Terapi otak dr Terawan tak perlu testimoni
Elshinta
Senin, 09 April 2018 - 06:16 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Terapi otak dr Terawan tak perlu testimoni
Foto: Dody Handoko.
<p>Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof Ilham Oetama Marsis, SpOG menyatakan bahwa tidak diperlukan testimoni mengenai terapi cuci otak dr. Terawan Agus Putranto. </p><p><br>"Dalam dunia kedokteran, kita tidak perlu testimoni. Yang kita perlukan adalah evidence base," katanya di PB IDI, Jl Sam Ratulangi, Jakarta Pusat, Senin (9/4).</p><p><br></p><p>Hal senada dikatakan Ketua Dewan Pertimbangan PB IDI Prof Dr Errol U Hutagalung, SpB, SpOT (K) menambahkan, "Karena suatu terapi itu kalau menurut kaidah ilmiah sebenarnya walau mulai dengan testimoni-testimoni tapi harus diuji lagi dong. Dia semuanya itu harus berdasarkan evidence base," paparrnya.<br><br></p><p>Ditambahkannya, "Seribu testimoni tidak ada artinya klo tidak ada <i>evidence base</i>," tandasnya.</p><p><br></p><p>Sebelumnya, tokoh-tokoh seperti Aburizal Bakrie, Prabowo Subianto, Hendropriyono, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan testimoni terhadap terapi dr Terawan.(Dody/SiK)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kelima aktivitas ini adalah olahraga terbaik untuk tubuh anda
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Siapa sih yang tidak menginginkan bentuk tubuh yang ideal dan proporsional? Banyak di antara kita ya...
Menkes resmikan dua puskesmas perbatasan di Kalimantan Barat
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek meresmikan dua puskesmas di daerah perbatasan Kalimantan Barat, Ra...
Metanol minuman keras oplosan sebabkan kebutaan-kematian
Kamis, 12 April 2018 - 01:00 WIB
Kandungan metanol atau alkohol industri yang terdapat dalam minuman keras (miras) oplosan dan telah ...
Penelitian: Konsumsi makanan cepat saji seperti memberi tubuh infeksi bakteri
Rabu, 11 April 2018 - 01:30 WIB
Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi makanan cepat saji seperti memberi tubuh Anda infeksi ...
Dinkes: Pengidap penyakit HIV di Kolaka meningkat
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyatakan bahwa jumlah pengidap penyakit HIV d...
Khasiat buah beri, turunkan berat badan hingga tangkal kanker
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB
Buah beri mengandung antioksidan dan polifenol yang bagus untuk sistem pencernaan dan membantu menur...
Jus jeruk kurang baik untuk sarapan
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB
Jus jeruk sepertinya tidak cocok untuk sarapan, karena hasil studi menunjukkan konsumsi fruktosa bua...
Daging merah picu kanker usus besar pada wanita
Selasa, 10 April 2018 - 06:12 WIB
Konsumsi daging merah ternyata berhubungan dengan peningkatan risiko kanker usus besar pada wanita, ...
IDI: Metode cuci otak dr Terawan harus diuji klinis lagi
Senin, 09 April 2018 - 06:16 WIB
Ketua Umum PB IDI Prof Ilham Oetama Marsis, SpoG mengatakan bahwa metode cuci otak dr Terawan harus...
Terapi otak dr Terawan tak perlu testimoni
Senin, 09 April 2018 - 06:16 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof Ilham Oetama Marsis, SpOG menyatakan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV