Diaspora Indonesia ciptakan beras berprotein tinggi
Elshinta
Kamis, 24 Mei 2018 - 15:45 WIB |
Diaspora Indonesia ciptakan beras berprotein tinggi
Herry dan Ida Utomo penemu beras Cahokia. Sumber foto: https://bit.ly/2GLleed

Elshinta.com - Dua diaspora Indonesia di Louisiana, Amerika Serikat, Herry dan Ida Utomo, berhasil menciptakan beras berprotein tinggi.

Dalam keterangan pers yang dihimpun Antara di Jakarta, Kamis (24/5), dijelaskan bahwa beras yang diberi nama Cahokia telah terbukti mengandung 50 persen lebih banyak protein dibanding beras pada umumnya. Beras bulir panjang umumnya mengandung empat gram protein setiap hidangan, tetapi beras Cahokia mengandung enam gram protein yang juga ditujukan untuk mengatasi malnutrisi.

"Ada ratusan juta orang di seluruh dunia yang bergantung pada nasi dan memakannya tiga kali per hari, tetapi kadang mereka tidak dapat asupan protein yang cukup karena kelangkaan atau tidak mampu membeli daging. Saya pikir jika kita dapat meningkatkan kandungan protein beras, itu dapat membantu mengatasi masalah gizi buruk yang serius," kata Ida Utomo.

Beras Cahokia telah lolos paten, pertama kali berhasil dikembangkan di dunia, dan kini mulai dijual ke publik melalui berbagai pasar swalayan oleh perusahaan di AS. Beras ini sudah masuk panen kelima dengan hasil yang bagus serta tingkat protein yang konsisten.

Selain kandungan protein tinggi, kadar karbohidrat di beras Cahokia pada dasarnya tidak berubah. Cahokia memiliki indeks glisemik (IG) yang lebih rendah dibanding beras lain pada umumnya. Karbohidrat dari beras Cahokia berubah menjadi gula lebih lambat daripada beras biasa sehingga bagi para penderita diabetes, beras dengan IG lebih rendah seperti Cahokia lebih aman untuk dikonsumsi.

"Tidak ada perubahan teknis dalam budidaya padi berkadar protein tinggi ini. Artinya, tanpa mengeluarkan biaya tambahan maka dari tiap satu hektar yang ditanami Cahokia akan diperoleh 150 kilogram ekstra protein murni," kata Herry Utomo.

Protein tambahan ini setara dengan 550 kilogram daging atau 4.500 liter susu. Dengan total areal produksi beras AS sebesar 1,8 juta hektar, maka padi berkadar protein tinggi ini akan membantu menghasilkan tambahan 0.23 juta ton protein murni setiap kali tanam.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dideportasi Hong Kong, Wamenlu janjikan perlindungan hukum untuk Yuli
Kamis, 05 Desember 2019 - 13:18 WIB
Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menjanjikan perlindungan hukum yang maksimal kepada peker...
Menlu sebut Presiden beri perhatian perlindungan WNI di Korsel
Rabu, 27 November 2019 - 16:56 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo memberikan perhatian terhad...
WNI Arab Saudi peringati Hari Pekerja Migran Indonesia dengan pertunjukan kesenian
Minggu, 24 November 2019 - 19:28 WIB
Ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari 24 aliansi organisasi PMI di Arab Saudi memadati Balai N...
Kemendikbud sebut diaspora Indonesia bisa jadi ujung tombak promosi kebudayaan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 09:33 WIB
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid menyebut para diasp...
Kirana Agustina arungi Samudra Atlantik perangi keberadaan plastik di laut
Minggu, 29 September 2019 - 08:29 WIB
Kirana Agustina (30) lulusan S2 di University College London terpilih menjadi perempuan Indonesia pe...
Nasir dukung ilmuwan diaspora ikut bangun SDM
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:25 WIB
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mendukung ilmuwan diasp...
Oceans, kolaborasi musik hip hop New York dengan gamelan Bali
Senin, 10 September 2018 - 16:17 WIB
Penyanyi dan pencipta lagu musik indie Hip-Hop asal New York, Sandflower kembali meluncurkan single ...
Pemerintah ajak diaspora Indonesia di Korea wujudkan Industri 4.0
Minggu, 09 September 2018 - 10:13 WIB
Pemerintah mengajak perantau alias diaspora yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia di Kore...
Diaspora Indonesia ciptakan beras berprotein tinggi
Kamis, 24 Mei 2018 - 15:45 WIB
Dua diaspora Indonesia di Louisiana, Amerika Serikat, Herry dan Ida Utomo, berhasil menciptakan bera...
Ruksima, diaspora yang menuangkan imajinasinya ke dalam animasi stop-motion
Sabtu, 10 Maret 2018 - 22:40 WIB
Diaspora muda Indonesia bernama Ruksima yang tinggal di Los Angeles kini tengah mendalami bidang ani...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)