Mengapa Enam Minggu? Alasan di Balik Melbourne Kembali Lockdown
Elshinta
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:48 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Mengapa Enam Minggu? Alasan di Balik Melbourne Kembali Lockdown
ABC.net.au - Mengapa Enam Minggu? Alasan di Balik Melbourne Kembali Lockdown

Pemerintah Victoria mengumumkan kembali diberlakukannya lockdown selama enam minggu di seluruh kawasan Melbourne, yang telah mengejutkan dan tak diduga oleh warganya.

  • Metropolitan Melbourne dan Mitchell Shire kembali ke pembatasan tahap tiga mulai pergantian hari Kamis
  • Para ilmuwan mengatakan durasi enam minggu akan memberi kesempatan untuk tidak ada penularan lagi
  • Virus corona diketahui memiliki tiga siklus hidup virus, yang dalam satu siklusnya dapat hidup hingga 14 hari

Premier Daniel Andrews, yang memimpin negara bagian Victoria, mengakui pihak berwenang "bisa saja memutuskan waktu yang lebih pendek", tetapi pada akhirnya siklus hidup virus yang menentukan keputusan untuk menutup Melbourne dan Mitchell Shire selama enam minggu penuh.

"Siklus hidup virus ini adalah 14 hari," katanya.

"Enam minggu berarti setara dengan tiga kali siklus virus ini."

Enam minggu lockdown akan memungkinkan jeda waktu antara setelah tertular virus hingga dinyatakan positif setelah dites, menurut dokter ahli penyakit menular, Trent Yarwood.

"Kita selama ini berpikir masa inkubasi bagi kebanyakan orang adalah kurang dari satu minggu, tetapi pedoman kesehatan masyarakat mengatakan harus mempertimbangkan kemungkinan terpapar sampai dua minggu," kata dr Trent.

Dia mengatakan, pertimbangan ini juga diperlukan karena butuh waktu bagi kesehatan publik untuk menanganinya.

"Semua penularan yang dilaporkan hari ini terjadi seminggu yang lalu," katanya.

"Tidak ada buku panduan yang mengatur bagaimana kita harus melakukan ini. Ini trial and error."

Para ahli mengatakan lockdown diperlukan karena peningkatan kasus penularan virus corona di Victoria, yang disebabkan oleh penularan antar masyarakat, bukan dari para pelancong yang kembali dari luar negeri.

Ini berarti ratusan orang mungkin sekarang sudah tertular dan berpotensi menularkannya kepada orang lain, tetapi tidak dinyatakan positif sampai minggu depan, atau bahkan minggu berikutnya.

Victoria tidak pernah mencetak nol kasus

Saat jumlah orang yang dites positif dalam satu hari terus bertambah mendekati angka 200, publik merasa khawatir ada kemungkinan perluasan lockdown di beberapa wilayah kode pos.

Keputusan lockdown akan menyulitkan pemilik bisnis yang tadinya berpikiran pendapatan mereka akan meningkat mulai Juli, bukannya malah berkurang.

Tetapi keputusan mungkin juga memberikan kesempatan bagi seluruh kawasan Melbourne untuk bisa lebih baik dalam jangka panjang.

Ahli epidemiologi Universitas Melbourne, Profesor Tony Blakeley mengatakan, empat minggu mungkin sudah cukup untuk mengendalikan penyebaran COVID-19, tetapi lockdown selama enam minggu akan membantu negara bagian Victoria dalam mengurangi virus corona.

"Empat minggu saya pikir mungkin sudah cukup telah mengontrol virus, sehingga artinya dalam waktu enam minggu, kita bisa melakukan eliminasi," katanya kepada program ABC 7.30.

"Jika kita tidak membasmi virus ini, kondisi seperti ini akan terjadi berulang-ulang sampai kita mendapatkan vaksin."

Jenis pembatasan yang kembali diberlakukan di seluruh kawasan Melbourne dan Mitchell Shire

Mulai 8 Juli pukul 23.59, warga harus tinggal di rumah, kecuali untuk:
  • Belanja makanan dan keperluan penting lainnya
  • Alasan medis dan merawat orang lain
  • Bekerja dan sekolah, jika tak bisa dilakukan di rumah (hanya Kelas 11 dan 12 serta yang yang memerlukan kebutuhan khusus yang bisa ke sekolah)
  • Berolahraga, tapi tidak diperbolehkan masuk ke kawasan yang dianggap hotspot 

Pembatasan jumlah orang berkumpul:
  • Tidak boleh ada tamu ke rumah
  • Tidak boleh berkumpul lebih dari dua orang di tempat umum
  • Pernikahan dibatas hanya lima orang
  • Pemakaman dibatasi hanya 10 orang
  • Pasangan boleh saling mengunjungi

