KPPPA: Kesenjangan gender dalam ketenagakerjaan masih terjadi
Elshinta
Rabu, 06 Juni 2018 - 11:36 WIB |
KPPPA: Kesenjangan gender dalam ketenagakerjaan masih terjadi
Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Vennetia R Danes. Sumber foto: https://bit.ly/2kUXPPn

Elshinta.com - Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Vennetia R Danes mengatakan, kesenjangan gender dalam ketenagakerjaan di Indonesia masih terjadi karena masih ada diskriminasi dan kekerasan gender di dunia kerja.

"Bila perempuan dapat bekerja dengan aman dan nyaman, tentu akan meningkatkan produktivitas mereka yang pada akhirnya menguntungkan pengusaha," kata Vennetia melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (6/6).

Dilansir dari laman Antara, Vennetia berharap peningkatan kesadaran gender dan komitmen semua pihak dapat mewujudkan kesetaraan gender di bidang ketenagakerjaan.

Isu kekerasan dan kesenjangan di dunia kerja menjadi bahasan dalam Konferensi Buruh Internasional (ILC) ke-17 yang diadakan di Jenewa, Swiss. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama Kementerian Ketenagakerjaan ikut terlibat dalam delegasi pemerintah Indonesia.

"Pertemuan ILC tahun ini menjadi instrumen penting yang harus ditindaklanjuti berupa penyusunan kebijakan, implementasi, monitoring dan evaluasinya," tuturnya.

Instrumen tersebut merupakan upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di tempat kerja, serta pemberdayaan korban, sehingga secara efektif melindungi pekerja perempuan.

"Adanya perbedaan relasi kekuasaan antara bawahan dan atasan, kerap menimbulkan kasus kekerasan dan pelecehan di dunia kerja. Mirisnya, perempuan menjadi kelompok yang rentan menjadi korban," kata Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan dalam Ketenagakerjaan Lies Rosdianty.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peneliti sebut pengembangan energi harus sesuai SDGs
Jumat, 11 Oktober 2019 - 13:06 WIB
Peneliti Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Ropiudin menyebutkan pengembangan energi di Tanah A...
Pemerintah butuh dana Rp27 triliun untuk capai SDGs hingga 2030
Kamis, 10 Oktober 2019 - 06:39 WIB
Pemerintah membutuhkan pembiayaan investasi total sebesar Rp27.835 triliun untuk mencapai seluruh tu...
Usai festival, Bappenas gelar Konferensi Tahunan SDG`s 
Jumat, 04 Oktober 2019 - 14:07 WIB
Di awal Oktober ini, Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan dua hajat besar. Keduanya dilangsungk...
Bambang sebut Indonesia sudah punya upaya yang sistematis dalam SDGs
Senin, 30 September 2019 - 19:37 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan Kementerian PPN/Bappenas akan menggela...
Wapres angkat isu diskriminasi sawit di Konferensi BRF
Minggu, 28 April 2019 - 13:28 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengangkat isu diskriminasi kelapa sawit Indonesia oleh sejumlah negara, ...
Darmin Nasution: Penurunan harga BBM non subsidi tingkatkan daya beli masyarakat
Jumat, 08 Maret 2019 - 17:46 WIB
Pemerintah mengklaim penurunan harga bbm non subsidi akan berdampak pada rendahnya inflasi, dan dapa...
Provinsi Sumut diminta segera percepat penyelesaian rencana aksi daerah provinsi
Selasa, 12 Februari 2019 - 19:18 WIB
Provinsi Sumatera Utara diminta segera mempercepat penyelesaian rencana aksi daerah Provinsi Sumater...
Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai
Senin, 17 Desember 2018 - 14:57 WIB
Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan salah satu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustain...
Kepala Bappenas: Revolusi Industri 4.0 bisa bantu capai SDGs
Sabtu, 08 Desember 2018 - 06:38 WIB
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyebutkan Revolusi I...
Perkawinan anak bawa dampak buruk terhadap SDGs
Jumat, 16 November 2018 - 19:35 WIB
Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lenny N Rosalin ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)