Jerman Mencatat 68.000 Korban Sunat Perempuan
Elshinta
Kamis, 02 Juli 2020 - 13:31 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Jerman Mencatat 68.000 Korban Sunat Perempuan
DW.com - Jerman Mencatat 68.000 Korban Sunat Perempuan

Jumlah perempuan dan remaja putri di Jerman yang mengalami mutilasi alat kelamin atau sunat perempuan (FGM) meningkat menjadi 68.000 kasus, tulis Kementerian Keluarga pada Kamis (25/6). Kenaikan sebesar 44% dibandingkan jumlah kasus yang tercatat pada 2017 diyakini disebabkan oleh kedatangan migran dari negara-negara yang masih menyuburkan praktik sunat perempuan.

Menurut laporan tersebut sebanyak 15.000 perempuan di Jerman terancam menjalani prosedur kontroversial tersebut.

"Sunat permpuan adalah pelanggaran Hak Asasi Manusia yang serius dan merupakan tindak kejahatan kuno yang melanggar hak perempuan dan remaja putri atas integritas fisik dan hak determinasi diri dalam isu seksual," kata Menteri Keluarga Jerman, Franziska Giffey.

"Sunat perempuan menciptakan dampak jangka panjang terhadap fisik dan psikologis korban," ujarnya sembari menambahkan tujuan kementeriannya adalah "melindungi perempuan dan remaja putri dari mutilasi alat kelamin dan menawarkan bantuan bagi korban."

Kebijakan baru pemberdayaan perempuan

Giffey menyerukan agar komunitas-komunitas lokal ikut menerapkan kebijakan baru agar meredam kenaikan angka sunat perempuan.

Direktur NALA, sebuah organisasi hak sipil, Fadumo Korn, mengatakan fokus ke depan seharusnya "memberdayakan ibu-ibu untuk melindungi anak-anaknya." Dia juga meyerahkan sebuah petisi berisi 125.000 tandatangan kepada Giffey yang menuntut diakhirinya praktik sunat perempuan.

Kenaikan praktik sunat perempuan dari 44.000 kasus pada tahun 2017 disebabkan oleh arus pendatang baru dari Eritrea, Somalia, Indonesia, Mesir dan Nigeria, kata Giffey. Di negara-negara ini praktik sunat perempuan masih marak dilakukan.

Di Indonesia sendiri Majelis Ulama Indonesia pada 7 Mei 2008 lalu memfatwakan haramnya melarang sunat perempuan, karena dianggap bertentangan dengan ketentuan Syariah Islam.

Badan Kesehatan Dunia, WHO, memprediksi sekitar 200 juta perempuan dan remaja putri di seluruh dunia sudah mengalami sunat perempuan.

rzn/gtp (afp, epd, kna)



Pemerintah mencatat jumlah korban sunat perempuan di Jerman meningkat 44% sejak tahun 2017. Hampir 15.000 perempuan terancam disunat. Kenaikan antara lain disebabkan oleh pendatang baru, yang juga datang dari Indonesia.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rusia Segera Gelar Peradilan Pertama Pelaku Sunat Perempuan Setelah Lockdown
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
"Empat orang yang tidak dikenal memegangi tangan dan kakinya di kursi pemeriksaan ginekologi,&q...
Langgar Karantina Covid-19, Perempuan Austria Dihukum Penjara dan Denda Uang
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Pengadilan negeri di kota Klagenfurt, Austria, pada hari Rabu (22/07) menjatuhkan hukuman percobaan ...
Oxford University: Produksi Vaksin Corona Mungkin Bisa Dimulai Akhir Tahun Ini
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
"Targetnya, peluncuran vaksin bisa dilakukan akhir tahun ini - itu suatu kemungkinan, tetapi sa...
Menteri Pertahanan Jerman: Penarikan Pasukan AS Mengkhawatirkan untuk Aliansi NATO
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:35 WIB
Menteri Pertahanan Jerman Annegret Kramp-Karrenbauer berpendapat bahwa ancaman Amerika Serikat (AS) ...
Banyak Pekerja Jerman Lebih Senang Home Office dan Tidak Ingin Kembali ke Kantor
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Lebih sedikit stres, lebih banyak waktu untuk keluarga, bahkan lebih produktif, kata mayoritas peker...
Kenapa Israel Urung Duduki Tepi Barat? 
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Perhatian dunia terpaku ke arah Tepi Barat Yordan pada 1 Juli silam, ketika Israel sejatinya akan me...
Krisis Keuangan Runtuhkan Sistem Rumah Sakit di Libanon, Salah Satu  yang Terbaik di Timur tengah 

 
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Rumah-rumah sakit di Libanon berjuang untuk bisa tetap membayar para pegawai, dan membayar biaya pe...
Misteri Virus Corona, Menyebar Super Cepat Diam-diam Tanpa Gejala
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Hanya dalam waktu tiga bulan setelah pemerintah Cina mengumumkan wabah pneumonia misterius di Wuhan,...
Studi: Amerika Utara Kemungkinan Telah Dihuni Manusia Sejak 26.500 Tahun Lalu
Jumat, 24 Juli 2020 - 01:34 WIB
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Rabu (22/07) mengungkap bahwa Amerika Utara kemungkinan tela...
Nusantara Institute: Penghayat Sunda Wiwitan
Kamis, 23 Juli 2020 - 07:12 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuningan baru-baru ini dilaporkan menyegel bangunan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV