Jus jeruk kurang baik untuk sarapan
Elshinta
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Jus jeruk kurang baik untuk sarapan
Sumber foto: https://bit.ly/2v013J2
<p> Jus jeruk sepertinya tidak cocok untuk sarapan, karena hasil studi menunjukkan konsumsi fruktosa buah tersebut saat perut kosong bisa berdampak buruk bagi kesehatan hati dan saluran pencernaan. </p><p>Dalam studi yang hasilnya disiarkan dalam jurnal Cell Metabolism, para peneliti dari Princeton University menemukan bahwa fruktosa, yang merupakan gula buah, diproses terutama di usus kecil alih-alih liver sebagaimana pemikiran sebelumnya. </p><p>Jika fruktosa tidak diproses di usus kecil, maka dia akan bergerak ke hati atau usus besar dan kolon. Pada hati, studi sebelumnya menunjukkan bahwa jumlah gula yang berlebihan bisa menimbulkan kerusakan.</p><p>Dan sekarang, mengetahui bahwa kelebihan fruktosa juga menuju ke mikrobioma di usus kecil dan kolon, para peneliti menyatakan bahwa itu bisa bisa membawa efek yang sama seperti pada hati mesti mereka belum tahu pasti bagaimana itu bisa terjadi. Para peneliti menyarankan menjaga asupan gula, termasuk fruktosa, pada tingkat yang wajar. "Ada perbedaan fisiologis mendasar mengenai bagaimana jumlah gula yang lebih sedikit dan lebih banyak diproses di dalam tubuh," kata Joshua D. Rabinowitz dari Lewis-Sigler Institute for Integrative Genomics di Princeton University. </p><p>"Pandangan sebelumnya adalah bahwa hati memproses semua gula yang ditelan. Tapi studi ini menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen fruktosa dibersihkan oleh usus kecil pada tikus," imbuh dia sebagaimana dikutip laman daring majalah Health. (Ant)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kelima aktivitas ini adalah olahraga terbaik untuk tubuh anda
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Siapa sih yang tidak menginginkan bentuk tubuh yang ideal dan proporsional? Banyak di antara kita ya...
Menkes resmikan dua puskesmas perbatasan di Kalimantan Barat
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek meresmikan dua puskesmas di daerah perbatasan Kalimantan Barat, Ra...
Metanol minuman keras oplosan sebabkan kebutaan-kematian
Kamis, 12 April 2018 - 01:00 WIB
Kandungan metanol atau alkohol industri yang terdapat dalam minuman keras (miras) oplosan dan telah ...
Penelitian: Konsumsi makanan cepat saji seperti memberi tubuh infeksi bakteri
Rabu, 11 April 2018 - 01:30 WIB
Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi makanan cepat saji seperti memberi tubuh Anda infeksi ...
Dinkes: Pengidap penyakit HIV di Kolaka meningkat
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyatakan bahwa jumlah pengidap penyakit HIV d...
Khasiat buah beri, turunkan berat badan hingga tangkal kanker
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB
Buah beri mengandung antioksidan dan polifenol yang bagus untuk sistem pencernaan dan membantu menur...
Jus jeruk kurang baik untuk sarapan
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB
Jus jeruk sepertinya tidak cocok untuk sarapan, karena hasil studi menunjukkan konsumsi fruktosa bua...
Daging merah picu kanker usus besar pada wanita
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB
Konsumsi daging merah ternyata berhubungan dengan peningkatan risiko kanker usus besar pada wanita, ...
IDI: Metode cuci otak dr Terawan harus diuji klinis lagi
Senin, 09 April 2018 - 06:16 WIB
Ketua Umum PB IDI Prof Ilham Oetama Marsis, SpoG mengatakan bahwa metode cuci otak dr Terawan harus...
Terapi otak dr Terawan tak perlu testimoni
Senin, 09 April 2018 - 06:16 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof Ilham Oetama Marsis, SpOG menyatakan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV