Jerman Anggap Ekstremis Sayap Kanan sebagai Ancaman Keamanan Tertinggi
Elshinta
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Jerman Anggap Ekstremis Sayap Kanan sebagai Ancaman Keamanan Tertinggi
VOA Indonesia - Jerman Anggap Ekstremis Sayap Kanan sebagai Ancaman Keamanan Tertinggi
Menteri Dalam Negeri Jerman mengatakan hari Kamis (9/7) bahwa ekstremisme sayap kanan merupakan ancaman keamanan terbesar bagi bangsa, setelah Jerman melihat peningkatan signifikan kegiatan sayap kanan dalam satu tahun terakhir. Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer menyampaikan komentar itu dalam laporan tahunan tentang ekstremisme di Jerman kepada para wartawan di Berlin. Dia mengatakan laporan itu memperkirakan jumlah pendukung ekstrimis sayap kanan di negara itu 32.080 orang tahun lalu, meningkat hampir 8.000 orang dari 2018. Seehofer mengatakan, “Jumlah pelanggaran, jumlah anggota kelompok ekstremis sayap kanan ini dan jumlah ekstremis sayap kanan yang kejam terus meningkat.” Pihak berwenang Jerman mengutip pembunuhan seorang politisi daerah oleh seorang tersangka neo-Nazi, serangan terhadap sebuah sinagog di Halle dan penembakan fatal terhadap sembilan orang di Hanau dalam setahun terakhir sebagai contoh nyata kekerasan sayap kanan. Jumlah ekstrimis sayap kiri meningkat 1.500 menjadi 33.500 orang tahun lalu, menurut laporan itu. Lebih dari dua pertiga dari mereka diklasifikasikan sebagai “tidak berorientasi pada kekerasan.” Laporan ini juga mengatakan sekitar 28.020 orang di Jerman cenderung berpandangan Islamis, naik dari 26.560 pada 2018. [lt/ii]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi Pastikan 2  Demonstran Alami Luka Tembak Akibat Bentrokan di Thailand
Kamis, 19 November 2020 - 10:28 WIB
Polisi Thailand,  Rabu (18/11), memberikan konfirmasi bahwa dua orang terluka oleh tembakan. Apara...
Jet Tempur F-16 Taiwan Hilang Sewaktu Latihan
Kamis, 19 November 2020 - 10:28 WIB
Militer Taiwan mengatakan, Rabu (18/11), salah satu jet tempur F-16 milik angkatan udaranya menghila...
Badai Iota Melemah, Bergerak Menuju Honduras
Kamis, 19 November 2020 - 10:28 WIB
Iota terus menerjang Nikaragua dengan angin kencang dan hujan lebat meskipun telah melemah menjadi b...
Pawai Mardi Gras Dibatalkan di AS, Kota-Kota Perketat Restriksi COVID-19
Kamis, 19 November 2020 - 10:28 WIB
Pawai-pawai Mardi Gras telah dibatalkan di New Orleans, sebut pemerintah kota itu hari Selasa (17/...
Penyelidikan Praktik Cuci Uang Hentikan Rencana Pembukaan Kasino di Sydney
Kamis, 19 November 2020 - 10:28 WIB
Sebuah kasino bernilai miliaran dolar di Sydney tidak akan diizinkan beroperasi sesuai rencana bulan...
Kunjungan Menlu Bahrain ke Israel Isyaratkan Menghangatnya Hubungan
Kamis, 19 November 2020 - 10:28 WIB
Menteri luar negeri Bahrain mengunjungi Israel, Rabu (18/11), isyarat terbaru mengenai hubungan yang...
Peringatkan Bahaya Kelaparan, PBB Keluarkan $100 Juta untuk 7 Negara
Kamis, 19 November 2020 - 10:28 WIB
Kantor Urusan Bantuan Kemanusiaan PBB mengeluarkan dana bantuan darurat sebesar 100 juta dolar ke...
Mungkinkah Vaksinasi Massal COVID-19 Bisa Dilakukan Akhir 2020?
Kamis, 19 November 2020 - 10:28 WIB
Presiden Joko Widodo mengatakan program vaksinasi massal COVID-19 bisa dilaksanakan menjelang akhir ...
Pemerintah Targetkan 107 juta Orang Akan Divaksinasi Covid-19 
Kamis, 19 November 2020 - 10:28 WIB
Pemerintah akan melakukan vaksinasi anti-Covid-19 terhadap 107 juta orang orang atau 67 persen dari ...
IAEA Konfirmasi Laporan Terkait Pengoperasian Nuklir Sentrifugal Iran 
Kamis, 19 November 2020 - 10:28 WIB
Badan pengawas atom PBB (IAEA) mengonfirmasi laporan bahwa Iran memulai pengoperasian sentrifugal ya...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV