Sistem kekebalan di awal kehidupan kunci cegah leukemia anak
Elshinta
Rabu, 18 Juli 2018 - 11:49 WIB |
Sistem kekebalan di awal kehidupan kunci cegah leukemia anak
Ilustrasi ( REUTERS/Aly Song). Sumber foto: https://bit.ly/2N6AQh9

Elshinta.com - Setelah sekian lama para ahli mencari asal usul munculnya leukemia pada anak, akhirnya sebuah analisis baru hadir. 

Analisis ini pada akhirnya mengarahkan bahwa sistem kekebalan tubuh anak di masa awal kehidupannya dapat memainkan peranan penting untuk menghindarkannya terkena leukemia.   

Profesor Mel Greaves dari The Institute of Cancer Research, London, menemukan bahwa leukemia limfoblastik akut (ALL) -- jenis kanker pada anak yang paling umum-- muncul melalui dua langkah proses mutasi genetik dan paparan infeksi yang mungkin dapat dicegah dengan pengobatan untuk merangsang sistem kekebalan pada saat bayi.

Leukemia limfoblastik akut umumnya terjadi pada masyarakat yang sudah maju dan insidennya meningkat sekitar 1 persen per tahun.

Greaves menyebut penyakit ini adalah paradoks kemajuan dalam masyarakat modern - dengan kurangnya paparan mikroba di awal kehidupan yang mengakibatkan kerusakan sistem kekebalan tubuh.

Dalam sebuah makalah terkenal yang diterbitkan dalam jurnal Nature Reviews Cancer, Greaves mengumpulkan penelitian selama lebih dari 30 tahun - miliknya dan koleganya di seluruh dunia - menyoal genetika, biologi sel, imunologi, epidemiologi dan leukemia anak.

Dia menunjukkan bahwa leukemia pada anak sama dengan diabetes tipe I, penyakit autoimun dan alergi lainnya, yang mungkin dapat dicegah jika sistem kekebalan anak benar-benar prima di tahun pertama kehidupan - dan ini berpotensi menghindarkan anak-anak mengalami trauma dan konsekuensi kemoterapi.

"Saya telah menghabiskan lebih dari 40 tahun meneliti leukemia pada masa kanak-kanak, dan selama itu ada kemajuan besar dalam pemahaman kita tentang biologi dan pengobatannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa leukemia limfoma akut memiliki penyebab biologis yang jelas, dan dipicu oleh berbagai infeksi pada anak-anak yang cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh belum benar prima," papar Greaves.

"Saya berharap penelitian ini akan memiliki dampak nyata pada kehidupan anak-anak. Implikasi yang paling penting adalah bahwa sebagian besar kasus leukemia pada masa kanak-kanak cenderung dapat dicegah," sambung dia. 

Leukemia limfoblastik akut (ALL) adalah bentuk kanker yang mempengaruhi sel-sel yang memproduksi darah di sumsum tulang. Kondisi ini terjadi ketika sel-sel tidak matang dengan semestinya, dan tumbuh terlalu cepat. Demikian seperti dilansir Antara dari Science Daily. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kader masjid Langkat terima orientasi stunting
Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:46 WIB
Sebagai upaya percepatan, pencegahan dan penurunan stunting berbasis masjid, melalui komunikasi anta...
Terus lawan Covid-19, Pemkot Depok gelar semarak Germas Goes to School
Rabu, 20 Oktober 2021 - 13:10 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Goes to School unt...
Tiingkatkan kesehatan tulang dengan senam dan jaga asupan nutrisi
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:59 WIB
Banyak cara untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan tulang; mulai dari edukasi asupan nutrisi h...
Tanaman herba ini bisa bantu terapi pasien COVID-19
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:23 WIB
Tanaman hias Gardenia jasminoides (kacapiring) hingga adas ternyata memiliki kemampuan untuk meng...
Proses osteoporosis bisa terjadi di usia 30 tahun
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:11 WIB
Proses osteoporosis bisa menyerang siapa saja bahkan di usia muda dan produktif seperti 30 tahun-an ...
Mengenal kanker kepala dan leher
Selasa, 19 Oktober 2021 - 07:45 WIB
Kanker kepala dan leher yang bersifat ganas, dampaknya dapat mengubah bentuk wajah secara fisik baik...
Tindakan bedah minimal invasif untuk koreksi kelainan bentuk tulang
Selasa, 19 Oktober 2021 - 07:30 WIB
Tindakan limb lengthening & reconstruction yang tergolong metode pembedahan minimal invasif bisa m...
Kejar vaksinasi untuk terlindung dari COVID-19
Senin, 18 Oktober 2021 - 11:20 WIB
Pandemi COVID-19 belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, namun salah satu cara agar terlindung da...
Strategi unik Inggris bantu warganya berhenti merokok
Senin, 18 Oktober 2021 - 08:59 WIB
Pemerintah Inggris menggunakan pendekatan berbeda untuk mengurangi angka perokok antara lain dengan ...
Tiga vaksin COVID-19 ini tak perlu `booster` hingga 8 bulan
Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:19 WIB
Tiga vaksin COVID-19 yakni Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson masih menunjukkan tanda respons imu...