Perancis Luncurkan Penyelidikan atas Pembunuhan Turis Perancis di Niger
Elshinta
Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:07 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Perancis Luncurkan Penyelidikan atas Pembunuhan Turis Perancis di Niger
VOA Indonesia - Perancis Luncurkan Penyelidikan atas Pembunuhan Turis Perancis di Niger
Tentara Perancis dan Niger menyisir area pelestarian jerapah dan sekitarnya di kawasan Koure, Niger pada Senin (10/8) untuk memburu para pembunuh enam pekerja bantuan Perancis. Para pria bersenjata itu, yang menaiki sepeda motor, juga membunuh pemandu wisata dan supir mereka, sehingga jumlah korban tewas menjadi delapan orang. Para pekerja bantuan itu diserang Minggu (9/8) ketika mereka sedang menaiki mobil melintasi area pelestarian jerapah. Tempat itu merupakan atraksi wisata populer bagi warga asing yang tinggal di Niamey, ibukota Niger, sekitar 50 kilometer dari Koure. “Kejahatan keji ini tak boleh dibiarkan begitu saja, dan tidak akan melunturkan komitmen kami untuk membantu rakyat Niger," kata ACTED, LSM yang mempekerjakan para pekerja bantuan itu, dalam pernyataan. Direktur dan salah seorang pendiri ACTED Marie-Pierre Caley mengatakan bahwa kelompok itu mengikuti protokol keamanan yang ketat dengan melaporkan kedatangan mereka di tempat pelestarian itu setelah meninggalkan Niamey hari Minggu (9/8). Belum ada kelompok yang mengklaim tanggung jawab atas serangan itu, meskipun kekerasan militan oleh organisasi teroris seperti Boko Haram semakin meningkat di Niger. Kantor anti-terorisme Perancis telah memulai penyelidikan. [vm/ii]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemimpin Med7: Turki Harus Akhiri Tindakan Sepihak
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Para pemimpin tujuh negara Eropa selatan, Kamis (10/9), mendesak Turki agar mengakhiri "kegiatan sep...
Pembicaraan Damai Afghanistan yang Dimediasi AS Dimulai Sabtu 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Faksi-faksi yang bertikai di Afghanistan mengumumkan bahwa mereka akan memulai pembicaraan perdamaia...
China-India Setuju Redakan Ketegangan di Perbatasan Himalaya 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
India dan China sepakat "keluar secepat mungkin" dari ketegangan di perbatasan Himalaya yang disengk...
Menlu AS akan ke Siprus untuk Upayakan Solusi Damai dengan Turki 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo, Kamis (10/9), mengatakan ia akan ke Siprus untuk mengupayak...
PM Spanyol Imbau Inggris Setujui Kesepakatan Brexit
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah Inggris. Ia me...
Kasus Baru Virus Corona Menurun, Puerto Rico Buka Kembali Pantai
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Puerto Rico kembali membuka pantai, kasino, pusat-pusat kebugaran, bioskop mulai hari Sabtu (12/9) s...
Kasus Covid-19 ‘Meningkat Pesat” di Kalangan Generasi Muda AS
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
India telah mencatat hampir 100 ribu kasus baru Covid-19 dalam satu hari. Negara di Asia Selatan ini...
Menlu AS: Perundingan Pihak-pihak yang Berperang di Afghanistan Kemungkinan Sengit
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Perundingan antara pihak-pihak yang berperang di Afghanistan kemungkinan akan berlangsung sengit, na...
Protes terhadap Kebrutalan Polisi Terus Berlangsung di Bogota 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Protes menentang kebrutalan polisi di ibu kota Kolombia, Bogota, berubah menjadi kekerasan pada mal...
Mantan Menkeu Malaysia Hadapi 2 Tuduhan Baru Korupsi
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Mantan Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng, Jumat (11/9), menyatakan dirinya tidak bersalah atas ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV