Dinkes sarankan warga kurangi penggunaan obat antibiotik
Elshinta
Senin, 16 Juli 2018 - 11:42 WIB |
Dinkes sarankan warga kurangi penggunaan obat antibiotik
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2o4m6qs

Elshinta.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jayapura, Provinsi Papua menyarankan kepada warga di kota itu agar mengurangi obat antibiotik.

Kepala Dinkes Kota Jayapura dr. Ni Nyoman Sri Antari di Jayapura, Senin (16/7), mengatakan warga diharapkan perlu memahami penggunaan obat antibiotik dari dokter.

"Untuk penggunaan obat antibiotik sebenarnya untuk mencegah terjadi resistensi atau istilahnya kekebalan, jadi harusnya dengan resep dokter," kata Nyoman, seperti dikutip Antara.

Nyoman mengatakan, jika ada masyarakat sakit ringan bisa menggunakan obat yang ditanam, bisa tanaman obat atau obat yang bisa didapatkan secara bebas.

Akan tetapi, lanjut dia, khusus untuk obat antibiotik harus dikendalikan, kalau tidak nantinya digenerasi selanjutnya obat antibiotik sudah tidak mempan lagi.

Penjualan obat di apotik itu sebenarnya dibeli untuk awal seandainya tidak mampan bisa langsung ke dokter untuk memberikan resep obat. "Dokter juga tidak semuanya memberikan obat anti biotik kepada pasien," ujarnya.

Ia menambahkan, penggunaan obat antibiotik yang berlebihan bisa juga menyebabkan kuman yang ada dalam tubuh menjadi ganas karena penggunaan antibiotik yang berlebihan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kader masjid Langkat terima orientasi stunting
Rabu, 20 Oktober 2021 - 18:46 WIB
Sebagai upaya percepatan, pencegahan dan penurunan stunting berbasis masjid, melalui komunikasi anta...
Terus lawan Covid-19, Pemkot Depok gelar semarak Germas Goes to School
Rabu, 20 Oktober 2021 - 13:10 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Goes to School unt...
Tiingkatkan kesehatan tulang dengan senam dan jaga asupan nutrisi
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:59 WIB
Banyak cara untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan tulang; mulai dari edukasi asupan nutrisi h...
Tanaman herba ini bisa bantu terapi pasien COVID-19
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:23 WIB
Tanaman hias Gardenia jasminoides (kacapiring) hingga adas ternyata memiliki kemampuan untuk meng...
Proses osteoporosis bisa terjadi di usia 30 tahun
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:11 WIB
Proses osteoporosis bisa menyerang siapa saja bahkan di usia muda dan produktif seperti 30 tahun-an ...
Mengenal kanker kepala dan leher
Selasa, 19 Oktober 2021 - 07:45 WIB
Kanker kepala dan leher yang bersifat ganas, dampaknya dapat mengubah bentuk wajah secara fisik baik...
Tindakan bedah minimal invasif untuk koreksi kelainan bentuk tulang
Selasa, 19 Oktober 2021 - 07:30 WIB
Tindakan limb lengthening & reconstruction yang tergolong metode pembedahan minimal invasif bisa m...
Kejar vaksinasi untuk terlindung dari COVID-19
Senin, 18 Oktober 2021 - 11:20 WIB
Pandemi COVID-19 belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, namun salah satu cara agar terlindung da...
Strategi unik Inggris bantu warganya berhenti merokok
Senin, 18 Oktober 2021 - 08:59 WIB
Pemerintah Inggris menggunakan pendekatan berbeda untuk mengurangi angka perokok antara lain dengan ...
Tiga vaksin COVID-19 ini tak perlu `booster` hingga 8 bulan
Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:19 WIB
Tiga vaksin COVID-19 yakni Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson masih menunjukkan tanda respons imu...