Jaksa Nisman bukan bunuh diri, kata Presiden de Kirchner
Elshinta
Kamis, 22 Januari 2015 - 23:29 WIB | Penulis : | Editor : Administrator
Jaksa Nisman bukan bunuh diri, kata Presiden de Kirchner
<content type="xhtml" xml:lang="id"> <div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dir="ltr"> <p>Presiden Argentina mengatakan keyakinannya bahwa jaksa yang tewas awal pekan ini bukan bunuh diri, seperti disebutkan dalam laporan awal.</p> <p>Alberto Nisman, yang menuduh Presiden Cristina Fernandez de Kirchner menutup-nutupi pengeboman atas gedung umat Yahudi, <a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/01/150119_argentina_jaksa"> ditemukan tewas di apartemennya, Minggu 18 Januari.</a> </p> <p>Jaksa penyidik kematian Nisman, Viviane Fein, mengatakan pada hari Senin (19/01) bahwa tidak ada 'campur tangan' dari pihak pihak lain atas kematian Nisman.</p> <p>Dalam pesan Twitternya, Presiden de Kirchner mengatakan Nisman mendapat 'informasi sesat' dan mata-mata yang dikutipnya bukanlah mata-mata sebenarnya namun sengaja menyesatkannya.</p> <p>Namun presiden de Kirchner tidak mengatakan siapa yang diduganya membunuh Nisman namun dia yakin jaksa itu 'digunakan' dan kemudian dibunuh dengan tujuan untuk mendiskreditkannya.</p> <p/> <p>Juru bicara pemerintah presiden sudah membantah kalau presiden menutup-nutupi kasus serangan pada tahun 1994 lalu itu, yang menewaskan 94 orang.</p> <p>Nisman mendasarkan dugaannya atas percakapan yang disadap yang tampaknya memperlihatkan para pejabat intelijen Argentina berupaya untuk menutupi tersangka warga Iran pada pemboman 1994 itu.</p> <p>Dalam laporannya setebal 300 halaman, jaksa Nisman menduga bahwa setelah ketegangan selama bertahun-tahun akibat pemboman 1994, pemerintah Fernandez ingin meningkatkan hubungan dengan Iran dan melakukan perdagangan gandum Argentina dengan minyak Iran.</p> </div> </content>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jubir Tanggap Soal Kunjungan Menteri Keuangan AS ke Tiongkok
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Makau Menentang Catatan HAM AS
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Aturan Hukum Seputar Foto Di Tempat Publik di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Bayangkan ini - Anda berada di rumah dan di halaman belakang bersama anak-anak Anda. Anda m...
Serangan Suriah: Kelompok pro jihadis di Indonesia 'berterima kasih' pada serangan AS
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Serangan sekutu AS ke Suriah tidak berdampak langsung pada Indonesia namun bagi kelompok pr...
Ekspor Anggur Australia Ke China Naik 16 Persen
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Angka ekspor minuman anggur (wine) dari Australia ke China mencapai angka tertinggi dalam 1...
Perempuan Palestina berada di garis depan protes anti-Israel
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Dalam pemandangan langka, perempuan Palestina berada di garis depan selama bentrokan Jumat ...
Pembatasan Migran Akan Pengaruhi Ekonomi di Australia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Sebuah laporan terbaru menyebutkan bahwa bila Australia membatasi jumlah migran yang masuk ...
Arab Saudi hancurkan rudal yang ditembakkan ke Jazan dari Yaman
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Pasukan Udara Arab Saudi pada Jumat (13/4) menghancurkan satu rudal yang ditembakkan oleh g...
Bom di dalam stadion saat pertandingan: polisi terluka, 22 penonton ditahan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Seorang polisi perempuan terluka parah akibat ledakan bom di Stadion Vasil Levski saat pert...
Dilarikan ke UGD setelah menyantap cabai paling pedas di dunia
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Di Indonesia banyak orang terobsesi pada makanan pedas -namun cabe paling pedas sedunia jus...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once