Bisnis: 
  • Ritel, pasar, dan salon tetap boleh buka (dengan persyaratan)
  • Kafe, restoran, pub, dan bar hanya boleh layani takeaway
  • Stadion, food courts, tempat konser, kasino, rumah bordir, pusat kecantikan, akomodasi liburan, perkemahan, kolam renang, taman bermain, sauna, galeri, museum, dan kebun binatang, akan tutup kembali
  • Inspeksi tempat tinggal hanya boleh dilakukan dengan mengajukan janji terlebih dahulu dan lelang dilakukan secara online

Aktivitas: 
  • Memancing, tennis, golf, berselancar bisa berlanjut tergantung kondisi
  • Pusat olahraga dan kebugaran akan tutup
  • Perayaan dan ibadah keagamaan hanya bisa disiarkan lewat radio, TV, atau online 

Liburan: 
  • Jika warga sedang berlibur, maka bisa meneruskannya
  • Tidak boleh ada perjalanan liburan setelah pukul 23:59 di hari Rabu, 8 Juli
  • Tidak bisa mengunjungi rumah kedua di kawasan hotspot

Tetapi dia mengatakan tujuan terdekat dalam beberapa pekan ini adalah untuk membawa penularan virus ke tingkat yang dapat dikelola.

"Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mengendalikan wabah saat ini," katanya.

Dr Trent merasa puas karena pihak berwenang membuat keputusan lockdown berdasarkan bukti ilmiah terbaik.

"Tantangan bagi Victoria dibandingkan dengan seluruh Australia adalah mereka tidak pernah mencapai nol kasus, seperti di negara-negara bagian lain," katanya.

"Mereka selalu memiliki beberapa kasus dengan kepadatan populasi yang jauh lebih besar."

Berharap bisa mencegah tragedi

Dr Trent mengatakan keputusan, termasuk lockdown yang kembali diberlakukan, didorong oleh masukan kepala petugas medis dari setiap negara bagian yang duduk di Komite Perlindungan Kesehatan Australia.

Premier Daniel mengakui lockdown kali ini akan sangat menantang.

"Tanpa vaksin, tanpa obat, tanpa perawatan yang lebih baik, jika kita tidak mengambil langkah-langkah ini, saya tidak akan berdiri di podium ini mengatakan ada 191 kasus," kata Daniel.

"Saya akan melaporkan lebih dari itu, mungkin ratusan dan ribuan. Mungkin akan ada ribuan orang di rumah sakit dan kita semua akan tahu apa artinya itu.

"Itu berarti tragedi."

Ikuti perkembangan terkini soal pandemi virus corona di Australia hanya di ABC Indonesia

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Seberapa Membantu Tunjangan Uang dari Pemerintah Australia Bagi Warga Indonesia?
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Pemerintah Australia memberikan tunjangan uang bagi permanent resident (PR) dan warganegara Australi...
Kematian Karena Flu Biasa di Australia Turun Tajam Karena Social Distancing
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Salah satu hal yang positif dari penerapan aturan pembatasan aturan jarak antara warga, atau social ...
Pria Australia Lari Keliling Bali Untuk Membantu Warga Bali yang Kesulitan
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Seharusnya Jamin Heppell, seorang warga Australia, bisa saja melewati hari-harinya dengan mudah saat...
Pendekatan Baru Indonesia Untuk Menangani COVID-19, Seberapa Efektif?
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Pekan lalu, Indonesia menggunakan pendekatan baru dalam penanganan pandemi virus corona di Indonesia...
Warga Melbourne Akan Diberi Rp3 Juta Kalau Diam di Rumah Setelah Tes Corona
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Pemerintah negara bagian Victoria mengumumkan akan memberikan tunjangan uang senilai AU$300, atau le...
Sejumlah Penjaga Karantina COVID-19 Di Melbourne Direkrut Lewat WhatsApp
Kamis, 23 Juli 2020 - 07:12 WIB
Sejumlah penjaga keamanan yang ditugaskan untuk menjaga hotel-hotel di Melbourne tempat karantina wa...
Pasukan Khusus Australia Bentangkan Simbol Rasis di Afghanistan
Kamis, 23 Juli 2020 - 07:12 WIB
Anggota pasukan khusus Australia (SAS) berpose dan merekam aksinya sendiri membentangkan sebuah Bend...
KDRT Meningkat di Asia Akibat Lockdown COVID-19, Termasuk di Indonesia
Kamis, 23 Juli 2020 - 07:12 WIB
Aturan pembatasan pergerakan warga, atau lockdown, selama pandemi COVID-19 telah menyebabkan meningk...
Reynold Poernomo Gagal Ke Final MasterChef Australia 2020
Rabu, 22 Juli 2020 - 00:30 WIB
Artikel ini diproduksi oleh ABC Indonesia.Harapan Reynold Poernomo, peserta yang difavoritkan banyak...
Kasus Corona di Melbourne Masih Tinggi, Masker Wajib Pakai dengan Denda Rp2 juta
Rabu, 22 Juli 2020 - 00:30 WIB
Negara bagian Victoria, dengan ibukota Melbourne memiliki hampir 3.000 kasus aktif virus corona, den...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV