https://bit.ly/2vH9aIi

Elshinta.com - Jajaran Kepolisian Resor Mimika, Papua meminta warga setempat menghormati apapun keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Perselisihan Hasil Pemilu (Pilkada) yang akan segera dibacakan dalam waktu dekat.

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto di Timika, Senin (13/8) mengatakan, Pilkada Mimika yang berlangsung lancar dan aman, meskipun ada gugatan dari lima pasangan calon ke MK. "Keputusan apapun yang diambil oleh MK, semua pihak harus dapat menerima itu dengan lapang dada sebab dalam proses berdemokrasi, kita harus mematuhi hukum," kata AKBP Agung.

Pihak kepolisian setempat berharap warga Mimika tidak terhasut dan terprovokasi untuk melakukan tindakan-tindakan di luar ketentuan hukum, apalagi sampai melakukan aksi-aksi anarkis, seperti dikutip dari Antara.

Pilkada Mimika 2018 pada 27 Juni lalu diikuti tujuh pasangan calon yaitu pasangan Petrus Yanwarin-Alpius Edoway, pasangan Robertus Waraopea-Albert Bolang, pasangan Wilhelmus Pigai-Athanasius Allo Rafra, pasangan Hans Magal-Abdul Muis, pasangan Maria Florida Kotorok-Yustus Way, pasangan Eltinus Omaleng-Johannes Rettob dan pasangan Philipus B Wakerkwa-H Basri.

Sesuai pleno terbuka yang digelar KPU Mimika bertempat di Gedung Eme Neme Yauware Timika 9-10 Juni 2018, pasangan Eltinus Omaleng-Johannes Rettob (OMTOB) ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak dengan memperoleh 60.513 suara.

Terhadap hasil itu, lima pasangan calon mengajukan gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pilkada/PHP ke MK. Lima paslon yang mengajukan gugatan ke MK yaitu pasangan Petrus Yanwarin-Alpius Edoway, pasangan Robertus Waraopea-Albert Bolang, pasangan Wilhelmus Pigai-Athanasius Allo Rafra, pasangan Hans Magal-Abdul Muis dan pasangan Philipus B Wakerkwa-H Basri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Johan Budi: ASN tak netral sulit dijaga walau payung hukum sudah ada
Rabu, 05 Agustus 2020 - 16:38 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Johan Budi SP mengatakan sangat sulit menjaga Aparatur Sipil Negara (ASN) t...
Presiden pastikan kesiapan anggaran Pilkada Serentak 2020
Rabu, 05 Agustus 2020 - 13:05 WIB
Presiden Joko Widodo memastikan kesiapan anggaran Pilkada Serentak yang akan diselenggarakan pada 9 ...
Presiden Jokowi minta pelaksanaan Pilkada Serentak aman COVID-19
Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:47 WIB
Presiden Joko Widodo meminta agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada 9 Dese...
Presiden Jokowi: Pilkada 2020 di tengah pandemi jadi momentum
Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:22 WIB
Presiden Joko Widodo mengatakan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2020 di tengah pand...
Pilkada Watch sepakat kampanye Pilkada jadi kampanye akbar lawan COVID-19
Senin, 03 Agustus 2020 - 12:05 WIB
Pilkada Watch sepakat kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 harus dijadikan kampa...
Muhammadiyah apresiasi putusan MK larang mantan pecandu maju Pilkada
Selasa, 28 Juli 2020 - 06:59 WIB
Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang mantan peca...
Kaukus pemuka agama dan masyarakat: Kota Depok butuh pemimpin berpengalaman birokrasi
Sabtu, 25 Juli 2020 - 16:29 WIB
Menjelang Pilkada Kota Depok 9 Desember 2020 nanti, diskursus dan aspirasi politik semakin mengemuka...
Mendagri: Pilkada sebagai agenda strategis nasional harus sukses
Jumat, 10 Juli 2020 - 07:58 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan pemilihan kepala daerah adalah agenda stra...
Mendagri: Redam konflik Pilkada melalui isu penanganan COVID-19
Jumat, 10 Juli 2020 - 07:12 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan dengan menaikkan isu penanganan COVID-19...
Pengamat: Sebaiknya pilkada serentak ditunda
Minggu, 31 Mei 2020 - 15:10 WIB
Pengamat politik, Robby Patria, berpendapat sebaiknya pilkada serentak yang ditetapkan 9 Desember 20...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV