Pelihara daya pandang dengan satu buah jeruk perhari
Elshinta
Selasa, 17 Juli 2018 - 09:00 WIB |
Pelihara daya pandang dengan satu buah jeruk perhari
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2L0pYDL

Elshinta.com - Satu studi baru-baru ini mendapati bahwa orang yang rutin makan jeruk secara mencolok telah mengurangi kemungkinan mengalami kemerosotan macular, penyakit mata yang umum dan berkaitan dengan usia di kalangan orang Australia setengah baya.

"Studi tersebut mewawancarai lebih dari 2.000 orang Australia dewasa yang berusia lebih dari 50 tahun dan mengikuti perkembangan mereka selama 15 tahun," kata Westmead Institute for Medical Research, yang berpusat di Australia.

Menurut studi itu, orang yang makan sedikitnya satu porsi jeruk setiap hari melaporkan lebih dari 60 persen pengurangan resiko berkurangnya daya pandang mereka 15 tahun kemudian, demikian laporan Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa (17/7) pagi. Laporan tersebut terbukti benar bahkan buat orang yang hanya makan satu jeruk per hari.

Pemimpin peneliti itu Asisten Profesor Bamini Gopinath dari University of Sydney mengatakan bahwa data menunjukkan bagaimana flavonoid pada jeruk diduga membantu mencegah degenerasi makular.

Flavonoid adalah anti-oksidan kuat yang ditemukan pada hampir semua buah dan sayuran. Zat itu dipercaya memiliki manfaat penting anti-radang buat sistem kekebalan. Namun, sejauh ini tak ada obat buat degenerasi makular.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Cuci tangan dengan benar demi cegah penularan penyakit
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 12:01 WIB
Bertepatan dengan peringatan Global Hand Washing Day oleh Global Handwashing Partnership sejak 2008 ...
Respirator bisa bantu kurangi risiko terkena pajanan polusi udara
Jumat, 15 Oktober 2021 - 15:06 WIB
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto, SpP(K), FAPSR, FISR, ...
Tangani dini AMD agar penglihatan tak semakin memburuk
Jumat, 15 Oktober 2021 - 11:34 WIB
Sama seperti penyakit lainnya yang membutuhkan pengobatan dini, begitu juga AMD atau degenerasi maku...
Terapi atasi kecemasan remaja pada masa pandemi
Kamis, 14 Oktober 2021 - 20:17 WIB
Aktivitas fisik dan latihan fisik bisa menjadi strategi terapi yang efektif mengatasi gejala depresi...
Trigeminal neuralgia bisa disembuhkan dengan tindakan PRFR
Rabu, 13 Oktober 2021 - 23:01 WIB
Dokter spesialis bedah saraf dr. Mustaqim Prasetya, Sp.BS FINPS mengatakan trigeminal neuralgia-kon...
Olahraga dua jam sebelum tidur dapat membantu lebih nyenyak
Rabu, 13 Oktober 2021 - 11:58 WIB
 Olahraga dengan intensitas tinggi yang dilakukan dua jam sebelum tidur dapat membantu tidur lebih ...
Mengenal hipoglikemia, penyakit yang diderita Dorce Gamalama
Senin, 11 Oktober 2021 - 11:56 WIB
Lemas, pusing, bahkan susah konsentrasi merupakan ciri-ciri dari seseorang mengalami hipoglikemia, p...
Mengenal `toxic positivity` dari sudut pandang `mindfulness`
Senin, 11 Oktober 2021 - 09:52 WIB
Praktisi Mindfulness dan Emotional Healer Adjie Santosoputro mengingatkan bahwa seseorang perlu ...
Psikolog: Mitos dan stigma kendala tangani masalah kesehatan mental
Senin, 11 Oktober 2021 - 06:01 WIB
Psikolog Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati Jakarta, Widya S. Sari, M.Psi mengatakan permasalah...
Jaga kualitas udara dari paparan asap rokok di dalam rumah
Minggu, 10 Oktober 2021 - 16:30 WIB
Menjaga kualitas udara di dalam hunian merupakan hal penting guna meningkatkan kualitas kesehatan, t...
Live Streaming Radio Network