Fahri Hamzah sebut Prabowo galang dana karena tidak punya uang
Elshinta
Senin, 25 Juni 2018 - 16:16 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Dewi Rusiana
Fahri Hamzah sebut Prabowo galang dana karena tidak punya uang
Wa kil Ketua DPR. Foto: Dody Handoko/Elshinta.

Elshinta.com - Wakil Ketua DPR  Fahri Hamzah mengatakan penggalangan dana oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto karena dirinya tidak mempunyai uang.

"Sementara orang bilang perlu satu kandidat Rp 5 triliun, minimal Rp 3 triliun. Ada yang bilang paling minimal Rp 2,5 triliun. Rp 2,5 triliun ini dari mana? Nolnya 12 itu, Bos. Dari mana duit itu. Itu yang membuat dia bingung," katanya di di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (25/6). 

Menurutnya penggalangan dana tersebut dilakukan karena Prabowo tengah kebingungan. "Prabowo itu bingung karena dia nggak berkuasa,"ucapnya.

Dikatakannya, bisnis yang dimiliki Prabowo saat ini seperti dihambat, sehingga membuat Prabowo melakukan penggalangan dana ke masyarakat untuk menghadapi Pilpres 2019. 

"Saya mendengar malah bisnis-bisnisnya  pun seperti dihambat. Akhirnya nggak punya uang, begitu mau maju lagi, dari mana sumbernya? Nggak ada pembiayaan," paparnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

Sebelumnya, Prabowo meluncurkan aplikasi gerakan donasi  @Galangperjuangan untuk perjuangan politik akun Facebook-nya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sudah tak nyaman, politikus sarankan Gedung DPR RI direnovasi
Senin, 24 Februari 2020 - 17:47 WIB
Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani mengatakan gedung DPR RI harus direnovasi mengingat keamanan yang suda...
Mahfud MD sebut politik uang masih terjadi dalam pilkada
Senin, 24 Februari 2020 - 14:27 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyebutkan, prak...
Pilkada 2020, PDI-P bentuk Satgas Anti Hoaks
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:13 WIB
PDI-P Sumatera Barat (Sumbar) akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) anti hoaks pada pelaksanaa...
KPU sebut 160 pasangan calon berpotensi maju lewat jalur perseorangan
Jumat, 21 Februari 2020 - 20:11 WIB
Komisi Pemilihan Umum menyebutkan 160 bakal pasangan calon bupati dan wali kota berpotensi maju pada...
Adian Napitupulu memprakarsai perdamaian dengan berpelukan
Jumat, 21 Februari 2020 - 16:35 WIB
Langkah Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu mengajak Ali Mochtar Ngabalin dan Sekjen MUI, Yudi...
Komite Penyelamat TVRI minta KASN turun tangan hentikan proses seleksi Dirut PAW
Jumat, 21 Februari 2020 - 14:06 WIB
Komite Penyelamatan TVRI meminta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk menghentikan proses selek...
Anggota Komisi VI minta RUU Omnibus Law dibahas lewat Baleg 
Kamis, 20 Februari 2020 - 11:08 WIB
Anggota Komisi VI DPR Mukhtarudin meminta agar pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja dibahas melalu...
Pemilu telah usai, Bawaslu tetap komitmen beri edukasi politik kepada masyarakat
Kamis, 20 Februari 2020 - 07:16 WIB
Meski masa Pilkada dan Pemilu 2019 di Kabupaten Magelang telah usai, namun Badan Pengawas Pemilu (Ba...
Sekjen PDI-P serahkan Harun Masiku ke hukum
Kamis, 20 Februari 2020 - 06:08 WIB
Sudah lebih satu bulan buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Masiku tak diketahui jejakny...
Megawati Soekarnoputri jengkel kader yang terpaksa
Rabu, 19 Februari 2020 - 21:47 WIB
Ketua Umum Partai PDIP Megawati Soekarnoputri merasa kecewa terkait kader yang tidak memiliki kemamp...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)