Covid-19 di Jakarta: Update data pasien positif, PDP dan ODP di daerah Anda
Elshinta
Rabu, 01 Juli 2020 - 11:04 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Covid-19 di Jakarta: Update data pasien positif, PDP dan ODP di daerah Anda
BBC - Covid-19 di Jakarta: Update data pasien positif, PDP dan ODP di daerah Anda
Hak atas foto Indrianto Eko Suwarso/ANTARA
Image caption Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetapkan bulan Juni sebagai masa transisi PSBB.

Cari tahu, kasus positif terbaru daerah-daerah di DKI Jakarta melalui data interaktif BBC Indonesia. Masukkan nama kelurahan dan kecamatan yang ingin Anda ketahui datanya.

Sejak Jumat (26/06), jumlah kasus positif di Jakarta terlampaui oleh Jawa Timur, walau jumlah tambahan kasus baru per hari masih di atas 100 orang.

Kini di Jakarta total ada 11.237 orang yang positif Covid-19 sedangkan di Jawa Timur ada 11.805 orang.

Dari total kasus positif di Jakarta tersebut, 6.118 orang dinyatakan sembuh dan 625 orang meninggal dunia.

Angka pertambahan kasus baru harian di DKI Jakarta

per 30 Juni 2020

Sumber: Kementerian Kesehatan

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, kasus positif masih tersebar di 262 kelurahan dari total 267 kelurahan.

Dalam tabel berikut Anda dapat mengetahui berapa banyak kasus positif, PDP, dan ODP yang masih ada di daerah Anda. Silakan ketikkan nama kelurahan atau kecamatan yang ingin Anda ketahui dalam tabel berikut ini:

Aktifkan JavaScript dan pastikan sambungan internet Anda stabil untuk menggunakan fitur interaktif ini.

Kerumunan di masa transisi PSBB

Sepanjang masa transisi PSBB ada sejumlah sorotan di antaranya kerumunan yang terjadi pada saat Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan di kawasan Sudirman pada Minggu (21/06) serta kerumunan warga yang berolahraga di GBK (Gelanggang Bung Karno) pada pekan sebelumnya.

Hak atas foto Antara/GALIH PRADIPTA
Image caption Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di kawasan Jalan Sudirman Jakarta, Minggu (21/06).

Selain itu terjadi pula klaster pasar tradisional pada pekan ketiga Juni. Sedikitnya terdeteksi 152 orang pedagang pasar positif virus corona hingga Selasa (23/06).

Berdasar data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia, ada 20 pasar tradisional yang menjadi klaster penularan Covid-19 di DKI Jakarta antara lain Pasar Kramat Jati, Perumnas Klender, Kebayoran Lama, Pasar Palmerah, Pasar Puri Indah dan Pasar Tanah Abang.

Hak atas foto Antara
Image caption Data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat lebih dari 400 pedagang di 93 pasar terinfeksi virus corona per Minggu (14/06)

Sesuai keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pembukaan pasar seharusnya dilakukan dengan cara ganjil genap bagi pedagang.

Anies mengatakan penerapan ganjil genap ini bertujuan untuk mengurangi kapasitas di pasar itu hingga 50%.

"Memang saat ini kapasitasnya hanya boleh 50% dulu demi keselamatan pedagangnya juga. Jadi ini bukan semata-mata bukan soal ganjil dan genap, ini soal keselamatan pedagang, keselamatan pembeli," ujar Anies pada Rabu (16/06).

Hak atas foto Afriadi Hikmal/Getty

Anies Baswedan pada Kamis (04/06) memutuskan memperpanjang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena masih ada 66 RW yang berstatus 'perlu mendapat penanganan khusus' dan akan 'diawasi ketat'.

Tak ditetapkan berapa lama perpanjangan PSBB ini akan diterapkan. Pemprov DKI akan terus memantau indikator penularan virus corona.

"Namun bila ada indikator penularan virus corona yang mengkhawatirkan status transisi ini dapat ditarik seketika," tegas Anies saat itu.

Dua pekan usai pengumuman tersebut, pejabat yang menangani RW-RW terkait, melaporkan daerahnya 'siap menuju zona kuning'.

Pada Kamis (25/06), Anies menyatakan dari 66 RW tersebut tersisa 5 RW yang masih berstatus zona merah. Namun ada tambahan 22 RW baru dalam zona merah, sehingga total terdapat 27 RW zona merah.

Hak atas foto Reuters
Image caption Seorang dokter memakai kostum Transformers di sebuah rumah sakit di Bogor yang menangani pasien Covid-19.

Anies menetapkan bulan Juni sebagai masa transisi dan mengizinkan sejumlah kegiatan beroperasi kembali. Catatannya harus memberlakukan protokol Covid-19, seperti mengenakan masker, mencuci tangan/ menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak (physical distancing) dengan orang lain, serta gedung/ruangan/tempat dan angkutan umum hanya berkapasitas 50%.

Berikut jadwal pelonggaran yang ditetapkan Anies Baswedan:

  • 5 Juni: Kegiatan di tempat ibadah, olahraga outdoor, kendaraan pribadi, angkutan umum, taksi.
  • 8 Juni: Kegiatan perkantoran, rumah makan mandiri, ojek, perindustrian, pergudangan, pertokoan mandiri, museum, galeri, perpustakaan, bengkel, tempat fotokopi
  • 13 Juni: Pantai, taman, RPTRA, dan UMKM binaan pemda
  • 15 Juni: Mal, pusat perbelanjaan, pasar
  • 20 Juni: Kebun binatang, taman rekreasi indoor dan outdoor

Sementara berikut gambaran kasus harian virus corona di seluruh provinsi Indonesia. Anda dapat menggeser peta dan tabel untuk mengetahui data provinsi tempat tinggal Anda.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)