Ibadah Haji 2018
Jamaah calon haji makan jangan asal kenyang, perhatikan gizi seimbang
Elshinta
Senin, 23 Juli 2018 - 07:33 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Jamaah calon haji makan jangan asal kenyang, perhatikan gizi seimbang
Jamaah calon haji di Masjid Nabawi. (Dok. MCH). Sumber foto: https://bit.ly/2JMzVzc

Elshinta.com - Jamaah calon haji diimbau dalam mengonsumsi makanan jangan asal kenyang. Jamaah perlu makanan dengan gizi seimbang, karena setiap zat gizi punya fungsi masing-masing yang harus dipenuhi. Bila tidak, maka berisiko akan menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. 

Demikian disampaikan petugas gizi klinik kesehatan haji Indonesia (KKHI) di Madinah, Arab Saudi, Sri Rezeki, dalam siaran tertulis seperti diterima Reporter Elshinta, Remond Fauzi. 

Bagi para jamaah, Sri mengingatkan agar jamaah calon haji perbanyak konsumsi makanan yang banyak kandungan serat dan airnya. “Untuk makanan ringan dapat dikonsumsi seperti pudding,” katanya.

Sementara itu, bagi jamaah haji yang membawa makanan dari Tanah Air, perlu memperhatikan jenis makanan yang dibawa dan riwayat penyakitnya. Seperti bagi penderita hipertensi harus membatasi konsumsi mie instan dan kecap yang tinggi natriumnya dan juga berpengawet. 

“Sebaiknya mereka memilih bahan makanan yang alami. Namun bagi jamaah yang sehat, tidak masalah membawa bekal seperti ini,” kata Sri. 

Jamaah juga diingatkan untuk tetap makan tiga kali sehari. Banyak minum air putih dan konsumsi sayur. 

Pada katering yang disediakan untuk jamaah, tertera ada batasan waktu. Untuk makan siang batas akhir dikonsumsi adalah pukul 15.00 WAS, sementara untuk makan malam dibatasi sampai pukul 22.00 WAS. “Bila sudah lewat waktu sebaiknya jangan dikonsumsi. Khawatir akan tumbuh bakteri,” tambah Sri. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cuci tangan dengan benar demi cegah penularan penyakit
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 12:01 WIB
Bertepatan dengan peringatan Global Hand Washing Day oleh Global Handwashing Partnership sejak 2008 ...
Respirator bisa bantu kurangi risiko terkena pajanan polusi udara
Jumat, 15 Oktober 2021 - 15:06 WIB
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto, SpP(K), FAPSR, FISR, ...
Tangani dini AMD agar penglihatan tak semakin memburuk
Jumat, 15 Oktober 2021 - 11:34 WIB
Sama seperti penyakit lainnya yang membutuhkan pengobatan dini, begitu juga AMD atau degenerasi maku...
Terapi atasi kecemasan remaja pada masa pandemi
Kamis, 14 Oktober 2021 - 20:17 WIB
Aktivitas fisik dan latihan fisik bisa menjadi strategi terapi yang efektif mengatasi gejala depresi...
Trigeminal neuralgia bisa disembuhkan dengan tindakan PRFR
Rabu, 13 Oktober 2021 - 23:01 WIB
Dokter spesialis bedah saraf dr. Mustaqim Prasetya, Sp.BS FINPS mengatakan trigeminal neuralgia-kon...
Olahraga dua jam sebelum tidur dapat membantu lebih nyenyak
Rabu, 13 Oktober 2021 - 11:58 WIB
 Olahraga dengan intensitas tinggi yang dilakukan dua jam sebelum tidur dapat membantu tidur lebih ...
Mengenal hipoglikemia, penyakit yang diderita Dorce Gamalama
Senin, 11 Oktober 2021 - 11:56 WIB
Lemas, pusing, bahkan susah konsentrasi merupakan ciri-ciri dari seseorang mengalami hipoglikemia, p...
Mengenal `toxic positivity` dari sudut pandang `mindfulness`
Senin, 11 Oktober 2021 - 09:52 WIB
Praktisi Mindfulness dan Emotional Healer Adjie Santosoputro mengingatkan bahwa seseorang perlu ...
Psikolog: Mitos dan stigma kendala tangani masalah kesehatan mental
Senin, 11 Oktober 2021 - 06:01 WIB
Psikolog Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati Jakarta, Widya S. Sari, M.Psi mengatakan permasalah...
Jaga kualitas udara dari paparan asap rokok di dalam rumah
Minggu, 10 Oktober 2021 - 16:30 WIB
Menjaga kualitas udara di dalam hunian merupakan hal penting guna meningkatkan kualitas kesehatan, t...
Live Streaming Radio Network