Penyakit tidak menular jadi tren meningkatnya angka kematian
Elshinta
Sabtu, 21 Juli 2018 - 14:47 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Penyakit tidak menular jadi tren meningkatnya angka kematian
Istimewa. Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kementerian Kesehatan RI melakukan "Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular" karena peluang besar menjadi penyebab penderita mengalami kematian. Bila hal ini tidak segera disosialisasikan kepada masyarakat maka akan jadi rangking pertama terjadinya kematian dan pemicu timbulnya kemiskinan baru.

Anggota DPR RI Komisi lX Drs. Ayub Khan, M.Si., Sabtu (21/7) mengatakan, pemicu naiknya angka kematian penyakit tidak menular antara lain penyakit jantung, penyakit kanker dan penyakit gagal ginjal dari itu perlunya melakukan kontrol kesehatan dengan olah raga teratur, makan buah dan sayuran seimbang dan melakukan tes kesehatan rutin.

Anggota DPR RI dari fraksi Demokrat ini mengatakan untuk menekan laju kenaikan angka kematian disebabkan faktor penyakit tidak menular pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menggandeng Komisi lX melakukan sosialisasi ke masyarakat di pedesaan dan perkotaan agar masyarakat waspada dan paham akan tren naiknya kematian dari faktor itu, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono.

Disampaikan Ayub dengan kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) agar pergeseran tren penyakit tersebut dari menular ke tidak menular dilakukan secara masif oleh masyarakat agar paham dan melakukan pencegahannya, diharapkan pola hidup sehat itu diperhatikan salah satunya dengan cara tidak merokok.

Dikatakan Ayup dalam menjaga kesehatan utamanya pada generasi muda agar ibu yang melahirkan memperhatikan masa O tahun sampai tiga tahun kelahiran sebagai awal terbentuknya antibodi pada anak yaitu dengan memberikan air susu ibu dan ini jangan tergantikan dengan susu formula. "Generasi emas" adalah generasi sehat yang merupakan program pemerintah dalam mewujudkan ketaguhan bangsa dan negara. "Jangan sampai terjadi pola salah asuh," pinta Ayub mengakhiri wawancaranya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cuci tangan dengan benar demi cegah penularan penyakit
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 12:01 WIB
Bertepatan dengan peringatan Global Hand Washing Day oleh Global Handwashing Partnership sejak 2008 ...
Respirator bisa bantu kurangi risiko terkena pajanan polusi udara
Jumat, 15 Oktober 2021 - 15:06 WIB
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto, SpP(K), FAPSR, FISR, ...
Tangani dini AMD agar penglihatan tak semakin memburuk
Jumat, 15 Oktober 2021 - 11:34 WIB
Sama seperti penyakit lainnya yang membutuhkan pengobatan dini, begitu juga AMD atau degenerasi maku...
Terapi atasi kecemasan remaja pada masa pandemi
Kamis, 14 Oktober 2021 - 20:17 WIB
Aktivitas fisik dan latihan fisik bisa menjadi strategi terapi yang efektif mengatasi gejala depresi...
Trigeminal neuralgia bisa disembuhkan dengan tindakan PRFR
Rabu, 13 Oktober 2021 - 23:01 WIB
Dokter spesialis bedah saraf dr. Mustaqim Prasetya, Sp.BS FINPS mengatakan trigeminal neuralgia-kon...
Olahraga dua jam sebelum tidur dapat membantu lebih nyenyak
Rabu, 13 Oktober 2021 - 11:58 WIB
 Olahraga dengan intensitas tinggi yang dilakukan dua jam sebelum tidur dapat membantu tidur lebih ...
Mengenal hipoglikemia, penyakit yang diderita Dorce Gamalama
Senin, 11 Oktober 2021 - 11:56 WIB
Lemas, pusing, bahkan susah konsentrasi merupakan ciri-ciri dari seseorang mengalami hipoglikemia, p...
Mengenal `toxic positivity` dari sudut pandang `mindfulness`
Senin, 11 Oktober 2021 - 09:52 WIB
Praktisi Mindfulness dan Emotional Healer Adjie Santosoputro mengingatkan bahwa seseorang perlu ...
Psikolog: Mitos dan stigma kendala tangani masalah kesehatan mental
Senin, 11 Oktober 2021 - 06:01 WIB
Psikolog Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati Jakarta, Widya S. Sari, M.Psi mengatakan permasalah...
Jaga kualitas udara dari paparan asap rokok di dalam rumah
Minggu, 10 Oktober 2021 - 16:30 WIB
Menjaga kualitas udara di dalam hunian merupakan hal penting guna meningkatkan kualitas kesehatan, t...
Live Streaming Radio Network