Pentagon: AS Tak Tahu Apakah Rusia Mengarahkan Serangan Taliban di Afghanistan
Elshinta
Jumat, 10 Juli 2020 - 10:12 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pentagon: AS Tak Tahu Apakah Rusia Mengarahkan Serangan Taliban di Afghanistan
VOA Indonesia - Pentagon: AS Tak Tahu Apakah Rusia Mengarahkan Serangan Taliban di Afghanistan
Amerika Serikat percaya Rusia, di masa lalu memberikan dukungan kepada gerilyawan Taliban di Afghanistan. Namun, menurut Jenderal senior AS, pihaknya tidak memiliki data intelijen untuk mengkonfirmasi apakah Rusia mengarahkan serangan terhadap Amerika atau mengkonfirmasi Rusia membayar Taliban untuk membunuh pasukan Amerika. Pernyataan oleh Jenderal Angkatan Darat Mark Milley itu, ketua Kepala Staf Gabungan, dilakukan di bawah sumpah Kongres pada Kamis (9/10), setelah sejumlah anggota Kongres keluar dari pengarahan rahasia terpisah mengenai intelijen AS bahwa Rusia mungkin telah membayar Taliban untuk membunuh pasukan Amerika. Milley dan Menteri Pertahanan Mark Esper mengatakan militer AS, yang mencakup badan-badan intelijen termasuk Badan Keamanan Nasional (National Security Agency/NSA) dan Badan Intelijen Pertahanan (Defence Intelligence Agency/DIA), tidak bisa menguatkan informasi intelijen itu, yang menurut sumber dikumpulkan oleh Badan Intelijen Pusat (Central Intelligence Agency/CIA). Milley tidak membantah bahwa Rusia, seperti negara-negara lain, telah lama terlibat di Afghanistan. "Tapi ada perbedaan besar antara mempersenjatai dan mengarahkan (kegiatan militer). Kami tahu mengenai senjata. Kita tahu tentang dukungan, hal-hal seperti itu," kata Milley kepada Komite Angkatan Bersenjata DPR, yang duduk berdampingan dengan Esper di sidang Kongres itu. "Dalam kasus Rusia, kita tidak memiliki bukti nyata yang menguatkan, intelijen, untuk menunjukkan mengarahkan. Itu perbedaan yang besar. " Ia menambahkan Amerika masih menyelidiki masalah ini dan, jika benar Rusia membayar Taliban, akan menjadi "masalah besar." [my/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
ICRC: Pekerja Esensial di Brazil Hadapi Risiko Tinggi dalam Upaya Pemberantasan Virus Corona
Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:07 WIB
Para pekerja kesehatan garis depan di Brazil menghadapi risiko serius terjangkit Covid-19 sewaktu me...
Pemerintah Lebanon akan Mengundurkan Diri Pasca Ledakan di Beirut
Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:07 WIB
Perdana Menteri Lebanon diperkirakan akan mengumumkan pengunduran diri pemerintah dalam sebuah konfe...
Perancis Luncurkan Penyelidikan atas Pembunuhan Turis Perancis di Niger
Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:07 WIB
Tentara Perancis dan Niger menyisir area pelestarian jerapah dan sekitarnya di kawasan Koure, Niger ...
Aktor Antonio Banderas Positif Mengidap Covid-19
Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:07 WIB
Aktor Spanyol Antonio Banderas, bintang "The Mask of Zorro" dan puluhan film lain, mengumumkan bahwa...
Jurnalis Aljazair Divonis 3 Tahun Penjara Karena Laporan soal Protes
Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:07 WIB
Pengadilan di Aljazair Senin (10/8) menghukum jurnalis Khaled Drareni dengan vonis tiga tahun penjar...
Kisah Kota Miskin di AS Berjuang Menghadapi Pandemi
Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:07 WIB
Texas, negara bagian terbesar kedua di Amerika Serikat, terus berjuang melawan perebakan kasus Covid...
KPAI Sayangkan Pemerintah Izinkan Pembelajaran Tatap Muka di Zona Kuning
Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:07 WIB
Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyatakan keputusan pemerintah yang mengizinkan pembukaan sekola...
Jumlah Kasus Virus Corona Naik, Kuba Kembali Berlakukan Lockdown
Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:07 WIB
Pihak berwenang di Kuba, Senin (10/8), kembali memberlakukan langkah-langkah untuk mengatasi perebak...
Sekjen PBB: Suara Rakyat Lebanon Harus Didengar
Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:07 WIB
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Senin (10/8), mengatakan suara rakyat Lebanon “harus did...
Tim Perancis Amankan Bahan Kimia di Pelabuhan Beirut
Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:07 WIB
Sebuah unit darurat Perancis yang khusus menangani bahan kimia, Senin (10/8), mulai mengamankan daer...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV