Panwaslu Bogor kerahkan 1.785 pengawas awasi TPS
Elshinta
Rabu, 27 Juni 2018 - 08:36 WIB |
Panwaslu Bogor kerahkan 1.785 pengawas awasi TPS
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2N30PpI

Elshinta.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor, Jawa Barat berupaya mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu dalam Pilkada serentak 2018 dengan mengerahkan 1.785 pengawas untuk memantau TPS- TPS pada hari pencoblosan Pilkada, Rabu (27/6).

"Jumlah TPS di Kota Bogor ada 1.785 TPS, kami menempatkan satu pengawas di setiap TPS," kata Ketua Panwaslu Kota Bogor, Yustinus Eliyas.

Yustinus menyebutkan, Panwaslu sudah menyiapkan pengawas di setiap TPS. Petugas mengawasi proses pemilihan di setiap TPS. Panwaslu juga sedang menyiapkan proses untuk mencegah "money politic" berkoordinasi dengan Polisi dan TNI.

Menurut Yustinus, jika pelanggaran-pelanggaran itu ditemukan maka dapat membatalkan pencalonan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang kedapatan melanggar aturan. Ia mengatakan selama tahapan Pilkada serentak berlangsung, pihaknya memproses tiga pelanggaran yang dilakukan oleh ASN, yakni dua pelanggaran dilakukan oleh lurah dan dirut rumah sakit, dikutip dari laman Antara.

"Di tingkat lurah sedang dalam proses yakni kelurahan Batu Tulis kita berikan teguran dan peringatan keras,.Begitu juga direktur rumah sakit Kota Bogor," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 PDI Perjuangan belum putuskan calon kepala daerah untuk Pilkada Pematang Siantar
Kamis, 09 Juli 2020 - 19:45 WIB
DPP PDI Perjuangan hingga saat ini belum ada mengeluarkan rekomendasi terhadap calon kepala daerah y...
Rakor Pilkada, Bawaslu paparkan IKP Sukoharjo paling tinggi se-Jateng
Kamis, 09 Juli 2020 - 19:36 WIB
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah bersama dengan pihak terkait menggelar Rapat Koordinasi ...
Pilpres 9 Juli 2014, Jokowi-Jusuf Kalla melenggang ke Istana 
Kamis, 09 Juli 2020 - 09:14 WIB
9 Juli 2014 adalah tanggal yang sangat dinantikan oleh masyarakat Indonesia dimana saja berada. Meng...
Reses, DPRD Kabupaten Bandung terima banyak masukan soal pendidikan
Rabu, 08 Juli 2020 - 21:45 WIB
Hari pertama reses Ketua DPRD Kabupaten Bandung H. Sugianto berbagai masukan dari konstituen dapat d...
 Penyelenggara pemilu wajib `rapid test`
Rabu, 08 Juli 2020 - 18:26 WIB
Sebanyak 1.775 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) Pilkada 2020 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa T...
8 Juli 2009, Bangsa Indonesia gelar Pemilihan Presiden-Wakil Presiden langsung  
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:29 WIB
8 Juli 2009, Bangsa Indonesia kembali menggelar perhelatan akbar, pemilihan presiden dan wakil presi...
Bupati Langkat lantik pejabat esellon dijajaran Pemkab Langkat
Senin, 06 Juli 2020 - 21:12 WIB
Bupati Langkat, Sumatera Utara, Terbit Rencana PA melantik pejabat esellon di lingkungan Pemerintah ...
Ini saran KIPP agar Pilkada 2020 berjalan baik
Senin, 06 Juli 2020 - 19:55 WIB
Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta menyampaikan bahwa Pilkada serentak 20...
Mensesneg: `reshuffle` tidak relevan lagi bila kabinet bekerja bagus
Senin, 06 Juli 2020 - 16:12 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan perombakan kabinet (reshuffle) Indonesia M...
SAKSI: Politik biaya tinggi salah satu penyebab korupsi kepala daerah
Minggu, 05 Juli 2020 - 15:36 WIB
Sejumlah hal menjadi kesimpulan Pusat Studi Anti Korupsi (SAKSI) Fakultas Hukum Universitas Mulawarm...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV