Jurnalis Aljazair Divonis 3 Tahun Penjara Karena Laporan soal Protes
Elshinta
Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:07 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Jurnalis Aljazair Divonis 3 Tahun Penjara Karena Laporan soal Protes
VOA Indonesia - Jurnalis Aljazair Divonis 3 Tahun Penjara Karena Laporan soal Protes
Pengadilan di Aljazair Senin (10/8) menghukum jurnalis Khaled Drareni dengan vonis tiga tahun penjara setelah menyatakannya bersalah memicu demonstrasi tak berizin dan membahayakan persatuan nasional. Drareni melaporkan mengenai banyak protes pro-demokrasi yang terjadi di negara itu dalam dua tahun belakangan. Dua terdakwa lain yang menjadi bagian dari gerakan protes “Hirak” juga dijatuhi hukuman empat bulan penjara. Drareni membantah dakwaan yang dituduhkan kepadanya dalam persidangan, yang dilakukan lewat konferensi video karena kekhawatiran akan pandemi COVID-19. Drareni berkeras dia hanya melakukan tugasnya sebagai jurnalis independen. Ketika sidang berlangsung, puluhan pengunjuk rasa berkumpul di luar pengadilan, menuntut pembebasannya. Drareni adalah redaktur situs berita Casbah Tribune dan koresponden stasiun Prancis TV5Monde. Drareni ditangkap tanggal 29 Maret setelah mengungkap gerakan "Hirak." Protes-protes itu dimulai pada February 2019 untuk menolak rencana mantan Presiden Abdelaziz Bouteflika untuk menjadi presiden kelima kalinya. Berbagai pemberitaan mengenai protes-protes itu menyebabkan tergulingnya elit pemerintah tahun lalu. Setelah presiden baru terpilih bulan Desember, tuntutan para demonstran bertambah, termasuk mengkritisi pemerintahan sekarang ini dan menuntut demokrasi. Vonis itu mengundang kecaman dari kelompok-kelompok hak media seperti Reporters Without Borders, atau RSF. Hari Senin (10/8) RSF mengatakan dalam pernyataan tak habis pikir dengan hukuman itu. Sekjen RSF Cristophe Deloire mengatakan, “Ini jelas merupakan persekusi yudisial terhadap seorang jurnalis yang berkontribusi pada negara. Keputusan pengadilantelah menjadikan Khaled Drareni sebagai simbol yang akan memicu kemarahan internasional dan kampanye internasional besar-besaran untuk menuntut pembebasannya." Menurut RSF, sedikitnya seorang jurnalis di Aljazair juga akan disidang. [vm/ii]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemimpin Med7: Turki Harus Akhiri Tindakan Sepihak
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Para pemimpin tujuh negara Eropa selatan, Kamis (10/9), mendesak Turki agar mengakhiri "kegiatan sep...
Pembicaraan Damai Afghanistan yang Dimediasi AS Dimulai Sabtu 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Faksi-faksi yang bertikai di Afghanistan mengumumkan bahwa mereka akan memulai pembicaraan perdamaia...
China-India Setuju Redakan Ketegangan di Perbatasan Himalaya 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
India dan China sepakat "keluar secepat mungkin" dari ketegangan di perbatasan Himalaya yang disengk...
Menlu AS akan ke Siprus untuk Upayakan Solusi Damai dengan Turki 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo, Kamis (10/9), mengatakan ia akan ke Siprus untuk mengupayak...
PM Spanyol Imbau Inggris Setujui Kesepakatan Brexit
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah Inggris. Ia me...
Kasus Baru Virus Corona Menurun, Puerto Rico Buka Kembali Pantai
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Puerto Rico kembali membuka pantai, kasino, pusat-pusat kebugaran, bioskop mulai hari Sabtu (12/9) s...
Kasus Covid-19 ‘Meningkat Pesat” di Kalangan Generasi Muda AS
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
India telah mencatat hampir 100 ribu kasus baru Covid-19 dalam satu hari. Negara di Asia Selatan ini...
Menlu AS: Perundingan Pihak-pihak yang Berperang di Afghanistan Kemungkinan Sengit
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Perundingan antara pihak-pihak yang berperang di Afghanistan kemungkinan akan berlangsung sengit, na...
Protes terhadap Kebrutalan Polisi Terus Berlangsung di Bogota 
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Protes menentang kebrutalan polisi di ibu kota Kolombia, Bogota, berubah menjadi kekerasan pada mal...
Mantan Menkeu Malaysia Hadapi 2 Tuduhan Baru Korupsi
Sabtu, 12 September 2020 - 10:54 WIB
Mantan Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng, Jumat (11/9), menyatakan dirinya tidak bersalah atas ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV