Klaster COVID-19 di Sydney Naik Signifikan, Sementara Kasus di Melbourne Turun
Elshinta
Rabu, 09 September 2020 - 13:44 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Klaster COVID-19 di Sydney Naik Signifikan, Sementara Kasus di Melbourne Turun
ABC.net.au - Klaster COVID-19 di Sydney Naik Signifikan, Sementara Kasus di Melbourne Turun

Petugas kesehatan di New South Wales mengatakan klaster penularan di kota Sydney berasal dari City Tattersalls Club, di mana belasan orang sudah tertular dan angkanya terus bertambah "signifikan".

Kepala pemerintahan NSW, Premier Gladys Berejiklian mengonfirmasi 13 kasus COVID-19 baru malam kemarin, 12 di antaranya berasal dari dalam negara bagian NSW.

Enam orang dari jumlah tersebut tertular di City Tattersalls Club, sehingga total kasus dari klaster tersebut menjadi 14.

Kepala Petugas Kesehatan NSW, Kerry Chant mengatakan klaster ini sedang meningkat "secara signifikan".

Menurutnya klaster di pusat kota Sydney menggambarkan seberapa berbahayanya virus tersebut.

"Ini menunjukkan seberapa cepat COVID-19 dapat menular, dalam artian seperti sedang ada pembenihan … yang kemudian berkembang ke tempat kerja dan merambat ke komunitas, lalu ke beberapa tempat yang sudah kami umumkan."

Dua sekolah di Sydney ditutup untuk dibersihkan hari Jumat ini karena adanya penularan COVID-19.

Karyawan dan murid Ryde Secondary College dan St Gertrudes Catholic Primary School di Smithfield diperintahkan untuk mengisolasi diri.

Laporan pengawasan mingguan negara bagian tersebut menunjukkan bahwa hampir setengah kasus yang tertular virus di Sydney baru dites tiga hari setelah ada gejala.

Penularan di Victoria diprediksi di bawah 100 minggu depan

Di Victoria, Premier Daniel Andrews mengimbau warga untuk tidak berharap akan segera kembali ke pembatasan sosial tahap dua di tengah lockdown yang menurut jadwal akan berlangsung sampai 13 September.

"Ini harus dilakukan secara perlahan dan stabil, karena kita harus hati-hati dalam meyakinkan diri bahwa setiap hal yang kita lakukan mungkin saja mengembalikan kita ke masa-masa ini."

"Kita ingin mengalahkan gelombang kedua ini dengan benar, dalam artian kita dapat melawan gelombang ketiga, atau paling tidak kita dapat mencapai masa normal-COVID dan memiliki rencana jangka panjang untuk tahun 2021."

Ia berharap agar vaksin dapat muncul tahun depan.

Kepala Petugas Kesehatan Victoria, Brett Sutton mengatakan ia memprediksi jumlah kasus di negara bagian tersebut akan berada di bawah angka 100 minggu depan, berdasarkan tren penurunan yang sedang terjadi saat ini.

Terhitung hari ini, Victoria mencatat 113 kasus baru dan 12 orang yang meninggal, sehingga total kematian di negara bagian tersebut adalah 497.

Sama seperti kemarin, angka kasus baru hari ini merupakan yang terendah selama delapan minggu terakhir.

Profesor Brett mengatakan angka infeksi baru saat ini "secara jelas menuju ke arah yang benar".

"Memang belum sampai di bawah 100, tapi saya melihat ini akan terjadi, kalau tidak di akhir pekan, mungkin minggu depan bila tren ini terus berlanjut," kata dia.

Profesor Brett mengatakan walaupun jumlah kasus aktif di panti jompo lebih sedikit dibandingkan beberapa minggu lalu, jumlah kasus harian masih didominasi penularan di panti jompo dan petugas kesehatan.

"Ini memberikan harapan, bahwa kami tahu di mana penularan terjadi, kasus ini bukan misteri, di mana tempat dan orang yang menularkan tidak diketahui sehingga bisa menularkan yang lain," kata Profesor Brett.

Ribuan tahanan Queensland jalani lockdown

Queensland mencatat tiga kasus virus corona baru dalam semalam, yang ditularkan oleh seorang pelatih kantor kepolisian yang dites positif.

Premier Annastacia Palaszczuk mengatakan dua di antaranya sedang berada di Pimpama di Gold Coast, sementara pasien positif lainnya berada di Forest Lake di Brisbane.

Semua pasien tersebut berumur sekitar 30 tahun dan hanya menunjukkan gejala ringan.

Kepala Petugas Kesehatan Jeannette Young mengatakan kini terdapat empat kasus yang berasal dari kantor tersebut.

"Saat ini kita harus melihat satu per satu kapan setiap kasus mendapatkan gejala, sehingga [kita dapat menemukan] siapa yang menularkan ke siapa," kata Dr Jeannette.

"Berita baiknya adalah kami belum menemukan ada kasus di komunitas saat ini, jadi kelihatannya terbatas pada orang yang ada di kantor itu."

Belum jelas apakah kasus yang ada di sana berasal dari penularan diBrisbane Youth Detention Centre yang juga ada di Wacol.

Premier Annastacia mengatakan 25 orang yang merupakan kontak erat dari pelatih berumur 60 tahun tersebut menunjukkan hasil tes negatif.

Kini, mayoritas fasilitas kepolisian dengan total 7.000 tahanan sedang di-lockdown.

Dengan adanya kasus baru di Gold Coast ini, Premier mengatakan aturan baru akan mulai diterapkan Sabtu ini pukul 8 pagi.

Di area Greater Brisbane, perkumpulan di dalam dan luar rumah hanya diizinkan untuk 10 orang maksimal.

"Kami tahu bahwa orang-orang suka bepergian dari Gold Coast ke Brisbane, jadi masuk akal saja kalau kami memperpanjang [pembatasan]," kata dia.

Premier Palaszczuk mengatakan perayaan tahunan sekolah di Gold Coast akan dibatalkan tahun ini.

"Ini adalah acara besar yang mengundang banyak orang. Risikonya terlalu besar, tidak hanya pada orang yang datang ke acara tersebut, tapi juga yang berhubungan dengan mereka".

Diproduksi oleh Natasya Salim.

Ikuti perkembangan pandemi COVID-19 di Australia hanya di ABC Indonesia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kunjungan PM Jepang ke Indonesia: China Anggap Sebagai Ancaman
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga telah bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo dan keduan...
Warga Asal Meksiko Mendapat Diskriminasi Saat Hendak Sewa Rumah di Australia
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Viry, seorang warga asal Meksiko yang tinggal di Canberra, mulai ragu apakah dia harus mengungkapkan...
Dorothy, Perempuan Australia Berusia 107 Tahun yang Tak Khawatir Virus Corona
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Perempuan berusia 107 tahun dan ibu dari 11 anak yang selamat dari perang dunia, flu Spanyol, dan De...
Mengapa Ada Orang yang Secara Sukarela Mau Terinfeksi Virus Corona?
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Robert Hatfield menawarkan diri kepada ilmuwan untuk menularkan COVID-19 kepadanya demi membantu pen...
John Chardon, Terpidana Kematian Istri Asal Surabaya Meninggal di Penjara Brisbane
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
John William Chardon (73), terpidana kasus kematian wanita asal Indonesia Novy Chardon, meninggal da...
Menikmati Kerja: Warga Indonesia di Australia yang Belum Pensiun di Usia 70 Tahun
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Sepuluh hari lagi, Sjahrir Laonggo akan meniup lilin ulang tahunnya ke-70, namun pria Indonesia yang...
Petani Australia Putus Asa, Mendesak Agar Backpacker Segera Didatangkan
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Kalangan petani dan pelaku usaha pariwisata Australia mendesak pemerintah untuk memperbolehkan peker...
Seruan Agar Australia Melindungi Perempuan Korban KDRT Pemegang Visa Sementara
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Ketika Elly, bukan nama sebenarnya, meninggalkan rumah di pinggiran kota Melbourne tempatnya berlind...
Ketika Sebagian Kita Harus Pensiun, Pensiun Dini, di-PHK di Tengah Pandemi
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:25 WIB
Pandemi COVID-19 sudah menjungkirbalikkan keadaan dunia selama beberapa bulan terakhir, termasuk di ...
Pertama Kali Dalam Empat Bulan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19 di Melbourne
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:25 WIB
Negara bagian Victoria, Australia, hari Senin (26/10) melaporkan tidak ada kasus baru dan kematian a...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV