ASEAN - Jepang perkuat kerja sama bangun perdamaian
Elshinta
Sabtu, 16 Juni 2018 - 21:33 WIB |
ASEAN - Jepang perkuat kerja sama bangun perdamaian
ASEAN/foto: bit.ly/2lfL0PM

Elshinta.com - ASEAN dan Jepang berkomitmen untuk lebih memperkuat kemitraan demi kesejahteraan bersama serta mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan, termasuk peran sentral ASEAN dalam mekanisme regional.

"Jepang terus mengembangkan kerja sama yang tangible dengan ASEAN. Sejak tahun 1973 - selama masa 45 tahun- ASEAN dan Jepang telah bekerja sama membangun kawasan yang damai dan sejahtera," ujar Wakil Menteri Luar Negeri dan Ketua Pejabat Senior (SOM) Jepang, Takeo Mori dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Mori menyampaikan hal itu dalam pertemuan ASEAN-Japan Forum (AJF) ke-33 yang berlangsung di Tokyo, Jepang (13/6).

Ia mengatakan Jepang menjadi mitra strategis ASEAN yang memfasilitasi pembangunan ekonomi, industri dan sumber daya manusia di kawasan.

Dilansir dari Antara, penjabat ketua SOM ASEAN-Indonesia Benny YP Siahaan mengatakan peranan positif olah raga dalam membangun perdamaian (peace building) sudah tidak diragukan lagi potensinya.

Olah Raga merupakan instrumen efektif yang mampu mempromosikan perdamaian. Hal ini dimungkinkan karena olah raga mengabaikan batas geografis dan kelas sosial, kata dia.

Tidak hanya itu, olah raga juga memainkan peran penting sebagai pendorong integrasi sosial dan pembangunan ekonomi dalam konteks geografis, budaya dan politik yang berbeda, pungkas Benny.

Pada kesempatan ini, Indonesia juga menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan yang diberikan negara anggota ASEAN dan Jepang pada pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB 2019-2020 sekaligus mengajak Jepang dan negara anggota ASEAN untuk terus bekerja sama dalam upaya menciptakan ekosistem perdamaian dan stabilitas global.

Pertemuan AJF ke-33/2018 dipimpin bersama Jepang dan Brunei Darussalam selaku koordinator kemitraan ASEAN-Jepang.

Terkait hal tersebut, Jepang menyampaikan briefing mengenai konsep Free and Open Indo Pacific (FOIP) sebagai inisiatif Jepang dalam mengupayakan kerja sama antara negara-negara di kawasan Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Jepang menilai bahwa konsep ini mendukung prinsip 'ASEAN Centrality' dan memandang negara negara anggota ASEAN sebagai 'hub' dari samudera Hindia dan Pasifik sehingga ASEAN memiliki peran penting dalam pengimplementasiannya.

Indonesia dalam tanggapannya menyampaikan bahwa perubahan yang cepat pada tatanan geo-politik dan geo-ekonomi di kawasan menuntut adanya kerja sama di Kawasan Asia Indo�Pasifik yang mengedepankan prinsip-prinsip keterbukaan, transparansi, inklusif dan kepatuhan terhadap hukum internasional serta mendorong kerja sama dan persahabatan.

Kerjasama semacam ini dinilai akan menjamin perdamaian dan stabilitas di kawasan serta menciptakan kemitraan yang menguntungkan seluruh negara di kawasan. Untuk itu Indonesia memandang East Asia Summit (EAS) merupakan forum yang tepat guna membahas hal ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Filipina selidiki kasus terduga virus korona pada bocah lima tahun 
Selasa, 21 Januari 2020 - 19:45 WIB
Pemerintah Filipina tengah menjalankan penyelidikan atas dugaan kasus virus korona yang menimpa seor...
Duh! TKI asal Trenggalek terancam hukuman mati di Malaysia
Rabu, 08 Januari 2020 - 19:58 WIB
Seorang tenaga kerja wanita Indonesia asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur tengah terancam hukuman ...
Menhan RI-Filipina tingkatkan kerjasama pertahanan 
Jumat, 27 Desember 2019 - 13:56 WIB
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Filipina untuk bertemu Menteri Pertaha...
Pekerja migran keluhkan sistem kerja kontrak
Kamis, 12 Desember 2019 - 19:35 WIB
Dalam kunjungan kerjanya ke Malaysia, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menemui para pekerja migr...
10 orang tewas akibat Topan Kammuri di Filipina
Rabu, 04 Desember 2019 - 12:59 WIB
Badan bencana setempat menyatakan jumlah korban tewas akibat topan yang melanda provinsi-provinsi di...
Antisipasi badai Kammuri, KBRI minta kontingen Indonesia hindari aktivitas di luar ruangan
Selasa, 03 Desember 2019 - 12:37 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Fililpina di Manila meminta seluruh kontingen Indonesia yan...
Hujan angin paksa panitia turunkan bendera kontingen SEA Games
Selasa, 03 Desember 2019 - 11:13 WIB
Panitia SEA Games 2019 terpaksa menyelamatkan bendera peserta olahraga tersebut menyusul hujan diser...
Menhan tegaskan ASEAN harus jadi penyeimbang kawasan Indo-Pasifik
Minggu, 17 November 2019 - 21:30 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebutkan, ASEAN harus dapat menjadi penyeimbang dan penghubun...
Di KTT, Presiden Jokowi tolak pengiriman limbah bahan berbahaya dan beracun
Selasa, 05 November 2019 - 06:35 WIB
Dalam Konferensi Tingkat Tinggi ke-14 Asia Timur atau KTT Eats Asia Summit, Presiden Joko Widodo mem...
Presiden Jokowi: Indonesia siap berkontribusi dalam pencapaian SDGs ASEAN
Selasa, 05 November 2019 - 06:23 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan komitmen Indonesia, yang tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, t...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV